Sugiono: Negara Palestina Merdeka Butuh Dukungan Berkelanjutan

Jakarta, IDN Times - Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan Palestina, tidak hanya melalui bantuan kemanusiaan, tetapi juga dengan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan institusi Palestina sebagai fondasi bagi terwujudnya negara yang merdeka.
Komitmen tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dalam The 5th Ministerial Meeting for the Conference on the Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD V) yang berlangsung di Manila, Filipina.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia juga mengumumkan akan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 2 juta dolar AS bagi masyarakat Gaza melalui kerja sama dengan International Committee of the Red Cross (ICRC). Bantuan itu menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam merespons krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Selain bantuan kemanusiaan, Indonesia menegaskan pentingnya membangun kapasitas masyarakat Palestina melalui berbagai program pendidikan, kesehatan, penguatan kelembagaan, hingga sektor pertanian agar Palestina memiliki fondasi yang kuat menuju negara yang mandiri.
1. Palestina merdeka butuh dukungan berkelanjutan
Menlu Sugiono mengatakan terwujudnya negara Palestina yang merdeka membutuhkan komitmen jangka panjang dari masyarakat internasional. Menurutnya, dukungan tidak cukup hanya berupa solidaritas politik, tetapi harus diwujudkan melalui langkah-langkah nyata yang memperkuat institusi dan masyarakat Palestina.
Ia menilai forum CEAPAD menjadi wadah penting untuk menerjemahkan dukungan tersebut ke dalam berbagai program kerja sama yang berdampak langsung bagi rakyat Palestina.
“Mewujudkan negara Palestina yang merdeka memerlukan dukungan yang berkelanjutan dari seluruh komunitas internasional,” ujar Sugiono di Manila, Jumat (24/7/2026).
Ia menambahkan, CEAPAD memberikan landasan bagi negara-negara mitra untuk mengubah solidaritas menjadi aksi konkret melalui kemitraan yang memperkuat institusi Palestina sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya.
2. Indonesia lanjutkan program pendidikan hingga pertanian
Sugiono mengatakan Indonesia terus menjalankan berbagai komitmen yang telah disepakati dalam CEAPAD IV Kuala Lumpur Action Plan 2025, termasuk melalui program peningkatan kapasitas di bidang pendidikan, kesehatan, reformasi sektor hukum dan keamanan, serta penguatan kelembagaan.
Di sektor pendidikan, Indonesia kembali memberikan beasiswa kepada mahasiswa kedokteran asal Palestina. Pemerintah juga meluncurkan inisiatif kerja sama trilateral bersama Australia untuk mendorong dialog di bidang pendidikan dan penegakan hukum.
Sementara di sektor pertanian, Indonesia akan melanjutkan kerja sama trilateral bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) yang difokuskan pada pengembangan kapasitas manajemen budidaya alpukat di Palestina.
Berbagai program tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan sumber daya manusia Palestina sekaligus mendukung pembangunan institusi yang berkelanjutan.
3. Indonesia salurkan bantuan untuk Gaza
Di tengah upaya membangun kapasitas Palestina, Sugiono mengingatkan agar perhatian dunia terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza tidak berkurang. Menurutnya, kebutuhan mendesak masyarakat sipil di Gaza tetap harus menjadi perhatian bersama di tengah berbagai upaya pembangunan jangka panjang.
“Di tengah upaya membangun kapasitas dan institusi Palestina, perhatian masyarakat internasional terhadap krisis kemanusiaan di Gaza tidak boleh surut. Indonesia akan terus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan kemanusiaan yang mendesak melalui berbagai organisasi internasional,” kata Sugiono.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Indonesia pada tahun ini akan menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai 2 juta dolar AS kepada masyarakat Gaza melalui kemitraan dengan International Committee of the Red Cross (ICRC).
Menutup pernyataannya, Sugiono juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi CEAPAD dengan berbagai mitra regional maupun internasional agar setiap inisiatif saling melengkapi, berjalan lebih efektif, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina.



















