Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, pemerintah masih menangguhkan pembahasan mengenai Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) dan Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF), di tengah dinamika keamanan kawasan yang masih berkembang.
Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan keputusan tersebut mempertimbangkan perkembangan situasi dan kondisi keamanan di kawasan yang masih sangat dinamis.
“Pemerintah Indonesia masih menangguhkan pembahasan mengenai BoP dan ISF, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi dan dinamika keamanan di kawasan yang masih sangat dinamis,” kata Yvonne kepada IDN Times, Kamis (29/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pelapor Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Palestina, Francesca Albanese, meminta Indonesia mempertimbangkan kembali keterlibatannya dalam BoP. Albanese menilai, badan tersebut tidak mewakili suara rakyat Palestina karena dibentuk tanpa menyertakan perwakilan Palestina.
