Jakarta, IDN Times - Lebih dari 135 ribu orang dilaporkan mengungsi di Provinsi Taiz, barat daya Yaman, dalam rentang waktu sekitar dua bulan di tengah periode eskalasi militer dan pengepungan wilayah. Berdasarkan data pemerintah Yaman, puluhan warga sipil juga tercatat tewas dan ratusan lainnya mengalami luka-luka di kawasan tersebut.
Menteri Urusan Sosial dan Tenaga Kerja Yaman, Mukhtar Omar Saleh Al-Yafei, memaparkan data tersebut dalam konferensi pers pemerintah di ibu kota sementara, Aden, pada Rabu (28/10/2026). Menurut laporan kantor berita Yaman, SABA, data tersebut mencakup periode eskalasi militer dan pengepungan yang dituduhkan pemerintah dilakukan oleh kelompok Houthi di sebagian wilayah provinsi tersebut.
