Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ribuan Warga Greenland Demo, Tolak Perluasan Gedung Konsulat AS

Ribuan Warga Greenland Demo, Tolak Perluasan Gedung Konsulat AS
potret warga Greenland yang sedang berdemo (pexels.com/Peter Platou)
Intinya Sih
  • Ribuan warga Greenland turun ke jalan di Nuuk menolak perluasan gedung konsulat AS, menandakan ketegangan hubungan kedua negara masih tinggi.
  • AS berencana membangun tiga pangkalan militer baru di Greenland selatan untuk memperkuat pengaruh dan memantau aktivitas Rusia serta China di Atlantik Utara.
  • Pemerintah AS telah bernegosiasi dengan Denmark selama beberapa bulan terkait pembangunan pangkalan militer baru, namun kedua pihak belum memberi rincian lebih lanjut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Ribuan warga Greenland dilaporkan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Kamis (21/5/2026). Demo tersebut dilakukan untuk menolak perluasan gedung konsulat Amerika Serikat di Greenland. 

Dalam sebuah video yang beredar di internet, terlihat ribuan warga Greenland memadati Ibu Kota Nuuk. Mereka ramai-ramai berdemo seraya meneriakan kata-kata yang melambangkan penolakan keberadaan AS di negaranya.

“Amerika Serikat harus pergi! Kami tidak butuh uang kalian,” kata para demonstran, seperti dilansir Anadolu Agency, Jumat (22/5/2026). 

1. AS ingin meningkatkan hubungan diplomatik dengan Greenland

Bendera Amerika Serikat sedang berkibar.
potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Linda Rusinko)

Perluasan gedung konsulat ini merupakan upaya AS untuk meningkatkan hubungan diplomatiknya dengan Greenland. Selain itu, ini juga merupakan upaya AS untuk meningkatkan pengaruhnya di negara tersebut. 

Sayangnya, perluasan gedung konsulat AS ini juga mendapat penolakan dari sejumlah pejabat di Greenland. Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, dan sejumlah anggota parlemen Greenland menolak undangan peresmian perluasan gedung konsulat AS yang baru rampung. Hal ini karena hubungan Greenland dan AS kini masih tegang. Sebab, pada awal 2026 lalu, AS pernah berencana menganeksasi Greenland.  

2. AS mau bangun tiga pangkalan militer baru di Greenland selatan

Sebuah wilayah di Kota Nuuk, Greenland.
potret sebuah wilayah di Kota Nuuk, Greenland (pexels.com/Биљана)

Untuk meningkatkan pengaruhnya di Greenland, AS juga akan membangun pangkalan militer. Kabar tersebut termuat dalam laporan BBC yang mengutip sejumlah sumber terkait pada 12 Mei lalu.  Dalam laporan itu, AS disebut berencana membangun tiga pangkalan militer baru di Greenland selatan. 

Pangkalan militer di Greenland selatan rencananya akan dipakai sebagai wilayah kekuasaan militer AS di luar negeri.  Selain itu, pangkalan militer AS di sana juga bakal dipakai untuk memantau ancaman Rusia dan China di Laut Atlantik utara. Sebab, kedua negara itu sering melakukan operasi militer di sana. 

3. AS sudah bernegosiasi dengan Denmark untuk bangun markas militer di Greenland

Bendera Denmark sedang berkibar.
potret bendera Denmark (pexels.com/Markus Winkler)

Saat ini, AS dikabarkan sudah bernegosiasi dengan Denmark untuk membangun pangkalan militer baru di Greenland. Negosiasi tersebut sudah dilakukan selama beberapa bulan terakhir. 

Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Denmark membenarkan proses negosiasi tersebut. Namun, mereka tidak mau berkomentar lebih jauh soal rencana AS membangun pangkalan militer baru di Greenland selatan. 

"Ada jalur diplomatik yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat. Kementerian Luar Negeri tidak akan memberikan rincian lebih lanjut saat ini," kata Juru Bicara Kemlu Denmark yang tidak disebut namanya dilansir Jerusalem Post

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina

Related Articles

See More