Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mencopot Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Amerika Serikat (AS), Olha Stefanishyna. Keputusan itu diumumkan Zelenskyy dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Senin (3/8/2026). Pencopotan Stefanishyna ini sebetulnya sudah diprediksi selama beberapa pekan terakhir.
Zelenskyy Copot Dubes Ukraina untuk AS Olha Stefanishyna, Kenapa?

- Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan pencopotan Olha Stefanishyna sebagai Duta Besar Ukraina untuk AS pada 3 Agustus 2026, di tengah perombakan kabinet Ukraina.
- Stefanishyna menyatakan pengunduran dirinya merupakan keputusan pribadi, yang telah disampaikan kepada Zelenskyy, tanpa merinci keadaan personal yang melatarbelakanginya.
- Selama belum setahun menjabat sejak Agustus 2025, Stefanishyna mengklaim diplomasi Ukraina meningkatkan pasokan senjata dan kerja sama militer AS bagi Ukraina.
Pencopotan Stefanishyna dari jabatannya sebagai dubes terjadi di tengah upaya perombakan (reshuffle) kabinet yang dilakukan Ukraina. Sebab, baru-baru ini, Ukraina merombak kabinet dengan mencopot sejumlah pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Yulia Svyrydenko dan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov. Keduanya dicopot pada Juli lalu.
1. Stefanishyna mengaku sengaja mengundurkan diri dari jabatannya

Stefanishyna sendiri mengaku dirinya bukan dicopot atau dipecat, melainkan mengundurkan diri. Stefanishyna mengatakan, ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Dubes Ukraina untuk Negeri Paman Sam karena alasan pribadi. Namun, ia tidak menjelaskan alasan apa yang dimaksud.
“Keputusan untuk meninggalkan jabatan ini adalah keputusan saya sendiri, didorong oleh keadaan pribadi. Kami meningkatkan pasokan senjata Amerika (Serikat) dan mempertahankan dukungan tepat ketika iklim politik di Washington berubah dan tidak menguntungkan kami," tulis Stefanishyna di Facebook, seperti dikutip The New Arab.
2. Zelenskyy sebetulnya tidak ingin mencopot Stefanishyna

Menurut laporan media Ukraina, Suspilne, Zelenskyy sebetulnya tidak ingin mencopot Stefanishyna dari jabatannya. Namun, ia akhirnya terpaksa mencopot Stefanishyna karena permintaan pribadi. Stefanishyna mengaku dirinya sudah menyampaikan pesan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Dubes untuk AS ke Zelenskyy pada pekan lalu.
Stefanishyna mengklaim bahwa selama dirinya menjabat, sudah ada banyak capaian diplomasi Ukraina dengan AS, terutama soal kerja sama militer. Stefanishyna menyebut selama dirinya menjabat, bantuan senjata AS untuk Ukraina melawan Rusia telah meningkat.
3. Stefanishyna belum setahun menjabat Dubes Ukraina untuk AS

Stefanishyna sendiri sebetulnya belum setahun menjabat sebagai Dubes Ukraina untuk AS. Sebab, ia baru ditunjuk menjadi dubes pada 27 Agustus 2025 lalu. Saat itu, ia ditunjuk untuk memimpin diplomasi Ukraina dengan AS oleh Presiden Zelenskyy.
Dilansir laman resmi Kedutaan Besar Ukraina untuk AS, sebelum naik jabatan menjadi dubes, Stefanishyna menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Ukraina untuk urusan Eropa dan Integrasi Eropa-Atlantic. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Peradilan Ukraina.





















