Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Spesies Kupu-kupu Raja dari Genus Apatura, Punya Warna Ungu
kupu-kupu raja ungu kecil (commons.wikimedia.org/xulescu_g)
  • Genus Apatura, atau kupu-kupu raja, dikenal dengan sayap cokelat bergradasi ungu dan persebaran luas; lima spesiesnya memiliki ukuran, warna, serta habitat berbeda.
  • Apatura ilia dan Apatura iris tersebar di wilayah Paleartik; ilia menghuni hutan rendah lembap, sedangkan iris memilih area berkayu dan lebih sering berada di puncak pohon.
  • Apatura metis dilindungi di Eropa, A. laverna memiliki larva nokturnal, sementara A. bieti endemik China di ketinggian 1.200–3.000 mdpl.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terbang bebas di pepohonan dan semak-semak merupakan kebiasaan kupu-kupu. Ia tak hanya terbang, tapi mencari sesuap nektar yang merupakan makanan utamanya. Seperti serangga lain, klasifikasi kupu-kupu juga cukup kompleks. Nah, salah satu jenis yang paling menarik adalah genus Apatura yang kerap disebut sebagai emperor atau kupu-kupu raja.

Ciri utamanya adalah sayap berwarna cokelat yang ditemani gradasi ungu. Ukurannya tidak terlalu besar, tetapi penyebaran genus Apatura terbilang cukup luas. Apa saja spesies kupu-kupu raja dari genus Apatura? Mari kita ulik kelima spesiesnya di artikel berikut.

1. Kupu-kupu raja ungu kecil (Apatura ilia)

kupu-kupu raja ungu kecil (inaturalist.org/Paul Cools)

Laman Pyrgus menjelaskan kalau kupu-kupu raja ungu kecil menghuni hutan dataran rendah dan area lembap yang ketinggiannya tak lebih dari 600-1000 mdpl. Spesies ini tersebar luas di area Paleartik, mulai dari Eropa hingga Jepang. Ukurannya juga tak terlalu besar dengan bentang sayap sekitar 5-7 centimeter. Soal warna, hewan ini diselimuti perpaduan cokelat dan ungu di sayap dalam. Secara luas, populasi kupu-kupu raja ungu kecil memang masih berlimpah. Namun, di beberapa wilayah Eropa ia menjadi satwa terancam punah.

2. Kupu-kupu raja ungu (Apatura iris)

kupu-kupu raja ungu (inaturalist.org/Gianfranco CARIGNANO)

Spesies ini sedikit lebih besar dari kupu-kupu raja ungu kecil dengan bentang sayap sekitar 6-9 centimeter. Selain itu, warna sayap dalamnya juga lebih gelap dengan gradasi ungu yang cerah. Dilansir NatureSpot, Apatura iris atau kupu-kupu raja ungu punya pilihan habitat yang spesifik, yaitu area berkayu. Tempat tersebut tak hanya aman dari predator, tetapi juga menyediakan pasokan makanan yang berlimpah bagi larvanya. Ia jarang terlihat di area rendah dan lebih sering beraktivitas di puncak pohon.

3. Kupu-kupu raja ungu freyer (Apatura metis)

kupu-kupu raja ungu freyer (inaturalist.org/fevzi08)

Salah satu ciri utama dari kupu-kupu raja ungu freyer adalah warna kuningnya yang kuat nan mencolok. Secara spesifik, warna tersebut sangat nampak saat sayap bagian dalamnya terbuka. Laman euroButterflies juga menjelaskan kalau habitat hewan dengan nama ilmiah Apatura metis ini terbatas di wilayah Eropa yang lembap dan kaya akan sumber air. Spesies ini juga sangat dilindungi di Eropa dan harganya cukup tinggi. Tercatat, satu spesimen bisa dihargai hingga $238 atau sekitar Rp4,3 jutaan.

4. Kupu-kupu raja laverna (Apatura laverna)

kupu-kupu raja ungu laverna (inaturalist.org/night-heron)

Individu dewasa dari kupu-kupu raja laverna terlihat sangat khas dengan perpaduan warna cokelat dan hitam yang serasi. Ukurannya juga cukup besar dengan bentang sayap mencapai 8 centimeter. Dilansir JungleDragon, hewan ini akan mulai bertelur pada musim panas. Umumnya, ia akan bertelur di dedaunan, khususnya daun dari tanaman Salix caprea dan Salix atrocinerea. Menariknya, larva/ulat dari kupu-kupu ini merupakan hewan nokturnal dan hanya akan mencari makanan pada malam hari.

5. Apatura bieti (belum memiliki nama umum)

Apatura bieti (inaturalist.org/raylei)

Laman iNaturalist menerangkan kalau Apatura bieti merupakan satwa endemik China. Ia memiliki dua subspesies, yaitu Apatura bieti laverna yang hidup di Shaanxi, Sichuan dan Apatura bieti yunlingensis yang menghuni wilayah Yunnan Utara. A. bieti punya kemiripan dengan kupu-kupu raja ungu kecil. Namun, perbedaan keduanya dapat terlihat dari bentuk sayap. Biasanya, hewan ini mulai terlihat beterbangan pada Juni hingga Juli dan hanya bisa ditemukan di daerah setinggi 1200 hingga 3000 mdpl.

Berbagai spesies kupu-kupu raja dari genus Apatura menunjukan keunikan tersendiri. Hal tersebut membuktikan bahwa spesies dengan kekerabatan yang dekat sekalipun tetap memiliki ciri fisik, kebiasaan, dan sifat yang khas. Kedekatan yang mereka miliki justru menunjukan hal lain, yaitu kesamaan evolusi, persamaan morfologi, dan kedekatan secara taksonomi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article