ilustrasi internet (Rock1997, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)
Dilansir The Straits Times, pemangkasan kecepatan data seluler 4G dan 5G berlangsung selama 30 menit bertepatan dengan simulasi serangan udara tahunan Wan An. Warga di wilayah utara Taiwan diminta untuk segera masuk ke dalam lokasi pengungsian atau area bawah tanah. Aplikasi pesan instan, layanan pemesanan makanan, dan siaran langsung seketika tidak dapat terhubung ke jaringan internet seluler.
Meskipun jaringan seluler dilumpuhkan sejenak, saluran telepon seluler dan pesan singkat SMS tetap berfungsi normal. Fasilitas internet kabel broadband rumah dan jaringan Wi-Fi indoor juga tidak mengalami gangguan selama masa latihan. Penurunan kecepatan internet seluler ini pertama kalinya diterapkan dalam rangkaian latihan militer Han Kuang untuk menguji kesiapan publik.
Mengutip laporan AFP, gangguan sementara ini dirasakan langsung oleh warga lokal. "Saya memahami bahwa ini bertujuan untuk mensimulasikan gangguan internet yang kemungkinan terjadi saat perang, jadi meskipun berdampak negatif, saya bisa memahaminya," kata Jimmy Chu (22), warga Taiwan yang sempat terlambat memberi kabar kepada atasannya akibat kendala sinyal seluler.