Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Ghandruk, Desa Tradisional Nepal yang Punya View Spektakuler

5 Fakta Ghandruk, Desa Tradisional Nepal yang Punya View Spektakuler
Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah. (commons.wikimedia.org/Bijaya2043)
Intinya Sih
  • Ghandruk, desa tradisional Gurung di Distrik Kaski, Nepal, telah berdiri lebih dari dua abad pada ketinggian sekitar 1.940–2.012 meter dan mempertahankan rumah-rumah batu bersejarah.
  • Mayoritas warga Gurung menjaga tradisi melalui pertanian terasering, tenun, dan kerajinan tangan; sistem lahan bertingkat membantu mengurangi erosi serta menyerap air di lereng pegunungan.
  • Desa ini menawarkan panorama Annapurna dan puncak Himalaya lain, serta berada dalam Annapurna Conservation Area seluas 7.629 kilometer persegi yang melindungi ekosistem dan satwa liar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Membayangkan desa kecil dengan rumah-rumah batu, udara pegunungan yang sejuk, dan pemandangan Himalaya yang megah mungkin terdengar seperti adegan dalam film. Namun, suasana itu benar-benar bisa ditemukan di Ghandruk, lho. Ghandruk adalah sebuah desa tradisional di Nepal yang berhasil memikat wisatawan manca negara berkat keindahannya. Tak hanya indah, desa ini juga menyimpan sejarah panjang, budaya yang masih lestari, dan beragam fakta menarik lainnya. Yuk, langsung saja simak lima fakta Desa Ghandruk berikut!

1. Salah satu desa tertua di kawasan Annapurna

Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah
Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah. (pexels.com/Ashok Kapali)

Ghandruk merupakan desa tradisional suku Gurung yang telah berdiri selama lebih dari dua abad. Desa ini berada di Distrik Kaski, Provinsi Gandaki, Nepal, pada ketinggian sekitar 1.940–2.012 meter di atas permukaan laut. Banyak rumah batu di Ghandruk telah berusia ratusan tahun, sehingga suasana desa masih mempertahankan nuansa Nepal tempo dulu.

Dilansir Nepal Hiking Team, nama Ghandruk dipercaya berasal dari bahasa Gurung, yaitu gabungan kata ghana yang berarti pepohonan lebat dan rukh yang berarti permukiman di dataran tinggi. Nama tersebut menggambarkan letak desa yang berada di lereng bukit dan dikelilingi vegetasi yang rimbun. Hingga kini, Ghandruk tetap menjadi salah satu desa bersejarah yang berhasil mempertahankan identitas budayanya.

2. Dihuni oleh masyarakat Gurung yang masih menjaga tradisi

Masyarakat Gurung sedang menenun kain.
Masyarakat Gurung sedang menenun kain. (commons.wikimedia.org/Gerd Eichmann)

Sebagian besar penduduk Ghandruk berasal dari suku Gurung yang telah tinggal di desa ini selama beberapa generasi. Mereka masih mempertahankan rumah tradisional berbahan batu dengan pintu dan jendela kayu berukir. Kehidupan masyarakatnya juga masih dipenuhi berbagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

Mayoritas warga bekerja sebagai petani dengan mengolah sawah dan ladang bertingkat di lereng pegunungan. Mereka menanam bahan pangan dan berbagai jenis sayuran yang dipasarkan ke daerah sekitar. Selain itu, banyak perempuan Gurung yang masih menenun kain dan membuat kerajinan tangan dengan teknik tradisional.

3. Menawarkan panorama Pegunungan Himalaya yang luar biasa

Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah
Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah. (commons.wikimedia.org/Sudeepacharya076)

Salah satu daya tarik utama Ghandruk adalah pemandangan Pegunungan Himalaya yang dapat dinikmati langsung dari desa. Wisatawan bisa melihat puncak Annapurna I, Annapurna South, Hiunchuli, Machhapuchhre atau Fishtail Peak, serta Gangapurna tanpa harus melakukan pendakian berat. Panorama tersebut terlihat semakin indah saat matahari terbit maupun terbenam.

Suasana alam di sekitar desa Ghandruk masih sangat terjaga. Hutan hijau, udara pegunungan yang sejuk, dan lanskap perbukitan membuat Ghandruk menjadi tempat yang cocok untuk melepas penat. Keindahan alamnya juga menjadikan desa ini sebagai salah satu lokasi favorit para fotografer.

4. Terasering menjadi solusi bertani di lereng pegunungan

Lahan pertanian di Desa Ghandruk dibuat dengan teknik terasering.
Lahan pertanian di Desa Ghandruk dibuat dengan teknik terasering. (commons.wikimedia.org/Manuel Velazquez)

Masyarakat Gurung memanfaatkan lereng pegunungan sebagai lahan pertanian. Lahan pertanian di sini dibentuk menjadi terasering yang mengikuti kontur lereng. Sistem ini membantu mengurangi erosi tanah, memperlambat aliran air hujan, dan meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah sehingga lahan tetap subur. Dilansir Discovery World Trekking, di teras-teras tersebut, masyarakat Gurung menanam padi, jagung, millet, kentang, serta berbagai sayuran sesuai musim. Teknik pertanian ini telah diwariskan turun-temurun dan menjadi contoh bagaimana manusia mampu beradaptasi dengan kondisi pegunungan yang curam.

5. Termasuk bagian dari kawasan konservasi terbesar di Nepal

Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah
Ghandruk, desa yang menawarkan panorama Himalaya yang indah. (commons.wikimedia.org/Kushaltmg)

Ghandruk berada di dalam Annapurna Conservation Area yang memiliki luas 7.629 kilometer persegi. Kawasan ini melindungi beragam ekosistem, mulai dari hutan subtropis hingga padang rumput alpen dan kawasan bersalju di Himalaya. Wilayah konservasi ini menjadi habitat berbagai satwa liar, seperti macan tutul salju, thar Himalaya, musk deer, serta lebih dari 500 spesies burung. Keberadaan masyarakat lokal dan kawasan konservasi dikelola secara berdampingan melalui konsep konservasi berbasis komunitas.

Ghandruk membuktikan bahwa sebuah desa kecil mampu menawarkan pengalaman wisata yang sangat lengkap. Keindahan alam, budaya Gurung yang masih lestari, serta sejarah panjangnya menjadikan desa ini berbeda dari destinasi pegunungan lainnya di Nepal. Tidak heran jika Ghandruk selalu menjadi salah satu desa yang wajib dikunjungi saat menjelajahi kawasan Annapurna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More