Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polusi di Kamchatka, Rusia Akibatkan Kematian Massal Biota Laut

Polusi di Kamchatka, Rusia Akibatkan Kematian Massal Biota Laut
Pantai Khalaktyrsky yang terletak di Semenanjung Kamchatka. instagram.com/jonny_mlkva/
Share Article

Moskow, IDN Times -  Pada bulan lalu sejumlah peselancar menemukan keanehan pada air laut di sekitar pantai Semenanjung Kamchatka yang merubah berubah warna dan muncul bau aneh. Berubahnya warna dan bau air laut berdampak pada kematian massal binatang laut di Semenanjung Kamchatka, dilansir dari Guardian

Otoritas Timur Jauh Rusia kini sedang menginvestigasi terkait kasus kematian massal binatang laut di sekitaran pantai pada Semenanjung Kamchatka. Dugaan sementara kematian ratusan binatang tersebut disebabkan polusi bahan buatan. 

1. Sebabkan kematian massal biota laut di sepanjang pantai

Polusi yang mencemari perairan di sekitar Semenanjung Kamchatka mulai diketahui oleh saksi mata peselancar dan pengunjung pantai. Pengunjung pantai melihat secara langsung berubahnya warna air mencari kekuningan dan mengeluarkan bau. dilansir dari Guardian.

Sementara itu, dampak polusi yang terjadi membuat kematian massal biota laut yang tersapu di sekitar pantai. Menurut kabar dari DW, sejumlah binatang laut yang mati meliputi gurita, babi laut, anjing laut dan lainnya. 

2. Sebabkan sejumlah orang alami luka-luka imbas polusi

Di samping mengakibatkan kematian massal binatang laut di Pantai Khalaktyrsky, pencemaran ini berimbas pada terlukanya pengunjung pantai. Dilansir dari The Moscow Times, pengunjung lokal dan peselancar yang berkunjung ke pantai tersebut mengalami keanehan dengan gejala sesak napas, sakit mata seperti terbakar, muntah dan demam setelah terkena air laut. 

Mendengar kabar itu, otoritas setempat langsung melarang warga untuk datang ke tempat berkunjung ke sekitar pantai di sepanjang Semenanjung Kamchatka. Bahkan pihak Greenpeace menyatakan bahwa bahwa ini adalah "bencana ekologi", ungkap dalam DW.

3. Rusia berdalih polusi bukan dari aktivitas manusia

Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Menteri Ekologi Rusia, Dmitry Kobylkin saat bertemu. twitter.com/KremlinRussia_E/
Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Menteri Ekologi Rusia, Dmitry Kobylkin saat bertemu. twitter.com/KremlinRussia_E/

Dugaan sementara polusi ini disebabkan oleh bocornya bahan bakar roket yang langsung masuk ke laut. Area semenanjung Kamchatka menjadi salah satu area percobaan persenjatan oleh militer Rusia, dilansir dari Guardian. Sementara Gubernur Kamchatka, Vladimir Solodov dalam The Moscow Times, mengatakan bahwa,

"Polusi yang terjadi di Kamchatka terkait dengan aktivitas manusia dengan tumpahan bahan beracun ke laut. Sama seperti kasus-kasus yang berkenaan dengan bencana lainnya."

"Ilmuwan juga berkata bahwa masalah ini juga kemungkinan disebabkan oleh fenomena alam mengenai adanya alga dan tersapu akibat badai. Kita juga mengaitkan dengan teori seismik yang berhubungan dengan aktivitas vulkanik."

Sedangkan menurut Menteri Ekologi dan SDA Rusia, Dmitry Kobylkin mengatakan bahwa kasus polusi yang mencemari Kamchatka bukan disebabkan oleh aktivitas manusia. Ia juga mengatakan saat ini masih dilakukan penelitian dan mengungkap apabila adanya peningkatan kadar besi dan fosfat di perairan tersebut, dikutip dari DW

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More

Sejumlah Aktivis GSF 2.0 Mengaku Diperkosa, Tapi Dibantah Israel

22 Mei 2026, 21:13 WIBNews