Jakarta, IDN Times - Pemerintah Turki mengatakan ingin bergabung dengan pasukan perdamaian baru untuk menggantikan pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon, UNIFIL. Keinginan itu disampaikan oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam pernyataan tertulis yang dibuat usai menerima kunjungan Presiden Lebanon, Joseph Aoun, di Ankara, Kamis (30/7/2026). Erdogan mengatakan, dirinya tertarik mengirim pasukan untuk menggantikan UNIFIL di Lebanon.
“Setelah penarikan pasukan internasional saat ini, Turki ingin mengambil bagian dalam semua inisiatif yang akan diluncurkan untuk mendukung keamanan di kawasan itu dan memastikan kedaulatan Lebanon. Berakhirnya mandat pasukan sementara PBB di Lebanon, UNIFIL, yang ditempatkan di Lebanon selatan, akan menjadi perkembangan penting,” kata Erdogan, seperti dilansir Arab News.
