Jakarta, IDN Times - Seorang tentara Rusia melakukan penembakan brutal di Krimea, wilayah yang dianeksasi oleh Moskow. Serangan tersebut mengakibatkan empat orang tewas, termasuk tiga warga sipil.
Insiden itu terjadi di Desa Khmelnytske, dekat Sevastopol. Gubernur wilayah tersebut yang ditunjuk Moskow, Mikhail Razvozhayev, pada Selasa (4/8/2026), mengatakan bahwa pelaku melepaskan tembakan ke arah sesama tentara, menewaskan seorang prajurit dan melukai seorang lainnya.
Setelah itu, pelaku menembaki warga sipil. Tiga orang tewas, yakni dua pria berusia 71 dan 59 tahun serta seorang perempuan berusia 64 tahun. Tiga orang lainnya juga mengalami luka-luka.
