Jakarta, IDN Times - Kantor Kejaksaan Santa Cruz menginstruksikan perintah penangkapan kepada eks Presiden Bolivia, Evo Morales. Politikus sayap kiri itu diduga terlibat dalam demonstrasi dan pemblokiran jalan di La Paz dan El Alto pada Mei hingga Juni 2026.
Pada akhir Juni, Presiden Bolivia, Rodrigo Paz sudah mendeklarasikan keadaan darurat di negaranya. Langkah ini untuk membuka blokade jalan yang berlangsung selama hampir 2 bulan lamanya.
