Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

China Luncurkan Robot Superman yang Berlari Lebih Cepat dari Manusia

China Luncurkan Robot Superman yang Berlari Lebih Cepat dari Manusia
Robot humanoid Unitree melompat tinggi melewati alat pengukur. (youtube.com/Unitree Robotics)
  • Unitree Robotics China memperkenalkan robot humanoid Superman, dikembangkan lebih dari tiga bulan, dengan kecepatan lari 12,66 meter per detik dan lompat berdiri 2 meter.
  • Performa Superman melampaui catatan manusia yang disebut artikel, serta meningkat tajam dari kecepatan 4,78 meter per detik yang dicapai robot Unitree pada ajang tahun sebelumnya.
  • Peluncuran bertepatan dengan rencana IPO Unitree di STAR Market Shanghai, setelah menghimpun 6,1 miliar yuan, di tengah dukungan dana robotika China dan pembatasan impor AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Perusahaan teknologi asal China, Unitree Robotics, resmi memperkenalkan robot humanoid terbarunya yang diberi nama Superman pada Senin (17/8/2026). Inovasi mesin berkaki dua ini dirancang khusus untuk menembus batas fisik tertinggi yang pernah dicapai manusia. Pengembangan peranti canggih tersebut berhasil dituntaskan para insinyur dalam waktu sedikit lebih dari tiga bulan.

Langkah pengenalan robot canggih ini dilakukan untuk memamerkan keunggulan riset kecerdasan buatan dari Negeri Tirai Bambu ke tingkat dunia. Selain itu, momentum pengumuman ini bertepatan dengan rencana strategis perusahaan untuk melantai di bursa saham. Unitree Robotics bermaksud menarik perhatian investor global sebelum dimulainya ajang pameran teknologi akbar.

  1. 1. Menembus batas kecepatan dan lompatan manusia

    ilustrasi teknisi robot
    ilustrasi teknisi robot (pexels.com/Rui Dias)

    Sebagaimana dilansir Gizmodo, robot Superman mampu mencatatkan kecepatan lari maksimal mencapai 12,66 meter per detik. Kecepatan ini secara dramatis melampaui rekor puncak Usain Bolt saat mencetak rekor dunia lari 100 meter pada 2009 lalu, yakni 12,2 meter per detik.

    Seperti dilansir The Standard, mesin dengan panjang kaki 0,85 meter ini juga sanggup melakukan lompat tinggi berdiri setinggi 2 meter. Pencapaian lompatan vertikal ini turut menumbangkan rekor lompat tinggi berdiri manusia yang berada di angka 1,8 meter. Pihak pengembang menyatakan bahwa performa impresif ini masih akan terus ditingkatkan pada masa mendatang.

    "Pratinjau Robot Baru Unitree: 'Superman' Menembus Batas Kemampuan Manusia," demikian pernyataan resmi Unitree melalui unggahan di media sosial X. Pihak perusahaan menegaskan bahwa robot ini masih merupakan proyek yang terus berkembang, dengan ruang peningkatan kemampuan yang signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

    Lompatan performa ini terlihat sangat mencolok jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu. Pada ajang olahraga humanoid perdana sebelumnya, robot buatan Unitree baru mencatatkan kecepatan puncak 4,78 meter per detik. Peningkatan drastis hingga 12,66 meter per detik memperlihatkan laju akselerasi teknologi dan rekayasa kecerdasan buatan perusahaan yang sangat masif.

  2. 2. Langkah strategis menuju bursa saham Shanghai

    ilustrasi pasar saham
    ilustrasi pasar saham (pexels.com/Pixabay)

    Peluncuran robot Superman sengaja diselaraskan dengan momentum penting finansial perusahaan di pasar modal domestik. Unitree Robotics dijadwalkan mulai melantai di papan STAR Market Shanghai pada Rabu (19/8/2026). Momen bersejarah ini menandai Unitree sebagai perusahaan robotika tujuan umum (general-purpose robotics) pertama yang resmi tercatat di bursa saham China daratan.

    Perusahaan teknologi ini berhasil menghimpun dana sebesar 6,1 miliar yuan (setara 904 juta dolar AS) dalam penawaran umum perdana (IPO). Valuasi Unitree kini diperkirakan mencapai puluhan miliar yuan seiring meningkatnya kepercayaan para pemodal. Debut publik ini diproyeksikan bakal memperkuat modal kerja untuk ekspansi manufaktur dan riset jangka panjang.

    Momen pencatatan saham ini juga bertepatan dengan dua agenda besar perrobotan yang siap digelar di Beijing. Konferensi Robot Dunia 2026 (World Robot Conference 2026) bakal berlangsung mulai Rabu (19/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026). Tidak lama setelah itu, ajang World Humanoid Robot Games kedua akan diselenggarakan pada Sabtu (22/8/2026) sampai Rabu (26/8/2026).

  3. 3. Persaingan ketat industri robotik global

    ilustrasi robot
    ilustrasi robot (pexels.com/igovar igovar)

    Keberhasilan Unitree merilis robot berkecepatan tinggi tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah China terhadap sektor kecerdasan buatan. Pemerintah setempat telah menyiapkan dana modal ventura untuk menggaet investasi publik dan swasta hingga 1 triliun yuan dalam dua dekade ke depan. Suntikan dana masif ini diperuntukkan bagi pengembangan teknologi tingkat tinggi dan robotika.

    Di sisi lain, perkembangan pesat inovasi dari Asia ini memicu kewaspadaan dari regulator dan pembuat kebijakan di Amerika Serikat. Otoritas Komunikasi Federal Amerika Serikat (FCC) bahkan mulai mengambil langkah pembatasan dan larangan terhadap impor robot canggih dari luar negeri atas alasan risiko keamanan siber serta rantai pasok. Kendati demikian, persaingan teknologi antara kedua negara diprediksi akan semakin memanas di masa depan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More