Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Fakta Gila Roadrunner, Burung Gurun Mengerikan Pengusir Roh Jahat
Burung roadrunner (unsplash.com/Jose)
  • Roadrunner dikenal sebagai burung gurun tangguh dengan kemampuan berlari hingga 41 km/jam, lebih suka berlari di darat daripada terbang untuk mencari mangsa dan bertahan hidup.
  • Hanya ada dua spesies roadrunner yang hidup di Amerika Utara dan Tengah, keduanya berpasangan seumur hidup serta memiliki kebiasaan berburu mangsa kecil hingga ular derik.
  • Suku-suku asli seperti Hopi dan Pueblo menganggap roadrunner sebagai simbol pelindung dari roh jahat, sementara secara alami burung ini mampu bertahan di musim dingin dengan memakan sayuran.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Di tengah gurun yang kering, roadrunner terlahir sebagai pelari tercepat. Burung ini tak perlu terbang tinggi untuk mendapatkan banyak makanan, mereka hanya perlu berjalan-jalan menyusuri gersangnya gurun dan semak belukar demi mendapatkan serangga, ular, buah, dan biji-bijian. Bukan karena tak bisa terbang, hanya saja roadrunner lebih menyukai berjalan dan berlari di darat daripada menghabiskan energi di udara.

Roadrunner dikenal sebagai simbol ketangguhan karena kemampuannya bertahan hidup di gurun dan musim dingin yang melanda. Alih-alih migrasi saat hawa dingin menusuk tulang, burung ini justru tetap bertahan di habitatnya dengan menikmati sayuran dan biji-bijian yang tercecer di tanah. Lebih dari itu, roadrunner juga dikenal sebagai burung yang mampu mengusir roh jahat. Pada artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam fakta-fakta menarik seputar burung roadrunner. Berikut 8 fakta menariknya!

1. Kemampuan berlari sangat cepat

Burung roadrunner (unsplash.com/Alex)

Roadrunner adalah burung darat besar dalam keluarga cuckoo. Mereka mendiami wilayah gurun di Amerika Utara dan Amerika Tengah, tempat mereka berpasangan seumur hidup. Roadrunner dianugerahi kemampuan berlari yang sangat cepat. Burung greater roadrunner berukuran sedikit lebih besar, sehingga sedikit lebih cepat. Saat berlari kencang, greater roadrunner dapat mencapai kecepatan 26 mil per jam (41 km/jam), dan lesser roadrunner 20 mil per jam (32 km/jam).

Sebagai perbandingan, rata-rata orang dapat berlari cepat dengan kecepatan 12 hingga 18 mph. Pelari Olimpiade Usain Bolt mencapai kecepatan tertinggi 27,33 mph, sedikit lebih cepat daripada Greater Roadrunner. Bisa dibilang, roadrunner adalah burung tercepat di dunia yang masih memiliki kemampuan terbang. Bahkan anak burung roadrunner yang berusia 3 minggu mampu berlari lebih cepat dari predator dan menangkap makanan sendiri.

Burung roadrunner menjaga keseimbangan menggunakan bulu ekornya yang panjang dan mencuat untuk menciptakan mekanisme kemudi, rem, dan penyeimbang yang efektif saat berbelok tajam, tetapi kaki merekalah yang memungkinkan kecepatan yang sangat tinggi tersebut.

2. Terdapat dua spesies burung roadrunner

Burung roadrunner (commons.wikimedia/lwolfartist)

Hanya ada dua spesies burung roadrunner, yaitu roadrunner besar (Geococcyx californianus) yang tersebar dari wilayah barat daya dan tengah-selatan Amerika Serikat hingga Meksiko, dengan panjang rata-rata sekitar 55 cm (22 inci). Spesies kedua yakni, roadrunner kecil (Geococcyx velox), yang ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, yang panjangnya sekitar 45 cm (18 inci).

Kedua spesies ini terlihat sangat mirip, dengan penampilan bulu berwarna cokelat bergaris, postur tegak, kaki dan ekor panjang, serta jambul di kepala. Burung roadrunner kecil memiliki bercak kulit biru terang di belakang mata, sedangkan pada burung roadrunner besar, kulit ini memudar dari biru menjadi putih hingga merah hangat.

3. Berpasangan seumur hidup

Burung roadrunner (unsplash.com/JC)

Pasangan burung roadrunner dapat berpasangan seumur hidup. Burung jantan biasanya melakukan pertunjukan untuk memikat betina agar mau kawin. Terkadang, burung jantan akan menggantungkan makanan, seperti kadal atau ular, dari paruhnya untuk memikat betina. Di lain waktu, burung jantan akan mengibaskan ekornya sembari membungkuk dan mengeluarkan suara mendesing atau mendesah, lalu melompat ke udara dan menerkam pasangannya.

Musim kawin dan bersarang bervariasi menurut wilayah. Di wilayah yang hanya memiliki satu musim hujan, burung-burung tersebut hanya bersarang di musim semi. Di daerah yang lebih banyak hujan, dan dengan demikian lebih banyak sumber makanan, mereka akan bersarang lagi pada bulan Agsutus dan September.

4. Dipercaya bisa mengusir roh jahat

Burung roadrunner (unsplash.com/Jessica)

Suku Hopi dan suku Pueblo lainnya percaya bahwa burung roadrunner adalah burung obat dan dapat melindungi dari roh jahat. Jejak kaki mereka yang berbentuk X yang tidak biasa digunakan sebagai simbol suci untuk mengusir kejahatan di banyak suku Pueblo—sebagian karena mereka memohon kekuatan pelindung dari burung roadrunner itu sendiri, dan sebagian karena bentuk X dari jejak tersebut menyembunyikan arah yang dituju burung (sehingga mengalihkan roh jahat).

Jejak kaki roadrunner yang distilisasi juga telah ditemukan dalam seni cadas suku-suku leluhur di Barat Daya seperti budaya Anasazi dan Mogollon. Bulu roadrunner secara tradisional digunakan untuk menghiasi buaian Pueblo sebagai perlindungan spiritual bagi bayi. Di suku-suku Indian Meksiko, melihat roadrunner dianggap membawa keberuntungan. Di beberapa suku Meksiko, burung itu dianggap suci dan tidak pernah dibunuh, tetapi sebagian besar Indian Meksiko menggunakan daging roadrunner sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit atau meningkatkan stamina dan kekuatan.

5. Memakan apapun yang mereka temukan di tanah

Burung roadrunner (pexels.com/Mary)

Roadrunner adalah omnivora oportunistik, mereka memakan mamalia kecil, kadal, serangga, serta buah dan biji-bijian. Roadrunner termasuk pemburu yang hebat, dan akan memakan hampir semua makhluk hidup yang mereka temukan di tanah, bahkan telur burung. Beberapa makanan favorit roadrunner seperti laba-laba, kelabang, kaki seribu, belalang, jangkrik, ulat, kumbang, kadal, kalajengking, ular, tupai tanah muda, tikus, burung puyuh, burung pipit, bangkai, telur, dan buah.

Burung roadrunner sebagian besar memakan makhluk hidup kecil, tetapi mereka juga akan memakan buah dan biji-bijian jika mangsa langka. Buah terutama berasal dari kaktus pir berduri dan tanaman sumac, sedangkan biji-bijian dapat dicari di tanah. Burung ini juga memakan bangkai, terutama di pinggir jalan. Mereka lebih menyukai mangsa hidup, burung roadrunner tidak akan menolak telur reptil atau burung jika mereka menemukannya saat berburu makanan.

6. Pemburu yang hebat

Burung roadrunner (pexels.com/Jessica)

Selain kecepatan berlarinya, roadrunner juga dinobatkan sebagai pemburu yang hebat. Mereka menghabiskan waktunya dengan berjalan cepat, mencari mangsa. Ketika mereka melihat sesuatu yang bisa menjadi santapan lezat, mereka berlari dengan kecepatan tinggi menuju mangsanya. Setelah cukup dekat, roadrunner akan menerkam. Jika mangsanya terlalu kecil dan tidak melawan, roadrunner biasanya menelannya secepat mungkin. Roadrunner bahkan akan mengincar hewan yang terbang, dan diketahui melompat lurus ke udara untuk menangkap burung atau serangga.

Kemampuan berburunya tidak hanya sebatas pada hewan terbang, yang mana di sini roadrunner juga memakan ular derik. Burung roadrunner memakan banyak ular, meskipun mereka lebih menyukai ular yang panjangnya kurang dari 18 inci. Ketika burung roadrunner menemukan ular, mereka akan berjongkok rendah dan mengelilinginya. Kemudian bergerak lebih dekat, dan mengembangkan sayapnya. Bulu ekornya mengarah lurus ke atas. Mereka menggerakkan bulu ekornya dari sisi ke sisi saat mengelilingi ular untuk membingungkannya.

Setiap kali ular menyerang, burung ini melompat mundur ke udara, menghindari gigitan yang mematikan. Begitu burung roadrunner mengincar ular, mereka menyerang. Roadrunner menunggu ular menyerang, menghindar, dan mencengkeram ular di bagian belakang kepala. Begitu berada di paruh burung roadrunner, ular hampir tidak punya harapan hidup.

7. Saat musim dingin roadrunner memakan sayuran

Burung roadrunner (pexels.com/flickr)

Musim dingin di gurun bisa terjadi sangat keras. Beberapa hewan di sana bertahan hidup dengan menggunakan beberapa metode yang berbeda. Burung roadrunner, bertahan hidup di musim dingin dengan memasuki kondisi yang disebut torpor selama berjam-jam. Torpor adalah kondisi di mana tubuh mendingin, detak jantung melambat, dan metabolisme hampir berhenti. Dengan melakukan ini, burung roadrunner menghemat energi, yang berarti mereka membutuhkan lebih sedikit kalori dan karenanya kurang perlu berburu.

Roadrunner memiliki satu trik lagi untuk bertahan hidup di musim dingin, yakni dengan memakan sayuran. Burung roadrunner adalah omnivora oportunistik, yang pada dasarnya berarti mereka tidak pilih-pilih makanan. Pada bulan-bulan musim dingin, ketika semua ular telah berhibernasi, dan hewan kecil tak berkeliaran, burung roadrunner lebih banyak memakan buah, biji, dan sayuran.

8. Penghuni gurun

Burung roadrunner (pexels.com/Ken)

Burung Roadrunner Besar paling beradaptasi dengan ekosistem kering dan terbuka, tetapi mereka adalah hewan yang mudah beradaptasi dan dapat hidup di berbagai habitat. Mereka dapat ditemukan di mana saja, mulai dari hutan pinus di California utara hingga rawa-rawa di pesisir Teluk Meksiko, tetapi mereka lebih menyukai semak belukar, padang rumput, dan lingkungan gurun.

Burung roadrunner beradaptasi dengan baik terhadap kondisi kering dan sering terlihat di habitat gurun. Namun, sebenarnya mereka terdapat di berbagai habitat yang menerima curah hujan yang beragam, dan populasi burung roadrunner baru-baru ini telah meluas ke arah timur. Ciri umum habitat burung roadrunner adalah vegetasi semi-terbuka dan semak belukar di daerah yang jarang penduduknya.

Itu dia 8 fakta menarik burung roadrunner. Mereka bukanlah sekadar burung gurun biasa, berkat kemampuan berburunya yang hebat, pelari yang cepat, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan keras, roadrunner telah dikenal sebagai burung paling tangguh dan berbahaya. Saking populernya, burung ini bahkan dipercaya mampu mengusir roh jahat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article