Pesawat Airbus A340-541 milik Thai Airways International yang terparkir di Bandara Suvarnabhumi Bangkok di Thailand. (commons.wikimedia.org/Mike Powell)
Bandara Suvarnabhumi resmi dibuka secara terbatas untuk penerbangan domestik pada 15 September 2006. Seluruh penerbangan komersial internasional dan mayoritas rute domestik kemudian dialihkan secara penuh pada 28 September 2006. Pembukaan besar-besaran ini menandai pengambilalihan seluruh operasional penerbangan utama dari Bandara Don Mueang.
Lokasi bandara ini dulunya dikenal dengan nama Nong Nguhao. Area bangunannya membentang di Racha Thewa, Bang Phli, Samut Prakan, hingga melintasi beberapa distrik di timur Bangkok. Arsitektur gedung terminal yang megah ini dirancang langsung oleh arsitek ternama, Helmut Jahn.
Saat ini, bandara yang dioperasikan oleh Airports of Thailand ini menjadi hub utama bagi maskapai layanan penuh (full-service) serta penerbangan internasional. Tempat ini menjadi rumah bagi Thai Airways, Bangkok Airways, Thai VietJet Air, hingga K-Mile Air. Sementara itu, Bandara Don Mueang tetap menjadi bandara tersibuk kedua yang difokuskan untuk maskapai berbiaya rendah seperti Nok Air dan Thai Lion Air.