Jakarta, IDN Times – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) mengatakan telah menggagalkan rencana serangan yang bertujuan membunuh para anggota legislatif di Gedung Capitol Negara Bagian New York. Pada Kamis (20/8/2026), Departemen Kehakiman mengumumkan penangkapan seorang wanita bernama Jessica Bowie atas tuduhan terorisme tingkat federal.
Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional, John A. Eisenberg, mengatakan bahwa para penyelidik telah menghentikan Bowie sebelum melancarkan rencananya untuk menebar teror di ibu kota. Dia menambahkan bahwa penyelidik meyakini Bowie berencana menghancurkan sebagian besar Gedung Capitol negara bagian tersebut sebelum melarikan diri ke Suriah.
Dilansir Al Jazeera, Bowie dituduh memperoleh bahan peledak setelah menyatakan kesetiaan kepada ISIS. Wanita berusia 35 tahun itu didakwa memberikan dukungan materiil kepada kelompok tersebut. Sejak 2004, AS telah menetapkan ISIS sebagai organisasi teroris asing.
Seorang agen khusus FBI menjelaskan bahwa Bowie, yang merupakan warga Albany, adalah pengguna aktif media sosial yang membuat belasan akun untuk menyuarakan dukungan terhadap terorisme. Menurut dokumen dakwaan, salah satu unggahannya memuat pesan rasa syukur atas peristiwa 11 September yang merujuk pada serangan mematikan tahun 2001 di AS.
