#NW Latvia Kekurangan Penjaga Perbatasan untuk Adang Migran Ilegal

- Latvia kekurangan sekitar 500 penjaga perbatasan, dengan 200 posisi masih dinegosiasikan, sehingga respons awal terhadap kelompok migran ilegal dinilai terbatas.
- Otoritas menemukan terowongan penyelundupan dari Belarus berisi 15 migran ilegal; Presiden Edgars Rinkevics menekankan sensor, CCTV, dan pagar tetap memerlukan personel untuk merespons.
- Sejak awal 2026, Badan Penjaga Perbatasan Latvia mencatat 9.887 upaya masuk ilegal dari Belarus, mengadang 182 orang, sementara 31 migran diizinkan masuk atas alasan kemanusiaan.
Jakarta, IDN Times - Komandan Badan Penjaga Perbatasan Latvia, Guntis Pujats memperingatkan kurangnya personel penjaga perbatasan pada Senin (17/8/2026). Kelangkaan ini dikhawatirkan akan berbuntut pada keamanan dan penjagaan perbatasan Latvia.
Pekan lalu, Latvia menemukan terowongan yang berfungsi menyelundupkan migran ilegal dari Belarus. Otoritas Latvia juga menemukan 15 migran ilegal yang berada di dalam terowongan tersebut.
1. Sebut dibutuhkan 500 personel tambahan

Ilustrasi bendera Latvia (pexels.com/mariya-todorova) Pernyataan itu diungkapkan saat kunjungan Presiden Latvia, Edgars Rinkevics, di perbatasan Latvia-Belarus. Menurutnya, Latvia masih kekurangan sekitar 500 personel baru dan saat ini masih ada negosiasi untuk mengisi 200 posisi yang kosong.
“Harus ada satu orang yang menangkap dibanding orang yang ditangkap. Realitas saat ini adalah dua penjaga perbatasan menangkap sekelompok 20 migran. Tentu, tentara atau penjaga perbatasan lain akan datang membantu, tapi dalam operasi awal, hanya dua personel yang berjaga,” terangnya, dikutip dari LSM.
2. Rinkevics apresiasi peningkatan infrastruktur keamanan di perbatasan Belarus

ilustrasi bendera Latvia (unsplash.com/upmanis) Pada saat yang sama, Rinkevics mengatakan bahwa terdapat progres signifikan untuk memperkuat perbatasan Latvia. Ia mengapresiasi penambahan fasilitas sensor, CCTV, pagar, dan sejumlah teknologi pengintai lainnya.
“Pagar, sensor, CCTV adalah satu elemen, tapi jika tidak ada yang merespons maka tidak ada gunanya semua ini. Harus ada orang yang melihat dan bertindak berdasarkan bukti dan potongan video dari infrastruktur perbatasan dirusak,” ungkapnya.
Presiden Latvia itu mengaungkapkan masih membuka seluruh opsi bergantung pada situasi di lapangan. Jika memang dibutuhkan, maka masalah keamanan akan diambil oleh Dewan Keamanan Nasional atau pemerintah.
3. Hampir 10 ribu migran ilegal berupaya masuk ke Latvia

suasana di perbatasan Latvia, Lithuania, dan Belarus (Barry432, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons) Badan Penjaga Perbatasan Latvia sudah mencatat percobaan masuknya 9.887 migran ilegal dari Belarus sejak awal 2026. Selain itu, sebanyak 182 orang sudah diadang saat masuk ke dalam teritori Latvia.
Dilansir BNN, Latvia sudah mencatat adanya 12.046 percobaan masuknya imigran ilegal dari Belarus. Pemerintah setempat akhir memperbolehkan masuknya 31 migran ilegal atas alasan kemanusiaan.




















