Suasana Cortina d'Ampezzo saat musim dingin tiba (commons.wikimedia.org/Acquario51)
Cortina d’Ampezzo memang sangat terkenal sebagai destinasi olahraga musim dingin. Beberapa kawasan ski populer di sekitarnya antara lain Faloria, Cristallo, Pocol-Tofana, dan Cinque Torri. Ketika musim dingin tiba, wisatawan dapat mencoba berbagai aktivitas seperti ski, snowboard, ski lintas alam, hingga menjelajahi pegunungan menggunakan sepatu salju.
Namun, daya tarik Cortina tidak berakhir ketika salju mencair. Saat musim panas tiba, lanskap putih berubah menjadi kawasan hijau yang cocok untuk berbagai aktivitas luar ruangan. Wisatawan dapat mencoba trekking, bersepeda gunung, panjat tebing, dan via ferrata, maupun melakukan aktivitas lain seperti golf, berkuda, arung jeram, kayak, dan kano.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati Cortina dengan suasana lebih santai, terdapat Corso Italia, jalan khusus pejalan kaki yang populer di pusat kota. Kawasan ini dipenuhi butik, kafe, restoran, dan toko kerajinan yang dapat menjadi tempat untuk bersantai setelah menjelajahi pegunungan. Pengunjung juga dapat mencicipi kuliner khas Ampezzo seperti canederli dan casunziei.
Itulah lima fakta menarik tentang Cortina d’Ampezzo, kota kecil di Italia yang berada di tengah megahnya Pegunungan Dolomites. Mulai dari budaya Ladin dan sejarah perkembangan pariwisatanya, warisan Olimpiade Musim Dingin, hingga landmark el Ciampanín dan beragam aktivitas sepanjang tahun, Cortina memiliki daya tarik yang jauh lebih beragam daripada sekadar pemandangan pegunungan. Perpaduan alam, sejarah, budaya, dan olahraga inilah yang membuat Cortina begitu layak menyandang julukan Ratu Dolomites.