Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Menarik Gagak Kaledonia Baru, Pandai Merakit Alat Gabungan!
Gagak Kaledonia Baru (commons.wikimedia.org/Donald Davesne)
  • Gagak Kaledonia Baru merupakan spesies endemik Kaledonia Baru yang menghuni Grande Terre dan Pulau Mare, dari hutan hujan hingga perkebunan.
  • Burung omnivora ini memiliki paruh pendek, tumpul, dan menyerupai pahat; mereka mencari serangga, buah, hingga hewan kecil, sering dalam kelompok keluarga.
  • Dalam eksperimen, beberapa gagak tanpa pelatihan mampu menggabungkan potongan benda menjadi alat lebih panjang untuk meraih makanan; populasinya berstatus risiko rendah menurut IUC.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gagak identik dengan burung berwarna hitam yang dikenal dengan kepandaiannya. Nah, salah satu spesiesnya dari Pasifik Selatan memiliki kemampuan kognitif yang sangat mengagumkan, lho. Dia adalah gagak Kaledonia Baru (Corvus moneduloides). Gagak ini dikenal mampu membuat dan menggabungkan alat untuk membantunya mendapatkan makanan, lho!

Kemampuan tersebut membuat spesies ini banyak menarik perhatian para ilmuwan. Selain dikenal cerdas, gagak Kaledonia Baru juga memiliki sejumlah karakteristik menarik dari penampilan hingga perilakunya. Yuk, kenalan lebih dekat dengannya lewat lima fakta gagak Kaledonia Baru berikut!

1. Gagak endemik dari Kaledonia Baru

Wilayah persebaran gagak Kaledonia Baru (commons.wikimedia.org/Eric Gaba)

Seperti namanya, gagak Kaledonia Baru merupakan spesies yang berasal dari Kaledonia Baru. Kaledonia baru merupakan sebuah kepulauan di Samudra Pasifik yang terletak sekitar 1.200 kilometer di sebelah timur Australia. Burung ini merupakan spesies endemik Kaledonia Baru sehingga secara alami persebarannya terbatas di wilayah tersebut.

Gagak Kaledonia Baru diketahui menghuni pulau utama Grande Terre dan Pulau Mare di Kepulauan Kaledonia Baru. Burung ini dapat ditemukan di berbagai habitat, mulai dari hutan hujan, sabana, hingga perkebunan. Meskipun wilayah persebarannya terbatas, burung ini tergolong cukup umum di habitatnya. Keberadaannya menjadi salah satu contoh keanekaragaman hayati khas Kaledonia Baru yang memiliki banyak spesies endemik.

2. Gagak dengan penampilan paruh yang berbeda dari gagak biasanya

Gagak Kaledonia Baru (commons.wikimedia.org/Yi-Kai Tea)

Secara sekilas, gagak Kaledonia Baru memiliki penampilan yang tidak jauh berbeda dari burung gagak lainnya. Dilansir Birds of the World, burung ini memiliki panjang tubuh sekitar 40–43 sentimeter. Gagak jantan berukuran lebih besar dengan berat sekitar 280–355 gram, sedangkan betina memiliki berat sekitar 225–330 gram.

Seluruh tubuhnya ditutupi bulu hitam mengilap dan memiliki ekor yang cukup panjang. meski penampilannya mirip seperti gagak pada umumnya, tapi gagak Kaledonia Baru punya bentuk paruh yang sedikit berbeda dari biasanya. Paruhnya sedikit lebih pendek dan tumpul, serta tidak memiliki lengkungan tajam ke bahwa seperti gagak pada umumnya. Paruhnya justru agak berbentuk kerucut dengan ujung menyerupai pahat.

3. Burung omnivora yang suka mencari makan bersama kelompoknya

Gagak Kaledonia Baru (commons.wikimedia.org/MD sajjad hossain photography)

Gagak kaledonia baru merupakan burung omnivora dengan menu makan yang cukup beragam. Burung ini diketahui mengonsumsi serangga beserta larvanya, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, bunga, siput, telur, hingga burung kecil. Terkadang burung ini juga mengonsumsi bangkai dan berbagai bahan makanan lain yang tersedia di lingkungannya.

Dalam mencari makanan, gagak ini tidak selalu melakukannya sendirian. Mereka sering terlihat mencari makan dalam kelompok keluarga. Biasanya kelompok gagak ini terdiri dari delapan individu. Namun, dalam kondisi tertentu, kelompoknya bahkan bisa berjumlah lebih banyak dan mencapai sekitar 30 individu.

4. Pandai merakit alat gabungan untuk membantunya mencari makanan

Kemampuan menggunakan alat sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya asing di dunia hewan. Namun, gagak Kaledonia Baru memiliki kemampuan yang jauh lebih berbeda dari biasanya. Burung ini dikenal dengan kemampuannya dalam menggabungkan beberapa benda untuk menghasilkan alat baru, lho. Kemampuan tersebut memungkinkan mereka membuat alat yang lebih panjang dari beberapa bagian pendek yang jika digunakan sendiri tidak dapat menjangkau makanan.

Dalam sebuah eksperimen yang dilakukan oleh Max Planck Institute for Ornithology di Seewiesen, Jerman, dan University of Oxford, para peneliti menyediakan kotak berisi makanan yang tidak dapat dijangkau menggunakan potongan benda pendek. Tanpa mendapat pelatihan atau contoh sebelumnya, beberapa gagak berhasil memasukkan satu potongan ke dalam potongan lainnya dan menggunakannya sebagai alat yang lebih panjang. Bahkan, seekor gagak bernama Mango mampu menggabungkan hingga tiga dan empat bagian untuk mendapatkan makanan.

5. Populasinya cenderung stabil meski memiliki wilayah persebaran yang terbatas

Gagak Kaledonia Baru (commons.wikimedia.org/benkeen)

Meski memiliki wilayah persebaran yang terbatas, gagak Kaledonia Baru saat ini belum termasuk burung yang terancam secara global. Berdasarkan status konservasinya, spesies ini masuk kategori least concern atau risiko rendah menurut IUC. Populasinya juga masih tergolong cukup umum di wilayah persebarannya.

Status tersebut bukan berarti spesies ini sepenuhnya terbebas dari ancaman. Persebarannya yang terbatas membuat kondisi habitat tetap menjadi hal penting bagi kelangsungan populasinya. Oleh karena itu, pelestarian habitat menjadi hal penting untuk menjaga eksistensinya di Kaledonia Baru.

Itulah lima fakta mengenai gagak Kaledonia Baru, si burung yang pandai merakit peralatan. Burung ini menunjukkan bahwa kecerdasan tidak hanya ditemukan pada manusia dan primata saja. Kemampuan tersebut membuat gagak Kaledonia Baru menjadi salah satu burung yang menarik untuk dipelajari, sekaligus memperlihatkan betapa beragamnya bentuk kecerdasan di dunia hewan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article