ilustrasi pemukiman miskin (pexels.com/Duc Nguyen)
Berdasarkan sebaran wilayah geografis, tingkat kelaparan tertinggi di Filipina tercatat berada di wilayah Mindanao. Hasil survei memperlihatkan tingkat kelaparan di Mindanao naik menjadi 24 persen pada Juni 2026 dari sebelumnya 21,7 persen pada Maret 2026. Sejalan dengan itu, tingkat kelaparan moderat di Mindanao juga tercatat sebagai yang tertinggi di Filipina, yakni naik menjadi 20,7 persen dari sebelumnya 18 persen.
Wilayah Visayas menempati posisi kedua dengan tingkat kelaparan sebesar 22,3 persen, meskipun angka ini mengalami penurunan signifikan dari 28 persen pada Maret 2026. Sementara itu, wilayah Metro Manila mencatatkan tingkat kelaparan sebesar 21 persen atau turun tipis dari posisi 22 persen pada survei sebelumnya. Wilayah Luzon di luar Metro Manila mencatat angka terendah yakni 17,3 persen dari sebelumnya 22,4 persen.
Meskipun tingkat kelaparan secara umum di Metro Manila mengalami penurunan, wilayah ibu kota ini mencatat tingkat kelaparan parah tertinggi di Filipina. Persentase kelaparan parah di Metro Manila melonjak menjadi 8,3 persen pada Juni 2026 dibanding 6,7 persen pada Maret 2026. Wilayah Luzon di luar Metro Manila berada di urutan berikutnya untuk kelaparan parah dengan 4,3 persen, disusul Visayas 3,7 persen, dan Mindanao 3,3 persen.