Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Zelenskyy Copot Dubes Ukraina untuk AS Olha Stefanishyna, Kenapa?

Zelenskyy Copot Dubes Ukraina untuk AS Olha Stefanishyna, Kenapa?
potret eks Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat, Olha Stefanishyna (commons.wikimedia.org/Прес-служба Офісу Віцепрем'єр-міністерки Ольги Стефанішиної)
Intinya Sih
  • Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan pencopotan Olha Stefanishyna sebagai Duta Besar Ukraina untuk AS pada 3 Agustus 2026, di tengah perombakan kabinet Ukraina.
  • Stefanishyna menyatakan pengunduran dirinya merupakan keputusan pribadi, yang telah disampaikan kepada Zelenskyy, tanpa merinci keadaan personal yang melatarbelakanginya.
  • Selama belum setahun menjabat sejak Agustus 2025, Stefanishyna mengklaim diplomasi Ukraina meningkatkan pasokan senjata dan kerja sama militer AS bagi Ukraina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mencopot Duta Besar (Dubes) Ukraina untuk Amerika Serikat (AS), Olha Stefanishyna. Keputusan itu diumumkan Zelenskyy dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada Senin (3/8/2026). Pencopotan Stefanishyna ini sebetulnya sudah diprediksi selama beberapa pekan terakhir. 

Pencopotan Stefanishyna dari jabatannya sebagai dubes terjadi di tengah upaya perombakan (reshuffle) kabinet yang dilakukan Ukraina. Sebab, baru-baru ini, Ukraina merombak kabinet dengan mencopot sejumlah pejabat tinggi, termasuk Perdana Menteri Yulia Svyrydenko dan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov. Keduanya dicopot pada Juli lalu.  

1. Stefanishyna mengaku sengaja mengundurkan diri dari jabatannya

Olha Stefanishyna.
potret eks Duta Besar Ukraina untuk Amerika Serikat, Olha Stefanishyna (tengah) (commons.wikimedia.org/PRESIDENT OF UKRAINE VOLODYMYR ZELENSKYY Official website)

Stefanishyna sendiri mengaku dirinya bukan dicopot atau dipecat, melainkan mengundurkan diri. Stefanishyna mengatakan, ia memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Dubes Ukraina untuk Negeri Paman Sam karena alasan pribadi. Namun, ia tidak menjelaskan alasan apa yang dimaksud.

“Keputusan untuk meninggalkan jabatan ini adalah keputusan saya sendiri, didorong oleh keadaan pribadi. Kami meningkatkan pasokan senjata Amerika (Serikat) dan mempertahankan dukungan tepat ketika iklim politik di Washington berubah dan tidak menguntungkan kami," tulis Stefanishyna di Facebook, seperti dikutip The New Arab.

2. Zelenskyy sebetulnya tidak ingin mencopot Stefanishyna

Volodymyr Zelenskyy sedang berada di kantornya.
potret Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy (commons.wikimedia.org/The Presidential Office of Ukraine)

Menurut laporan media Ukraina, Suspilne, Zelenskyy sebetulnya tidak ingin mencopot Stefanishyna dari jabatannya. Namun, ia akhirnya terpaksa mencopot Stefanishyna karena permintaan pribadi. Stefanishyna mengaku dirinya sudah menyampaikan pesan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Dubes untuk AS ke Zelenskyy pada pekan lalu.

Stefanishyna mengklaim bahwa selama dirinya menjabat, sudah ada banyak capaian diplomasi Ukraina dengan AS, terutama soal kerja sama militer. Stefanishyna menyebut selama dirinya menjabat, bantuan senjata AS untuk Ukraina melawan Rusia telah meningkat.

3. Stefanishyna belum setahun menjabat Dubes Ukraina untuk AS

Bendera Amerika Serikat sedang berkibar.
potret bendera Amerika Serikat (pexels.com/Robert So)

Stefanishyna sendiri sebetulnya belum setahun menjabat sebagai Dubes Ukraina untuk AS. Sebab, ia baru ditunjuk menjadi dubes pada 27 Agustus 2025 lalu. Saat itu, ia ditunjuk untuk memimpin diplomasi Ukraina dengan AS oleh Presiden Zelenskyy. 

Dilansir laman resmi Kedutaan Besar Ukraina untuk AS, sebelum naik jabatan menjadi dubes, Stefanishyna menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri Ukraina untuk urusan Eropa dan Integrasi Eropa-Atlantic. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Peradilan Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More