Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Evakuasi Tahap 3: 45 WNI Dipulangkan, 236 Masih Bertahan di Iran

Evakuasi Tahap 3: 45 WNI Dipulangkan, 236 Masih Bertahan di Iran
Plt Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Henny Hamidah. (IDN Times/Marcheilla)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah Indonesia mengevakuasi 45 WNI dari Iran melalui jalur darat ke Baku sebelum diterbangkan ke Jakarta, sebagai bagian dari evakuasi tahap ketiga yang berlangsung bertahap.
  • Setibanya di Tanah Air, para WNI diserahkan ke Dinas Sosial dan pemerintah daerah untuk difasilitasi pemulangan ke kampung halaman dengan koordinasi lintas lembaga.
  • Masih ada 236 WNI yang bertahan di Iran, mayoritas pelajar dan mahasiswa di Kota Qom, sementara pemerintah terus memantau situasi serta menyiapkan langkah lanjutan bila diperlukan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia kembali mengevakuasi puluhan warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah situasi yang masih berkembang di kawasan tersebut. Evakuasi tahap ketiga ini dilakukan setelah dua gelombang sebelumnya berlangsung pada Maret 2026.

Sebanyak 45 WNI dipulangkan melalui jalur darat dari Teheran menuju Baku, Azerbaijan, sebelum diterbangkan ke Indonesia menggunakan penerbangan komersial. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para evacuee.

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melindungi warga negara di luar negeri. “Evakuasi tahap ketiga sejumlah 45 WNI telah difasilitasi oleh Kemlu bersama perwakilan RI di Teheran dan Baku,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026).

Ia menambahkan, evakuasi dilakukan sebagai respons terhadap dinamika situasi di Iran. Pemerintah, kata Heni, terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah lanjutan jika diperlukan.

1. Evakuasi bertahap lewat Baku

22 WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Indonesia
22 WNI yang dievakuasi dari Iran tiba di Bandara Soetta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Proses evakuasi tahap ketiga dilakukan dengan skema bertahap, baik dari sisi perjalanan maupun kedatangan di Indonesia. Para WNI terlebih dahulu diberangkatkan dari Teheran menuju Baku pada Minggu (12/4/2026).

Dari Azerbaijan, mereka kemudian diterbangkan ke Jakarta menggunakan penerbangan komersial. Mekanisme ini dipilih untuk memastikan jalur evakuasi tetap aman dan memungkinkan koordinasi lintas negara berjalan lancar.

Heni menjelaskan, kedatangan para WNI dibagi ke dalam tiga kloter. “Untuk ke-45 WNI ini dibagi menjadi tiga kloter ketibaan di Jakarta. Kloter pertama telah tiba di tanggal 14 April lalu sejumlah 14 orang. Kemudian kloter kedua itu sejumlah 9 orang kemarin di tanggal 15, dan kloter ketiga 9 orang akan tiba di petang hari ini,” jelasnya.

Namun, proses belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat 13 WNI yang berada di Baku dan menunggu jadwal penerbangan berikutnya. “Masih ada 13 orang ABK yang masih kita tampung di Baku (Azerbaijan) untuk menunggu penerbangan selanjutnya ke Tanah Air,” kata Heni.

2. Proses pemulangan hingga ke daerah asal

Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Henny Hamidah dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Henny Hamidah dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Setibanya di Indonesia, para WNI tidak langsung dipulangkan ke daerah masing-masing. Pemerintah menyiapkan mekanisme lanjutan untuk memastikan mereka dapat kembali dengan aman.

Kemlu bekerja sama dengan dinas sosial serta pemerintah daerah dalam proses ini. Para evacuee akan menjalani serah terima sebelum difasilitasi untuk kembali ke kampung halaman.

“Para evacuee ini setibanya di Tanah Air, kami serah-terimakan ke Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk proses pemulangan mereka ke daerah asal masing-masing,” ujar Heni.

Langkah ini dilakukan agar penanganan para WNI lebih terkoordinasi, terutama bagi mereka yang membutuhkan bantuan lanjutan setelah perjalanan panjang dari kawasan konflik.

Selain itu, pemerintah juga memastikan setiap tahapan dilakukan dengan pendekatan kehati-hatian, mengingat kondisi di Iran yang masih dinamis.

3. Ratusan WNI masih bertahan di Iran

Prioritas pemerintah dalam melindungi warga negara.
Ilustrasi evakuasi WNI dari kawasan konflik, menggambarkan prioritas pemerintah dalam melindungi warganya. (Pixabay.com/beasternchen)

Meski evakuasi terus berjalan, ratusan WNI masih tercatat berada di Iran. Berdasarkan data Kedutaan Besar RI di Teheran, jumlahnya mencapai 236 orang setelah tahap ketiga selesai.

Sebagian besar dari mereka merupakan pelajar dan mahasiswa yang tersebar di berbagai kota, dengan konsentrasi utama di Qom. Selain itu, terdapat pula pekerja migran Indonesia serta WNI yang menikah dengan warga setempat.

“Berdasarkan catatan KBRI Tehran, jumlah WNI yang tercatat masih berada di Iran setelah evakuasi tahap ketiga ini adalah 236 orang. Mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa dengan konsentrasi utama di Kota Qom,” kata Heni.

Pemerintah menegaskan akan terus memantau kondisi para WNI tersebut. Jika situasi memburuk, langkah evakuasi lanjutan tidak menutup kemungkinan kembali dilakukan.

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Latest in News

See More