Jakarta, IDN Times - Badan PBB untuk Migrasi atau The International Organization for Migration (IOM) melaporkan lebih dari 82 ribu warga mengungsi dari kawasan pesisir barat Yaman sejak awal September 2026. Eskalasi bentrokan bersenjata antara pasukan pemerintah Yaman dan milisi pemberontak Houthi menjadi pemicu gelombang pengungsian massal tersebut.
Berdasarkan pembaruan data Displacement Tracking Matrix (DTM) milik IOM pada Minggu (13/9/2026), total warga yang terusir dari tempat tinggal mereka telah mencapai 85.818 orang. Kondisi keamanan yang memburuk di sepanjang garis depan bahkan memaksa ribuan warga melarikan diri menyeberangi laut hingga keluar dari perbatasan negara.
