Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Balas Italia, Spanyol Tetapkan Pengecekan Perbatasan
ilustrasi bendera Spanyol (unsplash.com/harlynkingm)
  • Spanyol memberlakukan pengecekan udara dan laut bagi penumpang dari Italia setelah Roma menangguhkan Schengen dan memperketat perbatasan terhadap pengunjung asal Spanyol.
  • Madrid mendesak Italia mencabut kebijakan tersebut, menyatakan situasi Ceuta dan Melilla telah normal serta seluruh pendatang ilegal di Ceuta sudah dipulangkan ke Maroko.
  • Italia menolak ultimatum tiga hari dari Spanyol, mempertahankan penangguhan hingga 15 Agustus 2026 demi keamanan, sambil menyebut kebijakan itu sesuai aturan UE.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Spanyol menerapkan pengecekan perbatasan udara dan laut untuk penumpang dari Italia pada Jumat (7/8/2026). Langkah ini sebagai balasan atas penangguhan Schengen dan pemberlakuan pengecekan dari Spanyol.  

Sepekan terakhir, hubungan Italia dan Spanyol terus menegang imbas masuknya ribuan imigran asal Maroko di Ceuta. Roma juga menyalahkan Madrid atas kebijakan memberikan izin tinggal kepada 500 ribu imigran ilegal. 

1. Spanyol desak Italia batalkan pengecekan perbatasan

ilustrasi bendera Spanyol (unsplash.com/thurpont)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Spanyol, Jose Manuel Albares mendesak Perdana Menteri (PM) Italia, Giorgia Meloni menarik kebijakan pengecekan perbatasan kepada pengunjung dari Spanyol. Menurutnya, tindakan itu tidak menghormati kehormatan Spanyol. 

“Kebijakan Italia tidak hanya berdampak negatif kepada warga Spanyol, tapi juga merusak persatuan antarnegara Uni Eropa (UE). Kami menginginkan aksi bersama dalam mengatasi tantangan migrasi dan perang di Ukraina,” terangnya, dikutip dari Democrata

Albares menekankan bahwa situasi di Ceuta dan Melilla sudah normal kembali. Semua orang yang masuk secara ilegal ke Ceuta sudah dipulangkan kembali ke Maroko dan tidak ada yang sampai ke daratan utama Spanyol. 

2. Italia tolak ultimatum Spanyol untuk batalkan penangguhan Schengen

ilustrasi bendera Italia (Pexels/Renan Martini)

Italia menolak ultimatum Spanyol untuk membatalkan penangguhan Schengen dalam 3 hari. Selain itu, Roma juga menolak permintaan menarik seluruh pengecekan perbatasan kepada pengunjung asal Spanyol. 

Sementara itu, Italia sudah menetapkan penangguhan sementara ini berlaku hingga 15 Agustus 2026. Kebijakan ini sebagai respons untuk mencegah risiko terorisme dan keamanan imbas masuknya imigran Maroko di Ceuta. 

Meskipun demikian, Italia menekankan bahwa kebijakan ini bukan untuk merusak hubungan dengan negara sahabat, seperti Spanyol. Roma menyatakan ingin melanjutkan hubungan baik dengan Madrid. 

3. Italia sebut penangguhan Schengen sesuai aturan dalam UE

ilustrasi bendera Italia (unsplash.com/michelebit_)

Pekan ini, Menlu Italia, Antonio Tajani menekankan bahwa penangguhan Spanyol dalam Schengen sudah sesuai dengan aturan UE. Sebab, sebanyak 21 negara-negara anggota UE mendukung penangguhan tersebut. 

Menurutnya, sebanyak ribuan migran belum diusir dari teritori terluar Spanyol di Ceuta. Sementara, Presiden Otonom Ceuta, Juan Jesus Vivas mengatakan diperkirakan masih ada antara 3 ribu hingga 5 ribu migran yang belum dipulangkan ke Maroko. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article