Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Hewan yang Saling Membantu Merawat Anak, Unik Banget!

4 Hewan yang Saling Membantu Merawat Anak, Unik Banget!
ilustrasi gajah (pexels.com/Casey Allen)
  • Perawatan anak secara kooperatif pada hewan melibatkan anggota kelompok untuk menjaga, memberi makan, dan melindungi anak, sehingga meningkatkan peluang bertahan hidup di lingkungan menantang.
  • Pada gajah dan serigala, betina atau anggota kelompok lain mengawasi anak, membawa makanan, serta mendukung pembelajaran sosial, koordinasi, dan komunikasi selama tumbuh kembang.
  • Meerkat membagi tugas mencari makan dan mengawasi anak, sedangkan penguin kaisar memakai kelompok crèche untuk perlindungan sosial saat dewasa mencari makanan di laut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Merawat anak bukan hanya dilakukan oleh induk secara individual karena pada beberapa spesies ternyata ada anggota kelompok yang turut ikut membantu menjaga, memberi makan, hingga melindungi anak-anak yang memerlukan perhatian. Perilaku ini kerap dikenal sebagai perawatan anak secara kooperatif dan bisa memberikan keuntungan untuk kelangsungan hidup anak dalam lingkungan yang dipenuhi dengan berbagai tantangan.

Satu hal menarik adalah bentuk bantuan tersebut bisa ditemukan pada berbagai jenis hewan dengan cara yang berbeda-beda, mulai dari berbagi tugas, menjaga sarang, hingga membantu dalam mencarikan makan. Perilaku sosial ini menunjukkan bahwa kehidupan berkelompok pada hewan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan diri saja, namun juga berperan penting dalam membesarkan generasi berikutnya.

  1. 1. Gajah

    ilustrasi gajah (pexels.com/Tom D'Arby)
    ilustrasi gajah (pexels.com/Tom D'Arby)

    Gajah hidup dalam kelompok yang pada umumnya terdiri atas beberapa betina dan anak-anaknya sehingga perawatan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab dari satu induk saja. Betina lain dalam kelompok juga turut menjaga anak, membantu dalam mengawasi lingkungan sekitar, hingga berada di dekat anak pada saat induknya sedang mencari makan atau melakukan aktivitas lain.

    Anak gajah bisa berinteraksi dengan betina lain yang membantu dalam mengawasi dan membimbingnya selama proses tumbuh kembang berlangsung. Kehadiran beberapa individu dewasa bisa memberikan keuntungan pada kelompok dalam menghadapi berbagai ancaman karena lebih banyak gajah bisa memberikan respons perlindungan yang optimal.

  2. 2. Serigala

    ilustrasi serigala (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)
    ilustrasi serigala (pexels.com/Mehmet Turgut Kirkgoz)

    Serigala hidup dalam kelompok sosial yang memiliki struktur cukup kompleks dan perawatan anak turut melibatkan anggota kelompok selain induknya. Individu lain ternyata bisa membantu dalam menjaga anak serigala, membawa makanan, atau memberikan perhatian pada saat induk utama sedang meninggalkan sarang untuk mencari makan.

    Anak serigala bisa memperoleh kesempatan belajar melalui interaksi dengan berbagai anggota kelompok, termasuk pada saat mereka mulai bermain dan mengikuti aktivitas kelompok. Perilaku bermain tersebut kerap membantu anak untuk mengembangkan kemampuan sosial koordinasi tubuh, dan pola komunikasi yang nantinya diperoleh pada saat tumbuh dewasa.

  3. 3. Meerkat

    ilustrasi meerkat
    ilustrasi meerkat (britannica.com)

    Meerkat merupakan salah satu contoh hewan yang dikenal memiliki sistem perawatan anak secara kooperatif dalam kelompoknya. Pada saat beberapa individu mencari makanan, maka anggota lain bisa bertugas untuk mengawasi anak-anak yang berada di sekitar tempat tinggal kelompok dan memberikan peringatan apabila mereka mulai mendeteksi ancaman.

    Anggota kelompok juga turut membantu dalam menyediakan makanan bagi anak setelah mereka mulai memasuki tahap pada saat memerlukan makanan yang jauh lebih kompleks. Anak meerkat secara bertahap akan belajar bagaimana menangani makanan dan memahami berbagai keterampilan mencari makanan melalui interaksi dengan individu yang lebih dewasa.

  4. 4. Penguin kaisar

    ilustrasi penguin (unsplash.com/Hubert Neufeld)
    ilustrasi penguin (unsplash.com/Hubert Neufeld)

    Penguin kaisar memiliki pola pengasuhan yang turut melibatkan kerjasama dalam koloni, terutama pada saat kondisi lingkungan sangat dingin dan memerlukan perlindungan dari banyak individu. Anak-anak pinguin bisa berada dalam kelompok yang disebut sebagai crèche setelah mencapai tahap perkembangan tertentu, sementara penguin dewasa akan mencari makanan di laut.

    Anak tetap akan bergantung pada induknya untuk memperoleh makanan, namun keberadaan kelompok anak bisa memberikan perlindungan sosial tambahan dalam kondisi lingkungan yang cukup ekstrem. Dewasa bisa saling membantu menjaga keteraturan kelompok melalui interaksi dan respons terhadap kondisi di sekitarnya.

    Perawatan anak secara bersama-sama menunjukkan bahwa kehidupan sosial ternyata membawa keuntungan penting bagi sejumlah spesies hewan. Hewan-hewan di atas selalu memiliki bentuk kerjasama yang berbeda sesuai dengan lingkungan dan struktur kelompok masing-masing. Perilaku tersebut akan meningkatkan perlindungan dan peluang anak untuk bertahan di berbagai kondisi lingkungan yang ekstrem.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More