Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Masih Kaji Usulan CFD Sabtu, Pramono: Tak Bisa di Dua Lokasi Sekaligus

Masih Kaji Usulan CFD Sabtu, Pramono: Tak Bisa di Dua Lokasi Sekaligus
Bendera negara peserta FIFA ASEAN Cup 2026 di CFD Jakarta. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Pramono Anung mengkaji usulan CFD Jakarta digelar pada Sabtu dan Minggu.
  • Pemprov DKI belum menetapkan lokasi maupun skema CFD tambahan pada Sabtu.
  • Pemilihan lokasi mempertimbangkan aktivitas warga, kantor, hotel, pertokoan, dan kegiatan ekonomi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju CFD Jakarta ditambah pada hari Sabtu?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung masih mengkaji usulan Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat agar Car Free Day (CFD) di Jakarta digelar dua kali dalam sepekan, yakni pada Sabtu dan Minggu. Pemprov DKI belum menetapkan lokasi maupun skema pelaksanaannya.

Pramono mengatakan, keputusan mengenai usulan tersebut akan diumumkan dalam waktu dekat. Pemprov DKI masih mempertimbangkan berbagai aspek sebelum menetapkan apakah CFD tambahan pada Sabtu dapat diterapkan di Jakarta.

“Kami akan putuskan dalam waktu dekat ini mana yang kemudian kami buka untuk Car Free Day, misalnya kalau memang harus ada sampai dengan hari Sabtu. Itu yang kami putuskan,” ujar Pramono di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2026).

Menurut Pramono, penerapan CFD dua kali dalam sepekan tidak dapat dilakukan sekaligus di dua lokasi utama, yakni Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Rasuna Said. Pemprov DKI perlu memilih salah satu lokasi jika CFD tambahan pada Sabtu nantinya disetujui.

  1. 1. Pramono tak ingin aktivitas warga terganggu

    IMG_0997.jpeg
    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Jakarta siap jadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

    Pramono mengatakan, usulan CFD pada Sabtu-Minggu tengah dikaji secara serius oleh Pemprov DKI. Salah satu pertimbangannya adalah memastikan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun kegiatan ekonomi di kawasan yang menjadi lokasi CFD.

    “Saya mengkaji secara serius usulan Bapak Menteri Lingkungan Hidup untuk Sabtu-Minggu. Tetapi kalau kemudian hari Sabtu kedua-duanya, apakah itu yang diatur oleh pemerintah pusat di Rasuna Said dan apa di Sudirman-Thamrin ini, tentunya nggak bisa dua-duanya, harus salah satu,” jelas Pramono.

    Ia menegaskan, Pemprov DKI tidak ingin penambahan hari CFD justru menghambat kegiatan masyarakat. Karena itu, penentuan lokasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

    “Karena kami juga nggak ingin kantor-kantor yang masuk, kemudian juga hotel, pertokoan terganggu,” ujarnya.

  2. 2. Usulan CFD dua kali sepekan untuk atasi polusi

    siaranpers_pemprov_dki-20260726084906_p9wmjs_356.jpg
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (kiri) dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (kanan) saat meninjau pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di CFD Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026). (Dok. Pemprov DKI Jakarta).

    Wacana penambahan pelaksanaan CFD di Jakarta sebelumnya disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Ia mengusulkan CFD di kota-kota besar, termasuk Jakarta, digelar dua kali dalam sepekan, yakni pada Sabtu dan Minggu.

    Usulan tersebut diarahkan sebagai salah satu langkah konkret untuk membantu menekan polusi udara di kawasan perkotaan. Jumhur juga berharap Jakarta dapat menjadi pelopor atau contoh bagi kota-kota besar lainnya dalam menerapkan kebijakan tersebut.

    Pramono sebelumnya menyatakan, usulan Jumhur cukup rasional. Ia mengatakan, pembahasan mengenai usulan tersebut telah dilakukan secara internal di lingkungan Pemprov DKI sebelum keputusan akhir ditetapkan.

    “Yang pertama, saya sudah membaca usulan tersebut dan sebenarnya usulan itu cukup rasional. Maka di internal Balai Kota, kami sudah melakukan pembahasan. Nanti pada saatnya tentunya kita putuskan,” kata Pramono di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9).

  3. 3. CFD Jakarta tak hanya di Sudirman-Thamrin

    IMG-20260607-WA0019.jpg
    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Cinta Laura di Car Free Day (CFD) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (7/6/2026)/ (IDN Times / Dini Suciatiningrum)

    Pramono menjelaskan, CFD di Jakarta saat ini tidak hanya berlangsung di kawasan Sudirman-Thamrin. Sejumlah wilayah di Jakarta juga telah memiliki ruang untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.

    Menurut dia, kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang ikut dipertimbangkan Pemprov DKI dalam merespons usulan CFD dua kali dalam sepekan. Artinya, pembahasan tidak hanya berkaitan dengan dua lokasi utama yang selama ini dikenal sebagai kawasan CFD.

    “Karena di Jakarta sendiri sebenarnya car free day itu tidak hanya di Sudirman-Thamrin, kemudian Rasuna Said. Sekarang ini setiap kota di Jakarta punya ruang untuk melakukan car free day,” ujarnya.

    Meski demikian, Pramono belum menyebut lokasi yang nantinya dipilih jika CFD tambahan pada Sabtu benar-benar diterapkan. Ia memastikan keputusan akan diambil setelah seluruh pertimbangan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut selesai dikaji.

    “Tetapi usulan itu tentunya kami akan pertimbangkan untuk pada saatnya kami putuskan,” ucapnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More