Jakarta, IDN Times - Kolombia di bawah Presiden Abelardo de la Espriella mengungkapkan rencana keluar dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) pada Selasa (18/8/2026). Langkah ini akan membuat Kolombia mengubah kebijakan hukum dan luar negerinya.
Sebelumnya, De la Espriella sudah konsisten menyuarakan perubahan kebijakan luar negeri Kolombia dalam kampanyenya. Ia pun mengungkapkan rencana penguatan hubungan dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
