Jakarta, IDN Times - Kilang minyak Zawiya di Libya diserang sejumlah drone pada Senin (10/8/2026) malam waktu setempat. Serangan itu membuat sejumlah tangki penyimpanan minyak yang ada di sana terbakar hebat. Sebab, menurut keterangan Perusahaan Minyak Nasional Libya (NOC), Selasa (11/8/2026), tangki tersebut berisi sekitar 4,5 juta liter bensin.
Dalam sebuah video yang dirilis Al Jazeera, terlihat kobaran api yang sangat besar di sekitar area kilang hingga membuat langit malam ketika itu berubah menjadi merah. NOC mengatakan, petugas pemadam kebakaran langsung datang ke lokasi kejadian untuk memadamkan api tersebut. Menurut NOC, tidak ada korban tewas maupun korban luka dalam insiden ini. NOC juga menambahkan tidak ada kerusakan berarti di sekitar area kilang. Saat ini, keadaan sudah aman dan terkendali.
