Kebakaran Besar, Jerman Keluarkan Peringatan Asap Beracun

Jakarta, IDN Times - Beberapa gudang di Hamburg, Jerman, mengalami kebakaran besar pada Minggu (9/4/2023). Pihak berwenang melakukan evakuasi terhadap ratusan orang serta menghentikan layanan kereta api jarak jauh.
Kebakaran disebut melibatkan kontainer yang berisi hidrogen sulfida, zat beracun dan berbau busuk. Petugas pemadam kebakaran dan polisi harus memakai alat bantu pernapasan. Pemerintah setempat juga mengeluarkan peringatan tentang bahaya asap beracun.
1. Peringatan bahaya asap beracun dikeluarkan
Lokasi kebakaran tepatnya di distrik Rothenburgsort. Itu merupakan wilayah yang terletak di bagian timur kota. Kebakaran terjadi sekitar pukul 4:30 pagi waktu setempat.
Juru bicara polisi, dilansir Al Jazeera, mengatakan telah mengevakuasi 140 orang. Sementara ini dikabarkan belum jelas seberapa bahaya situasinya. Namun kebakaran besar itu memicu kepulan asap yang diduga beracun.
Asap dari kebakaran melayang menuju pusat kota. Peringatan keselamatan publik dikeluarkan, menyarankan orang-orang untuk menutup jendela, mematikan sistem ventilasi, dan pendingin udara serta menghindari area tersebut.
2. Layanan kereta api dihentikan

Juru bicara kepolisian mengatakan, langit di wilayah itu menjadi gelap akibat dari kebakaran. Namun cuaca yang mendung membuat kesulitan untuk menentukan seberapa besar asap dan awan.
Hingga siang hari, petugas pemadam masih menangani kobaran api. Juru bicara pemadam mengatakan, pusat kota Hamburg benar-benar gelap akibat kepulan asap yang menuju wilayah itu, dikutip dari CNN.
Deutsche Bahn, operator kereta api, bahkan telah menutup rute antara Hamburg dan kota-kota di sekitarnya karena kebakaran. Kereta dari Hamburg ke Berlin juga mengalami penundaan hingga lebih dari satu jam.
3. Belum diketahui penyebab kebakaran

Laporan media lokal menyebutkan, terjadi banyak ledakan dan enam mobil pemadam dikerahkan untuk menangani kobaran api. Layanan darurat belum dapat memberikan informasi pasti, apa sebenarnya yang terbakar dan apa yang menyebabkan kebakaran.
Dilansir Deutsche Welle, penyiar publik lokal melaporkan bahwa kebakaran dipicu oleh kebocoran hidrogen sulfida. Itu merupakan gas tidak berwarna, beracun, mudah terbakar, dan berbau seperti telur busuk.
Hingga sore, polisi mengatakan sudah tidak ada peningkatan bahaya yang terdeteksi. Namun peringatan resmi tentang bahaya asap masih tetap berlaku . Api dan asap dari kebakaran di gudang tersebut diklasifikasikan sebagai bahaya ekstrem oleh otoritas berwenang setempat


![[QUIZ] Coba Tebak Icon ASEAN Masing-Masing Negara, Bisa Jawab Semua?](https://image.idntimes.com/post/20250530/pexels-utkarsh-malviya-2148004873-30559339-11zon-15a69b01740a401f3d954b0f22cf4499.jpg)





![[QUIZ] Tes Seberapa Luas Wawasan Kamu Tentang Sejarah Kenabian, Bisa Jawab?](https://image.idntimes.com/post/20250330/kusi-kisah-nabi-cover-7d0b3b2b4abad8912775212d324e6661.jpg)










