Swiss Bekukan Aset Maduro dan Orang Terdekatnya Pascaoperasi Militer

- Pemerintah Swiss membekukan aset Maduro selama empat tahun.
- Penangkapan Maduro disebut sebagai puncak tekanan panjang terhadap rezim Venezuela.
- Swiss tegaskan aset Maduro dapat dikembalikan ke rakyat Venezuela jika terbukti ilegal.
Jakarta, IDN Times - Pemerintah Swiss mengumumkan kebijakan pembekuan seluruh aset milik Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, serta orang-orang dekatnya yang berada di bawah yurisdiksi Swiss pada Senin (5/1/2026). Langkah tersebut berlaku seketika setelah Maduro ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat (AS) di Caracas dan diterbangkan ke New York untuk menghadapi dakwaan.
Swiss menyebut keputusan ini sebagai tindakan pencegahan mengingat situasi politik Venezuela yang sangat labil pascapenangkapan Maduro. Dalam pernyataannya, otoritas Swiss menegaskan bahwa kebijakan pembekuan aset bertujuan mencegah potensi pengalihan dana yang diduga berasal dari tindak pidana, sekaligus membuka kemungkinan agar aset tersebut kelak dapat dikembalikan untuk kepentingan rakyat Venezuela apabila terbukti diperoleh secara ilegal.
1. Swiss terapkan pembekuan aset Maduro selama empat tahun

Pemerintah Swiss melalui Dewan Federal mengumumkan bahwa pembekuan aset diberlakukan terhadap seluruh harta yang terkait dengan Nicolas Maduro serta individu yang memiliki hubungan langsung atau tidak langsung dengannya di lembaga keuangan maupun bentuk aset lainnya yang berada di Swiss.
Kebijakan ini diterapkan berdasarkan Undang-Undang Federal tentang Pembekuan dan Pengembalian Aset yang Diperoleh Secara Ilegal oleh Pejabat Politik Asing, dan akan berlaku selama empat tahun kecuali diputuskan untuk dicabut lebih awal.
Dalam pernyataannya, pemerintah Swiss menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan tersebut adalah mencegah pelarian dana yang diduga ilegal, terutama di tengah perubahan politik mendadak di Venezuela setelah penggulingan Maduro.
“Pembekuan aset mulai berlaku hari ini dan akan tetap berlaku selama empat tahun hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” menurut pernyataan Dewan Federal, dikutip The Straits Times.
Pemerintah Swiss juga menambahkan bahwa legalitas maupun cara jatuhnya Maduro dari kekuasaan tidak menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan ini. Fokus utama, adalah fakta bahwa Maduro telah kehilangan jabatan resminya serta adanya potensi proses hukum terkait aset ilegal.
2. Penangkapan Maduro disebut sebagai puncak tekanan panjang terhadap rezim Venezuela

Keputusan pembekuan aset oleh pemerintah Swiss diumumkan hanya beberapa hari setelah pasukan AS menggelar operasi militer di Caracas yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, dan istrinya, Cilia Flores, di kompleks kediaman militer presiden di ibu kota Venezuela.
Operasi ini adalah puncak dari tekanan panjang pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap pemerintahan Maduro, yang selama bertahun-tahun dituduh terlibat dalam jaringan perdagangan narkotika berskala besar menuju wilayah AS. Menurut Departemen Kehakiman AS, Maduro dan sejumlah pejabat tinggi Venezuela didakwa terlibat dalam konspirasi narkoterorisme, serta menjadikan negara sebagai pelindung kartel narkotika yang mengekspor kokain ke AS.
Presiden Trump secara terbuka membela operasi militer tersebut, dengan menyatakan bahwa penangkapan Maduro bertujuan menghentikan aliran narkotika berbahaya ke AS serta mendorong perubahan politik di Venezuela. Dalam pernyataannya, Trump mengatakan bahwa langkah itu menjadi pesan tegas bagi pihak mana pun yang dianggap mengancam kedaulatan dan keselamatan warga AS, seraya menegaskan bahwa pemerintahannya akan memimpin proses transisi politik di Venezuela, meski mekanisme pascapenangkapan tersebut belum dijabarkan secara rinci.
3. Swiss tegaskan aset Maduro dapat dikembalikan ke rakyat Venezuela jika terbukti ilegal

Swiss menegaskan apabila di kemudian hari proses hukum di Venezuela atau yurisdiksi lain membuktikan aset-aset terkait Nicolas Maduro diperoleh secara ilegal, maka Bern akan berupaya mengembalikan dana tersebut untuk kepentingan rakyat Venezuela.
Di sisi lain, pemerintah Swiss menegaskan komitmennya terhadap prinsip hukum internasional dan penyelesaian damai atas krisis Venezuela. Bern menyerukan penurunan eskalasi, penahanan diri, serta penghormatan terhadap integritas teritorial dan larangan penggunaan kekuatan. Pemerintah Swiss juga kembali menawarkan good offices atau jasa untuk memfasilitasi dialog politik damai antara pihak-pihak yang bertikai, sembari terus memantau situasi keamanan dan politik di Venezuela pascapenangkapan Maduro.



















