Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lagi, Gempa M5,1 Guncang Flores NTT, Tidak Berpotensi Tsunami

Lagi, Gempa M5,1 Guncang Flores NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi gempa. (IDN Times/Arief Rahmat)
  • Gempa magnitudo 5,1 mengguncang wilayah laut 50 kilometer timur laut Nagekeo, NTT, Rabu pukul 10.13 WIB, dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
  • BMKG mengidentifikasi gempa dangkal ini dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust, dengan mekanisme pergerakan naik; guncangan IV MMI dirasakan di Palue, Sikka, serta Wewaria dan Ende.
  • Gempa ini merupakan susulan gempa M7,7 Flores pada 15 Agustus 2026; hingga 19 Agustus pukul 11.00 WIB, tercatat 2.928 susulan dengan magnitudo terbesar M6,2.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (19/8/2026) pukul 10.13 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa tersebut berada di kedalaman 10 km.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 pada kedalaman 10 km," sebut Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangan tertulis, Rabu.

Wijayanto menjelaskan episenter gempa bumi terletak pada titik koordinat 8,30° Lintang Selatan dan 121,56° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 50 Km arah timur laut Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Wijayanto.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal, akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Wijayanto.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan beberapa wilayah antara lain:

1. IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah) di Palue, Sikka; Wewaria, Ende.

2. III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) di Maukaro, Ende.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempabumi M7,7 di Flores pada 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Hingga 19 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 2.928 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2.

"Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbau Wijayanto.

Pastikan juga informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau https://inatews.bmkg.go.id/web/detail?name=20260819101549&day=578), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More