Comscore Tracker

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Dunia

Belajar alfabetnya saja sudah makan waktu!

Kamu suka bahasa? Beberapa waktu yang lalu, kami sempat membahas prasangka orang-orang mengenai poliglot, seseorang yang gemar mempelajari bahasa dan menguasai banyak bahasa.

Menjadi seorang poliglot memiliki keuntungan sendiri, dari dapat mendapat paparan terhadap budaya asing hingga jenjang karir sebagai seorang penerjemah ulung.

Jikalau kamu bercita-cita ingin menjadi seorang poliglot dan suka tantangan, mungkin kamu ingin mempertimbangkan menyerap 6 bahasa paling sukar dipelajari ini ke dalam lidahmu. Selamat berjuang!

1. Mandarin

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniaenglishfirst.com

Terkenal sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia, Bahasa Mandarin otomatis menjadi salah satu Bahasa yang paling sering digunakan oleh dunia. Terlebih dengan kemajuan industri dan perekonomiannya, Bahasa Mandarin menjadi salah satu yang digandrungi agar tetap kompetitif secara global.

Tetapi, begitu melihatnya saja, kamu akan langsung tahu bahwa mempelajari bahasa ini bukanlah sesuatu yang mudah, terlebih jika kamu sudah menguasai Bahasa Inggris.

Pertama, dari segi tulis-menulis, Bahasa Mandarin memiliki aksara hanzi. Berbeda dari kita yang sudah lekat dengan konsep menulis huruf Latin, hanzi memaksamu untuk menghapalkan cara menulisnya dengan benar. Hilang satu titik atau garis kecil? Beda arti. Belum lagi, hanzi dalam Bahasa Mandarin berjumlah ribuan.

https://www.youtube.com/embed/TnwOEBISYqU

Kedua, dari segi vokal, Bahasa Mandarin memiliki "nada". Beda nada? Beda arti. Bahasa Mandarin memiliki empat nada: datar, naik, meliuk, dan hentak. Percayalah, satu kata memiliki empat arti yang berbeda jika dilafalkan dengan empat nada tersebut.

Sebagai contoh, kata "Ma" dalam Bahasa Mandarin bisa berarti "kuda"/马 (nada meliuk/Mǎ), "ibu"/妈 (nada datar/Mā), "memarahi"/骂 (nada turun/Mà), dan "rami"/麻 (nada naik/Má).

Oh, ya, agar lebih menantang, Bahasa Mandarin juga memiliki beberapa dialek, seperti dialek Kanton yang dipakai di beberapa negara ASEAN (termasuk beberapa etnis Tionghoa di Indonesia), Tiongkok tenggara, dan Hong Kong. Dialek Kanton memiliki cara penulisan dan pelafalan yang berbeda juga!

"你准备好了吗?"

2. Arab

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniaes.verbling.com

Bahasa ke-2 yang ternyata cukup sulit untuk dipelajari adalah Bahasa Arab. Sama seperti Mandarin, Bahasa Arab tersebar ke beberapa penjuru Timur Tengah dan Afrika. Beda daerah, beda jenis Bahasa Arab.

Tentukan dulu Bahasa Arab mana yang kamu inginkan. Sudah? Oke, sekarang saatnya mengenal bagian sulit pada Bahasa Arab.

Dari segi penulisan, Arab bersanding dengan Bahasa Mandarin, Jepang, dan Korea sebagai Bahasa dengan penulisan non-Latin. Memang, 28 huruf Arab lebih mudah dipahami oleh daripada ribuan karakter hanzi.

Jangan terlena, hal tersebut hanyalah penyesuaian agar kamu terbiasa dengan sistem penulisan Arab. Hal yang membuat membaca dan menulis dalam Bahasa Arab sangat menantang bagi pemula adalah mengesampingkan sebagian besar huruf vokal saat menulis. Sehingga membacanya saja sudah cukup sulit!

Terbiasa menulis dari kiri ke kanan? Seperti yang kamu sudah tahu, penulisan Arab ditulis dari kanan ke kiri, bukan dari kiri ke kanan.

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniakawa-news.com

Karakteristik pelafalan dalam Bahasa Arab pun membuatnya juga sulit untuk dipelajari. Beberapa suara yang digunakan terkesan asing untuk penutur dari Bahasa lain, salah satunya adalah suara belakang tenggorokan yang terdengar seperti kumur-kumur. Jika kamu pernah belajar Bahasa Prancis, akan cukup mudah bagimu.

Tata bahasa Arab juga menantang. Dalam Bahasa Arab, kata kerja cenderung muncul sebelum subjek, dan kata-kata Arab memiliki bentuk ganda selain bentuk tunggal dan jamak.

"هل أنت جاهز؟"

3. Polandia

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniaxperiencepoland.com

Bahasa asing paling sulit yang kamu dapat kamu pelajari adalah bahasa Polandia. Tenang saja, dalam hal alfabet, bahasa Polandia memakai penulisan Latin. Jadi, kamu tidak perlu takut. Mudah, kan? Oh, tunggu sampai kamu melihat cara pengejaan dan tata bahasa Polandia.

Pertama, dari segi tata bahasa, bahasa Polandia yang berasal dari rumpun bahasa Slavia Barat memiliki 7 kasus tata bahasa:

  • Nominatif,
  • Gender,
  • Datif,
  • Akusatif,
  • Instrumental,
  • Lokatif, dan
  • Vokatif.

Kalau melihat 7 kasus tersebut, sebenarnya, bahasa Polandia 11-12 dengan bahasa Jerman. Hanya saja, (bukan menakut-nakuti) bahasa Polandia memang jauh lebih sulit.

Alasan kedua adalah dari segi pengejaan. Kata-kata Polandia mayoritas disisipi oleh banyak konsonan, sehingga susah dan tricky untuk dibaca. Sebagai contoh, konsonan "z" pada kata "Szczęście" yang memiliki arti "kebahagiaan".

"Jesteś gotowy?"

Baca Juga: Sejarah Awal Mula Drive Thru, Ini 7 Fakta Perkembangannya hingga Kini

4. Rusia

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniareadrusia.com

Selanjutnya, bahasa yang cukup sulit untuk dipelajari adalah Bahasa Rusia. Akan tetapi, kamu akan terdengar bad-ass kalau bisa menguasainya. Lalu, apa yang membuat Bahasa Rusia menjadi salah satu yang sulit dipelajari?

Pertama adalah alfabetnya. Alfabet Rusia disebut Alfabet Kiril yang terdiri dari berbagai huruf Latin yang kita sudah familier dan huruf yang... "apa itu?"

"Oh, yang penting ada yang bisa dimengerti~"

Jangan anggap enteng! Beberapa huruf Kiril mungkin terlihat familier. Akan tetapi, pelafalannya berbeda dari huruf Latin. Sebagai contoh, huruf "B" dalam alfabet Kiril dilafalkan sebagai "V".

Sama-sama berasal dari rumpun bahasa Slavia, Bahasa Rusia berasal dari Slavia Timur. Jadi... tata bahasanya mirip dengan Polandia. Bedanya, kalau Bahasa Polandia memiliki 7 kasus, Rusia hanya memiliki 6 kasus tata bahasa. Tetap saja, itulah salah satu alasan mengapa Bahasa Rusia cukup sulit!

Oh ya, jika kamu belajar Bahasa Inggris, terdapat "to be" (am, is, dan are) untuk sifat dan benda, kan? Buang jauh-jauh untuk Bahasa Rusia karena tata bahasanya tidak mengenalnya! Jika kamu bilang "I am student", bahasa Rusia hanya akan mengartikannya "I student".

Selain tata bahasa, Bahasa Rusia memiliki banyak konsonan di kata-katanya, seperti Bahasa Polandia, sehingga membacanya saja sudah butuh tenaga ekstra.

"вы готовы?"

5. Turki

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniaeaie.org

Aglutinatif. Pernah dengar kata itu? Jika belum tidak apa-apa. Bahasa aglutinatif adalah bahasa yang sebagian besar katanya dibentuk menggunakan perekatan morfem. Bahasa Indonesia adalah salah satunya, lho! Nah, bahasa aglutifnatif yang cukup sulit dipelajari selanjutnya adalah Bahasa Turki.

Jadi, tanpa preposisi, Bahasa Turki menempelkan prefiks dan sufiks ke satu kata untuk berkomunikasi. Dengan demikian, Bahasa Turki memiliki kata-kata yang relatif panjang dan ngejelimet untuk diucapkan.

Salah satu konsep dalam Bahasa Turki yang membingungkan adalah memiliki harmonisasi vokal. Apa itu? Jadi, huruf vokal dalam satu kata diubah atau satu kata diakhiri dengan huruf vokal agar membuat kata-kata dalam kalimat "mengalir" dengan indah.

Terbagi menjadi dua harmonisasi (e dan i), kalau kamu menguasai harmonisasi vokal ini, kamu akan dengan cepat memahami Bahasa Turki.

Kalau kamu sudah mempelajari Bahasa Arab, kamu akan diuntungkan. Sejumlah besar kata-kata kosakata asing pada Bahasa Turki memiliki asal dari Bahasa Arab (terkait dengan sejarah Turki sebagai salah satu negara Islam terbesar). Contohnya, mengucapkan "Halo" dalam Bahasa Turki sama dengan bahasa Arab, "Merhaba"!

Selain itu, tata bahasa Turki tidak serumit bahasa lain, dan meskipun kata-katanya relatif panjang, kamu tidak akan menemui halangan berat!

"Hazır mısın?"

6. Denmark

Dear Polyglot, Ini 6 Bahasa Paling Sulit di Duniaoptilingo.com

Bahasa tersulit yang dapat kamu pelajari adalah Bahasa Denmark.

Sebenarnya, dibandingkan dengan bahasa lain di daftar ini, Bahasa Denmark memiliki tata bahasa yang relatif mudah dipelajari. Malah, tata bahasa Denmark memiliki banyak kesamaan dengan Bahasa Inggris.

Jadi, apa yang membuat Bahasa Denmark menjadi bahasa tersulit terakhir? Pelafalannya. Membaca tulisan Bahasa Denmark hampir benar-benar melenceng dari tulisannya di atas kertas. Sebagai contoh, "Mit navn er" (Namaku ....) dibaca /mit nau'n air/. Atau, "Permisi" dalam bahasa Denmark, "Undskyld" dibaca /Un-school/.

"Kok... beda dengan tulisannya?"

Iya, kan? Meskipun kesulitannya hanya di bagian cara baca, butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan ejaan Bahasa Denmark. Hal tersebut menjadikan Bahasa Denmark sebagai salah satu bahasa tersulit di daftar ini.

"Er du klar?"

Itulah bahasa-bahasa tersulit yang dapat kamu pelajari sebagai tantangan. Dengan mempelajari bahasa-bahasa ini, kamu bukan hanya terpapar pada budaya lain, tetapi juga membuka kesempatan karir yang lebih jauh.

Semangat, kamu pasti bisa!

Baca Juga: 7 Dinosaurus Terbesar Sepanjang Sejarah, Ada yang Tingginya 21 Meter

Topic:

  • Alfonsus Adi Putra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya