Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Yellow Mantled Widowbird, Burung Bahu Kuning dari Afrika
burung euplectes macroura (commons.wikimedia.org/i_c_riddell)
  • Yellow-mantled Widowbird adalah burung passerine Afrika dari famili Ploceidae yang hidup di padang rumput, rawa, dan kawasan basah bervegetasi tinggi.
  • Saat musim kawin, jantan berubah menjadi hitam pekat dengan bahu kuning terang serta ekor panjang untuk mendukung pertunjukan visual menarik betina.
  • Makanannya didominasi biji-bijian di rerumputan; habitat alami yang sehat penting bagi ketersediaan pakan, perlindungan, dan perkembangbiakan spesies ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yellow-mantled Widowbird (Euplectes macroura) merupakan burung passerine dari famili Ploceidae yang tersebar di berbagai wilayah Afrika. Spesies ini terkenal karena penampilan jantan yang berubah drastis ketika musim kawin, terutama melalui munculnya bulu hitam pekat dan tanda kuning mencolok di bagian bahu. Perubahan tersebut membuat Yellow-mantled Widowbird menjadi salah satu burung padang rumput yang menarik untuk diamati.

Di luar musim kawin, jantan memiliki warna tubuh yang jauh lebih kusam sehingga terlihat berbeda dibandingkan penampilannya saat berkembang biak. Burung ini umumnya hidup di padang rumput, rawa, serta kawasan dengan vegetasi tinggi yang menyediakan tempat mencari makan dan berlindung. Berikut lima fakta menarik Yellow-mantled Widowbird, burung bahu kuning dari Afrika.

1. Jantan memiliki bahu kuning yang mencolok saat musim kawin

burung euplectes macroura (inaturalist.org/Owen Burnham)

Ciri paling khas Yellow-mantled Widowbird terdapat pada bagian bahu atau mantel atas jantan. Dilansir Birds of the World, ketika memasuki musim kawin, bulu tubuh jantan berubah menjadi hitam pekat dengan bagian bahu berwarna kuning terang yang sangat kontras. Perpaduan warna tersebut membuat jantan mudah dikenali ketika terbang atau bertengger di antara rerumputan.

Warna kuning tersebut berasal dari bulu pada bagian punggung atas dan bahu yang terlihat jelas ketika ketika sayap dibuka. Penampilan mencolok ini menjadi bagian dari dimorfisme seksual yang membuat jantan dan betina memiliki tampilan berbeda. Pada betina dan individu yang tidak sedang dalam bulu kawin, warna tubuh umumnya lebih cokelat dan tidak terlalu mencolok.

2. Jantan menumbuhkan ekor panjang untuk menarik pasangan

burung euplectes macroura (inaturalist.org/Boni Moustapha MOUSSA)

Seperti anggota kelompok widowbird lainnya, jantanYellow-mantled Widowbird memiliki bulu ekor yang memanjang ketika memasuki periode reproduksi. Bulu ornamental tersebut membuat siluet tubuh jantan tampak jauh lebih dramatis dibandingkan ketika berada di luar musim kawin. Ekor yang panjang menjadi salah satu karakter yang berperan dalam penampilan seksual spesies ini.

Dilansir Birds4Africa, bulu ekor tersebut juga berkaitan dengan perilaku kawin jantan yang melibatkan pertunjukan visual. Jantan akan menggunakan penampilannya untuk menarik perhatian betina sekaligus menunjukkan kondisi fisiknya kepada calon pasangan. Perubahan bentuk tubuh yang terjadi hanya pada periode tertentu membuat spesies ini menjadi contoh menarik dari seleksi seksual pada burung.

3. Menghuni padang rumput dan kawasan basah

burung euplectes macroura (inaturalist.org/David Roche)

Yellow-mantled Widowbird terutama ditemukan di habitat terbuka yang memiliki rerumputan tinggi dan vegetasi yang cukup rapat. Dilansir IUCN Red List, spesies ini juga dapat menghuni rawa, padang rumput basah, serta kawasan yang tergenang secara musiman. Lingkungan tersebut menyediakan sumber makanan sekaligus vegetasi yang dapat digunakan untuk berlindung dan berkembang biak.

Ketergantungan pada habitat berumput membuat keberadaan vegetasi alami sangat penting bagi spesies ini. Yellow-mantled Widowbird sering terlihat mencari makan di antara rerumputan atau bertengger pada batang tanaman yang tinggi. Pada beberapa wilayah, perubahan penggunaan lahan dan hilangnya habitat basah dapat memengaruhi kualitas lingkungan yang tersedia bagi burung ini.

4. Memiliki pola makan yang didominasi biji-bijian

burung euplectes macroura (inaturalist.org/bureaubenjamin)

Makanan Yellow-mantled Widowbird terutama terdiri atas biji-bijian yang ditemukan di antara rerumputan dan tumbuhan lain di habitatnya. Dilansir Birds of the World, burung ini menggunakan paruhnya untuk mengambil serta mengolah biji yang tersedia di lingkungan sekitar. Pada kondisi tertentu, burung juga dapat memanfaatkan sumber makanan lain yang tersedia di habitatnya.

Pola makan tersebut membuat Yellow-mantled Widowbird memiliki hubungan yang cukup erat dengan ekosistem padang rumput. Kelimpahan biji dan tumbuhan penghasilnya dapat memengaruhi ketersediaan makanan bagi populasi burung. Karena itu, keberadaan padang rumput yang sehat menjadi salah satu faktor penting bagi keberlangsungan spesies ini.

5. Jantan melakukan pertunjukan untuk menarik perhatian betina

burung euplectes macroura (inaturalist.org/Christian Artuso)

Musim kawin menjadi periode ketika jantan Yellow-mantled Widowbird menunjukkan perilaku yang lebih aktif. Jantan dapat melakukan pertunjukan visual dengan menampilkan bulu tubuh dan ekor panjangnya di area yang menjadi tempat berkumpulnya individu. Perilaku tersebut merupakan bagian dari strategi reproduksi yang membantu jantan menarik perhatian betina.

Pertunjukan tersebut juga memperlihatkan pentingnya penampilan fisik dalam proses pemilihan pasangan pada kelompok widowbird. Jantan yang mampu mempertahankan bulu ormanental dan melakukan pertunjukan secara efektif dapat memperoleh kesempatan lebih besar untuk menarik pasangan. Setelah proses perkawinan berlangsung, betina kemudian mengambil peran penting dalam pembangunan sarang dan perawatan keturunan.

Yellow-mantled Widowbird merupakan burung Afrika yang menarik berkat perpaduan bahu kuning mencolok, bulu ekor panjang, dan perubahan penampilan saat musim kawin. Kehidupannya di padang rumput dan kawasan basah menunjukkan bagaimana spesies ini bergantung pada habitat terbuka yang kaya vegetasi. Keunikan penampilan dan perilaku reproduksinya membuat Yellow-mantled Widowbird menjadi salah satu burung padang rumput Afrika yang menarik untuk dikenali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article