Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Utusan PBB Ingatkan Indonesia soal Bahaya BoP, Kemlu RI: Masih Ditangguhkan
Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Kemlu RI masih menangguhkan pembahasan BoP dan ISF karena mempertimbangkan dinamika keamanan kawasan yang berkembang.

  • Francesca Albanese meminta Indonesia mengevaluasi keterlibatannya dalam BoP yang dinilai tidak menyertakan perwakilan Palestina.

  • Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina, Solusi Dua Negara, dan belum menyatakan pembatalan rencana pengiriman personel ISF.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Januari 2026

BoP diresmikan setelah dicetuskan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Badan ini dibentuk untuk mengawasi proses stabilisasi dan pemulihan di Jalur Gaza.

Februari 2026

Rapat perdana BoP berlangsung. Pengerahan personel Indonesia untuk bergabung dalam ISF direncanakan setelah rapat tersebut.

satu hingga dua bulan setelah rapat perdana BoP pada Februari 2026

Pengerahan personel Indonesia sempat direncanakan berlangsung dalam periode tersebut.

Kamis (22/10/2026)

Francesca Albanese menyampaikan kekhawatirannya terhadap keterlibatan Indonesia dalam BoP melalui wawancara dengan salah satu media internasional.

Kamis (29/10/2026)

Yvonne Mewengkang menyatakan pemerintah Indonesia masih menangguhkan pembahasan mengenai BoP dan ISF.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kemlu RI masih menangguhkan pembahasan mengenai BoP dan ISF.
  • Who?
    Kemlu RI melalui Juru Bicara Yvonne Mewengkang; Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Francesca Albanese turut menyampaikan permintaan evaluasi.
  • Where?
    Pembahasan berkaitan dengan upaya stabilisasi dan pemulihan di Jalur Gaza.
  • When?
    Kemlu RI menyampaikan posisi tersebut pada Kamis (29/10/2026), setelah pernyataan Albanese pada Kamis (22/10/2026).
  • Why?
    Keputusan itu mempertimbangkan perkembangan situasi dan dinamika keamanan kawasan yang masih sangat dinamis.
  • How?
    Indonesia menangguhkan pembahasan, tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan Solusi Dua Negara, serta belum menyatakan pembatalan rencana pengiriman personel ISF.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah Indonesia masih menunda pembicaraan tentang BoP dan ISF karena keamanan kawasan berubah-ubah. Yvonne Mewengkang menyampaikan hal itu. Francesca Albanese meminta Indonesia mempertimbangkan keterlibatannya. Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina dan Solusi Dua Negara. Rencana mengirim 8.000 personel ISF juga masih menjadi sorotan dan belum dibatalkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Indonesia tetap menempatkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagai prinsip utama kebijakan luar negerinya. Pemerintah juga terus mendorong Solusi Dua Negara dan menyatakan kepentingan serta aspirasi rakyat Palestina menjadi prioritas. Sikap ini menunjukkan adanya kesinambungan posisi Indonesia dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan di tengah dinamika kawasan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, pemerintah masih menangguhkan pembahasan mengenai Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) dan Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF), di tengah dinamika keamanan kawasan yang masih berkembang.

Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan keputusan tersebut mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi keamanan di kawasan yang masih sangat dinamis.

“Pemerintah Indonesia masih menangguhkan pembahasan mengenai BoP dan ISF, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan dinamika keamanan di kawasan yang masih sangat dinamis,” kata Yvonne kepada IDN Times, Kamis (29/10/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Palestina, Francesca Albanese, meminta Indonesia mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam BoP. Albanese menilai, badan tersebut tidak mewakili suara rakyat Palestina karena dibentuk tanpa menyertakan perwakilan Palestina.

1. Pelapor khusus PBB minta Indonesia evaluasi keterlibatan di BoP

Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Wilayah Pendudukan Palestina, Francesca Albanese saat jumpa pers di Jakarta (21/10/2026) (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Dalam wawancara dengan salah satu media internasional pada Kamis (22/10/2026), Albanese menyampaikan kekhawatirannya terhadap keterlibatan Indonesia dalam BoP. Menurut dia, keberadaan badan tersebut berpotensi menormalisasi mekanisme yang tidak semestinya digunakan untuk menentukan masa depan Palestina.

“Saya memahami niat baik Indonesia. Namun, saya merasa ini sangat berbahaya karena berpotensi menormalisasi mekanisme yang sangat tidak normal,” ujar Albanese.

Dia juga menekankan Israel tidak seharusnya terlibat dalam penentuan masa depan Palestina. Sejumlah pakar hak asasi manusia sebelumnya turut mempertanyakan legitimasi BoP karena tidak menyertakan perwakilan Palestina dalam badan tersebut.

BoP dicetuskan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan diresmikan pada Januari 2026. Badan ini dibentuk untuk mengawasi proses stabilisasi dan pemulihan di Jalur Gaza.

Namun, seorang pejabat BoP membantah anggapan bahwa Palestina dikecualikan dari proses tersebut. Menurut pejabat itu, administrasi sipil dan upaya pemulihan Gaza dipimpin oleh Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang terdiri dari para profesional Palestina dari Gaza dan dipimpin mantan pejabat Otoritas Palestina, Ali Shaath.

“Kepemimpinan dan kepemilikan Palestina tetap menjadi inti dari proses ini,” kata pejabat tersebut.

2. Kemlu tegaskan posisi Indonesia soal Palestina

Juru Bicara I Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam jumpa pers mingguan, Kamis (8/1/2026). (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Menanggapi perkembangan tersebut, Yvonne menegaskan politik luar negeri Indonesia tetap konsisten dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan.

Dia mengatakan, Indonesia terus mendorong penyelesaian konflik melalui Solusi Dua Negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

“Posisi politik luar negeri Indonesia tetap konsisten dan tidak berubah dalam menjalankan amanat konstitusi untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina memperoleh kemerdekaan dan kedaulatannya,” kata Yvonne.

Menurut dia, dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tetap menjadi prinsip utama dalam kebijakan luar negeri Indonesia. Pemerintah juga terus mendorong terwujudnya Solusi Dua Negara, yang memungkinkan Palestina dan Israel hidup berdampingan secara damai.

Yvonne menegaskan, keterlibatan Indonesia dalam BoP pada dasarnya ditujukan untuk memperkuat peran dan kontribusi Indonesia dalam memastikan kepentingan serta aspirasi rakyat Palestina tetap menjadi prioritas.

Pendekatan tersebut, lanjutnya, juga dikedepankan Indonesia dalam berbagai forum dan organisasi internasional lainnya.

3. Pengiriman pasukan ISF masih jadi sorotan

Presiden Prabowo Subianto sedang menandatangani Board of Peace, sumber: https://setkab.go.id/presiden-prabowo-tandatangani-piagam-board-of-peace-tegaskan-peran-aktif-indonesia-jaga-implementasi-solusi-dua-negara/

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengirim 8.000 personel guna bergabung dalam ISF di bawah naungan BoP. Pasukan tersebut direncanakan berkontribusi dalam upaya stabilisasi di Jalur Gaza.

Pengerahan personel sempat direncanakan berlangsung dalam satu hingga dua bulan setelah rapat perdana BoP pada Februari 2026. Namun, rencana tersebut kemudian ditunda menyusul perang antara AS-Israel dan Iran.

Pernyataan terbaru Kemlu menunjukkan pembahasan mengenai BoP dan ISF masih ditangguhkan dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan kawasan.

Meski demikian, Yvonne tidak menyatakan Indonesia telah menarik diri dari BoP atau membatalkan rencana pengiriman personel ISF. Pemerintah menegaskan, komitmen terhadap kemerdekaan Palestina dan upaya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan tetap tidak berubah.

Curated For You

Editorial Team

Related Article