Jakarta, IDN Times - Iran dikabarkan akan menyerang fasilitas energi di negara Teluk jika Amerika Serikat (AS) menyerang pembangkit listrik yang ada di wilayahnya. Kabar itu disampaikan oleh seorang pejabat anonim dari negara Teluk pada Kamis (6/8/2026).
Menurut pejabat tersebut, negara Teluk yang dimaksud merujuk pada Arab Saudi, Uni Arab Emirat (UAE), Qatar, Bahrain, dan Kuwait. Ia menyebut Teheran akan menyerang infrastruktur energi di negara tersebut satu per satu jika AS menyerang pembangkit listrik milik mereka. Sebab, Arab Saudi hingga Kuwait merupakan sekutu AS. Ada banyak markas militer Washington di sana yang selama ini dipakai untuk menggempur Teheran.
"Iran mengancam akan melakukan pemadaman listrik di negara-negara Teluk satu per satu jika Trump menyerang pembangkit listriknya," kata seorang pejabat Teluk kepada AFP, seperti dikutip The New Arab. Pejabat lain yang ada di Kawasan Teluk juga membenarkan kabar tersebut.
