Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mendikdasmen Siapkan PJJ bagi Sekolah Terdampak Karhutla di Kalimantan

Mendikdasmen Siapkan PJJ bagi Sekolah Terdampak Karhutla di Kalimantan
Mendikdasmen Abdul Mu'ti bicara mengenai sistem pembelajaran di daerah terdampak Karhutla Kalimantan. (IDN Times/Amir Faisol)
  • Abdul Mu'ti menyebut pembelajaran di daerah terdampak Karhutla di Kalimantan dapat dilakukan dari rumah atau jarak jauh jika sekolah belum memungkinkan.
  • Kemendikdasmen masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah, yang memiliki otoritas kelembagaan atas kebijakan pembelajaran dan libur sekolah.
  • DPR mendorong pertimbangan libur sementara di wilayah terdampak, dengan pembelajaran daring atau penugasan dari rumah bila kondisi memungkinkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menurutmu, apa pilihan belajar saat Karhutla?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan, pembelajaran di daerah terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan dapat dilakukan dari jarak jauah, jika kondisi belum memungkinkan untuk belajar di sekolah.

Mu'ti menjelaskan, Kemendikdasmen telah memiliki prosedur mengenai pembelajaran jarak jauh (PJJ) ketika ada pandemik Mendikdasmen Siapkan PJJ bagi Sekolah Terdampak Karhutla di Kalimantan-19.

"Kalau misalnya karena kondisi yang belum memungkinkan, pembelajaran dapat diselenggarakan di rumah atau melalui pembelajaran jarak jauh. Saya kira secara teknologi juga kita sudah sempat terbiasa, ya, sejak Covid-19 dengan pembelajaran daring," kata Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

  1. 1. Belum ada keputusan liburkan sekolah

    Mendikdasmen Abdul Mu'ti bicara mengenai sistem pembelajaran di daerah terdampak Karhutla Kalimantan. (IDN Times/Amir Faisol)
    Mendikdasmen Abdul Mu'ti bicara mengenai sistem pembelajaran di daerah terdampak Karhutla Kalimantan. (IDN Times/Amir Faisol)

    Kendati demikian, Mu'ti menyatakan masih akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat mengenai kebijakan PJJ, termasuk apakah sekolah harus diliburkan sementara. Sebab, semua kegiatan pembelajaran sepenuhnya merupakan otoritas pemerintah daerah secara kelembagaan.

    Mu'ti juga belum memutuskan untuk meliburkan sekolah di daerah-daerah terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Namun, ia meminta agar keselamatan siswa tetap menjadi prioritas.

    "Kami masih terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah karena kebijakan pembelajaran itu memang secara kelembagaan otoritasnya ada pada pemerintah daerah. Tetapi sesuai dengan prosedur tetap yang kami sampaikan, agar keselamatan dan kesehatan murid ini harus tetap diutamakan," kata Mu'ti.

  2. 2. Keamanan siswa tetap menjadi prioritas

    Mendikdasmen Abdul Mu'ti bicara mengenai sistem pembelajaran di daerah terdampak Karhutla Kalimantan. (IDN Times/Amir Faisol)
    Mendikdasmen Abdul Mu'ti bicara mengenai sistem pembelajaran di daerah terdampak Karhutla Kalimantan. (IDN Times/Amir Faisol)

    Mu'ti juga masih menunggu laporan lengkap dari pemda mengenai dampak dari Karhutla terhadap kegiatan pembelajaran di daerahnya. Di sisi lain, Kemendikdasmen saat ini juga masih fokus terhadap penanganan di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah daerah itu diguncang gempa berkekuatan 7,7 magnitudo.

    Adapun, terkait penanganan di NTT, Mu'ti telah mengirim tim untuk mendirikan sekolah darurat untuk anak-anak supaya bisa belajar, walaupun tentu situasinya masih dihantui dengan gempa susulan.

    "Intinya adalah bagaimana keselamatan murid tetap kita utamakan dan pembelajaran dapat dilaksanakan sepanjang tetap menjamin keselamatan dari semua murid kita," kata dia.

  3. 3. DPR dorong sekolah diliburkan sementara

    Screenshot_20260813_185335_Gallery.jpg
    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. (IDN Times/Amir Faisol).

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan libur sekolah secara sementara di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan. Keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas.

    Menurut dia, peliburan sekolah bukan berarti menghentikan proses pendidikan. Kebijakan ini sebagai langkah perlindungan sementara tanpa harus mengorbankan pendidikan anak-anak. Ia meminta pembelajaran tetap dilaksanakan melalui metode daring atau penugasan dari rumah apabila kondisi memungkinkan.

    "Pemerintah perlu mempertimbangkan libur sekolah secara sementara di wilayah yang terdampak, khususnya apabila kualitas udara sudah berada pada tingkat yang tidak sehat bagi anak-anak. Keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas," kata Lalu Hadrian kepada wartawan, Jumat (21/8/2026).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More