Jakarta, IDN Times - Jalur Gaza, Palestina, kini sedang mengalami darurat keguguran. Sebab, angka keguguran kandungan yang dialami ibu hamil di sana semakin meningkat. Seorang pegawai kesehatan Palestina mengatakan, sejauh ini, sudah ada hampir 4.000 angka keguguran yang terjadi di Gaza. Angka kini kemungkinan akan terus bertambah seiring waktu.
"Peningkatan angka keguguran ini belum pernah terjadi sebelumnya. Memburuknya kondisi kemanusiaan telah membuat perempuan hamil berada pada risiko yang lebih tinggi," kata Bassam Zaqout, Direktur Bantuan Medis di Gaza, dalam pernyataan pers pada Kamis (23/7/2026), seperti dilansir The New Arab.
