Jakarta, IDN Times – Iran dan Oman mencapai kesepahaman mengenai koordinat geografis untuk rute pelayaran baru di Selat Hormuz. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, mengatakan bahwa pernyataan bersama kedua negara mengenai kesepakatan tersebut sedang dalam tahap finalisasi.
Pada Rabu (5/8/2026), Baghaei menyebut negosiasi antara Teheran dan Muscat berlangsung secara profesional dan terus mengalami kemajuan. Dia mengatakan pernyataan bersama akan segera diterbitkan apabila tidak ada pihak ketiga yang menghambat proses tersebut. Dokumen itu nantinya memuat pertimbangan utama serta poin-poin kesepahaman yang telah dicapai antara Iran dan Oman.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Hukum dan Internasional, Kazem Gharibabadi, mengatakan sebagian besar rute pelayaran yang disepakati akan melewati perairan teritorial Iran, sementara sebagian lainnya melintasi perairan Oman. Rute sementara yang saat ini digunakan akan ditutup setelah rute baru diberlakukan, dilansir Al Jazeera.
Gharibabadi mengatakan rute baru tersebut akan digunakan selama dua hingga empat bulan, atau kemungkinan lebih lama. Langkah tersebut menjadi salah satu konsesi terbesar yang diperoleh Iran dalam perundingan mengenai jalur pelayaran strategis tersebut.
