Comscore Tracker

Baru Dibuka, Machu Picchu Kini Ditutup Lagi

Padahal belum ada dua bulan sejak dibuka kembali

Cusco, IDN Times - Direktorat kebudayaan Peru kembali mengumumkan penutupan situs bersejarah Machu Picchu sejak Senin kemarin (14/12) untuk jangka waktu yang tidak diketahui, demi menghindari masalah keamanan lebih lanjut ditengah aksi protes penduduk setempat terhadap layanan kereta api lokal di wilayah tersebut.

Penutupan itu terjadi hanya berselang enam minggu sejak permata wisata Peru itu kembali dibuka untuk umum, setelah penutupan selama hampir delapan bulan sebelumnya terpaksa dilakukan terkait pandemi COVID-19.

1. Warga setempat terlibat bentrok dengan aparat keamanan

Baru Dibuka, Machu Picchu Kini Ditutup LagiFoto situs bersejarah Machu Picchu di Peru. Sumber: Unsplash.com/Willian Justen de Vasconcellos

Melansir dari AFP,  perselisihan yang terjadi diantara penduduk setempat terhadap perusahaan kereta api lokal disebabkan oleh keinginan warga yang menuntut diberikannya tarif kereta lebih murah dari yang selama ini diterapkan. Warga juga meminta agar rute perjalanan kereta antara Cusco (kota terdekat) dan Machu Picchu dapat lebih diperbanyak, mengingat saat ini kereta adalah satu-satunya alat transportasi yang tersedia bagi wisatawan dan penduduk di sana untuk dapat melewati benteng bersejarah di area pegunungan tersebut.

Sebelumnya, protes sempat berjalan dengan damai sejak Rabu lalu (9/12), tetapi kemudian meningkat lebih agresif selama akhir pekan hingga memicu bentrok dengan aparat keamanan disertai pula ancaman untuk 'menduduki' benteng area Machu Picchu. Karena kekhawatiran yang dapat terjadi, tindakan penutupan pun terpaksa dilakukan dan kemungkinannya akan kembali dibuka setelah situasi dirasa mulai kondusif.

2. Padahal Machu Picchu telah naikkan kapasitas wisatawan sejak awal Desember

Baru Dibuka, Machu Picchu Kini Ditutup LagiSalah satu sisi pemandangan di situs wisata bersejarah, Machu Picchu. Sumber: Unsplash.com/Jackie Hope

Meskipun ada protes, situs Machu Picchu awalnya tetap buka selama akhir pekan dan bahkan meningkatkan kapasitas pengunjungnya hingga 30 persen setiap hari sejak 1 Desember lalu, dengan akses tiket masuk gratis hingga tanggal 31 Desember.

Machu Picchu yang memiliki arti "Gunung Tua", dianggap sebagai permata pariwisata Peru dan dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO sejak tahun 1983. Pada tahun 2007, situs bersejarah tersebut juga terpilih sebagai salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Modern dalam survei online di seluruh dunia yang menjadikannya salah satu tujuan wisata favorit turis manca.

Sebelum pandemi, Machu Picchu diketahui sangat aktif dikunjungi hingga 2.000 sampai 3.000 orang setiap harinya. Jumlah tersebut bahkan bisa dua kali lipat lebih banyak saat musim libur tiba. Tetapi ketika pandemi menyerang, seperti rata-rata tempat wisata dunia lainnya, Machu Picchu pun terpaksa ditutup selama jangka waktu yang cukup panjang.

Baca Juga: Tak Perlu ke Peru, Machu Picchu Ternyata Ada di 4 Lokasi Indonesia

3. Machu Picchu sempat pasang target untuk capai emisi nol karbon

Baru Dibuka, Machu Picchu Kini Ditutup LagiLokasi wisata bersejarah Machu Picchu di Peru. Sumber: Unsplash.com/Tomas Sobek

Sementara itu, Lonely Planet melaporkan bahwa Peru sempat mengeluarkan rencananya untuk menjadikan situs wisata tersebut sebagai yang pertama di dunia yang secara drastis mengurangi emisi karbon dioksida dan mencapai upaya netral karbon. Pengumuman itu sendiri disampaikan tak lama setelah Machu Picchu kembali dibuka pada awal November lalu, sebagai bagian dari target Perjanjian Paris yang dirancang oleh PBB terkait perubahan iklim.

Sebuah studi pun kabarnya akan dilakukan agar jejak karbon Machu Picchu dapat semakin berkurang dengan sasaran target pengurangan emisi sebesar 45 persen pada tahun 2030 dan 100 persen pada tahun 2050. Proyek itu juga akan mengejar investasi dari publik dan swasta dengan memprioritaskan kegiatan yang berdampak positif pada situs dan lingkungan. 

Baca Juga: Penampakan Negeri di Atas Awan Terbaik Sedunia, Machu Picchu!

Calledasia WL Photo Verified Writer Calledasia WL

Broken crayons can still colour

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Novaya

Berita Terkini Lainnya