Comscore Tracker

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orang

Seberapa besar kamu mempercayainya? 

Penduduk di desa abad kesembilan, sering kali dihantui oleh beberapa kapal perang yang menghampiri pantai. Kamu pasti pernah mendengar tentang orang-orang brutal ini. Viking, datang untuk menjarah desa dan memperbudak beberapa penduduk desa. Bukan situasi yang menyenangkan bagi siapa pun, karena orang-orang Viking pasti meneror banyak negeri yang mereka jelajahi.

Tapi siapa sebenarnya bajak laut Norse ini? Seperti apakah penampilan mereka? Jenis senjata apa yang mereka gunakan, dan apa tepatnya yang mereka lakukan? Selama berabad-abad, ada banyak informasi palsu tentang orang-orang ini, menunggangi imajinasi kita dan menciptakan gambar yang bertentangan dengan kenyataan sejarah. 

1. Helm bertanduk

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangmentalfloss.com

Pasti kamu tahu kalau Viking terkenal dengan helm bertanduknya. Ini sudah tertanam dalam pikiran kita, sebagian berkat Minnesota Vikings dari National Football League dan desain helm ikonik mereka, serta strip komik Hägar the Horrible yang sudah ada sejak lama. Namun, pada kenyataannya, orang-orang Viking tidak memakai helm bertanduk. 

Asal usul helm bertanduk Viking berasal di fin-de-siecle Eropa, dan sutradara teater legendaris Richard Wagner. Pria Jerman itu menulis karya epiknya, Der Ring des Nibelungen yang diilhami oleh Norse pada tahun 1876, di mana desainer kostum Carl Emil Doepler menempelkan tanduk pada helm — setidaknya untuk opera, sehingga memunculkan mitos yang dikenakan oleh orang Viking, helm bertanduk. 

Menurut Vox, Jerman akhir abad ke-19 — yang sudah memasuki nasionalisme — menganggap sejarah Viking menarik, sebagian karena mereka mewakili kisah asal klasik dari Yunani dan Romawi. Dan dengan demikian,  legenda Norwegia dan Jerman saling terkait dalam imajinasi populer. 

2. Apa yang mereka lakukan adalah menjarah dan perbuatan buruk lainnya

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangthecommentator.com

Bangsa Viking muncul di Inggris pada 8 Juni 793, dan sekitar 300 tahun dipenuhi dengan kekerasan, kebrutalan, pemerkosaan, dan penjarahan. Inilah yang terkenal dengan bangsa Viking. Menurut Simon Keynes, seorang sejarawan Anglo-Saxon di Universitas Cambridge, bangsa Viking mencuri apa pun yang mereka bisa dapatkan. Mereka menjarah dan menajiskan gereja, membawa perempuan, membakar permukiman, dan terus kembali untuk mendapatkan lebih banyak lagi.

Sebenarnya, Viking tidak selalu mengambil apa yang mereka inginkan. Terkadang, mereka berdagang barang dan berbisnis. Menurut James Montgomery, profesor bahasa Arab di Universitas Cambridge, bangsa Viking memiliki hubungan dengan kekaisaran Khazar, melakukan ekspedisi ke Baghdad, dan berkontribusi pada pembentukan Kiev, yang membuat kita berpikir ulang bahwa bangsa Viking itu kejam. Dengan begitu, sudah jelas bahwa Viking adalah pedagang global.

Informasi yang menyatakan bahwa banyak orang Viking memperkosa dan menjarah, tetapi banyak juga diantara mereka yang tetap tinggal, menetap, berasimilasi, dan memengaruhi budaya — dengan banyak yang menerima dan memeluk agama Kristen.

Bahkan, menurut Chris Tuckley, kepala penafsiran di Pusat Jorvik, orang-orang Viking tidak seburuk orang-orang Normandia, yang secara sistematis menindas penduduk setempat daripada mengintegrasikan seperti yang dilakukan orang Viking. Namun, citra Viking yang terkenal sebagai perampok dan peneror membuat film lebih menarik, kan. 

Baca Juga: 10 Kisah Dewa-dewi Mitologi Norwegia, Pujaan Hati Para Viking

3. Bangsa Viking melakukan banyak pertumpahan darah dibandingkan bangsa-bangsa kontemporer lainnya

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangdailymail.co.uk

Bersamaan dengan gambaran Viking sebagai pemerkosa dan penjarah, datanglah pandangan bahwa mereka sangat haus darah — jauh lebih banyak korban daripada orang miskin yang mereka teror. Akan tetapi, sejarah membuktikan ini tidak benar-benar terjadi. Berlawanan dengan apa yang mungkin dipercayai oleh beberapa orang, dunia bukanlah tempat yang damai sampai orang Viking muncul dan merusak segalanya.

Sebelas tahun sebelum Viking muncul di Lindisfarne, Charlemagne melakukan kejahatan perang brutal di Lower Saxony, Jerman. Yang dikenal sebagai Pembantaian Verden, Charlemagne memerintahkan pemenggalan sekitar 4.500 orang Saxon, yang secara efektif memberantas kepemimpinan suku mereka dan memaksa mereka untuk menjadi subyek otoritas Frank — menunjukkan tingkat kebrutalan sistematis jauh di atas apa pun yang ditunjukkan oleh orang Viking.

Orang Viking mungkin adalah pejuang hebat dan brutal bagi korban-korban mereka, tetapi sejarah menunjukkan bahwa banyak subjek lain yang jauh lebih berdarah, dan bangsa Viking hanya menempati satu tahap kekerasan, di antara bab-bab kekerasan lainnya. 

4. Bangsa Viking kotor dan tak peduli kebersihan

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangistockphoto.com

Menurut The Telegraph, para sarjana Universitas Cambridge yakin bahwa Viking adalah orang-orang yang menjaga kebersihan. Faktanya, orang Denmark memang sangat bersih dan apik. Menurut penulis catatan abad pertengahan John dari Wallingford, yang mengatakan bahwa mereka menyisir rambut setiap hari, dan bahkan mengganti pakaian secara teratur.

Carolyn Emerick berpendapat bahwa Viking benar-benar "metroseksual," yang menunjukkan kecenderungan untuk merawat diri dan modis, gaya rambut merupakan hal yang sangat penting bagi pria Viking.

Emerick bahkan mengklaim bahwa orang-orang Viking memutihkan rambut dan janggutnya yang pirang — mereka juga menikmati puisi dan obrolan tentang cinta. National Museum of Denmark memiliki bukti bahwa Viking menggunakan sisir yang dirancang dengan baik, tusuk gigi, penjepit telinga, dan pinset.

5. Viking minum menggunakan tengkorak

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangdirectexpose.com

Viking terkenal karena meminum dari tengkorak musuh-musuh mereka. Menurut English Poetry and Old Norse Myth: A History, gambaran orang Viking yang terkenal minum dari cangkir yang terbuat dari tengkorak musuh-musuh mereka muncul dari kesalahpahaman Lagu Kematian.

Lebih detailnya lagi, O'Donoghue menulis bahwa penerjemah, Ole Worm, salah mengartikannya. Dijelaskan dalam catatan bahasa Latin bahwa lirik tersebut menggambarkan prajurit.

Pada kenyataannya, orang Viking minum dari peralatan seperti gelas kayu dan logam — meskipun ada bukti lain yang menunjukkan bahwa mereka memang minum dari kambing atau tanduk sapi.

6. Senjata Viking kasar

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangshorthistory.org

Kesalahpahaman lainnya adalah stereotip tentang Viking bahwa seorang pejuang Viking membawa kapak perang, tongkat, atau pedang. Menurut BBC, semua pria Viking diminta membawa senjata — dan para raja kaya diharuskan menyediakan senjata untuk pasukan mereka.

Mereka menggunakan tombak, pedang, dan kapak yang dibuat dengan sangat halus, sering kali dihiasi dengan inlay dan logam mulia, seperti perak, tembaga, dan perunggu. Tombak adalah senjata yang paling umum, meskipun beberapa Viking yang lebih istimewa memiliki pedang dengan gagang dan nama yang dipersonalisasi, seperti Leg-biter dan Gold-hilt

Kapak memang terkenal sebagai senjata yang digunakan Viking untuk berperang, meskipun kekurangannya, mereka tidak bisa memegang perisai — sehingga mereka menggunakan kapak besar untuk menunggu di balik dinding pembawa perisai, dan hanya menyerang pada saat yang tepat.

Perisai mereka terbuat dari kayu, yang berat, dan efektif, serta beberapa prajurit kemungkinan mengenakan armor kulit yang terbuat dari kulit rusa, yang diduga lebih efektif daripada baju besi rantai langka yang mungkin dikenakan oleh para pemimpin atau individu yang lebih penting. Dan helm, kemungkinan besar tidak digunakan sama sekali karena helm itu terlalu mahal dan membutuhkan terlalu banyak keterampilan untuk membuatnya.

7. Viking merupakan satu orang

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangfactinate.com

Kebanyakan orang cenderung memandang Viking sebagai satu orang, atau sebagai ras manusia yang homogen, tetapi ini tidak sepenuhnya benar. Menurut History Channel, orang-orang Viking bukanlah ras orang, dan tidak dapat didefinisikan oleh 'Viking-ness' tertentu.

Sebagian besar Viking yang kegiatannya paling dikenal berasal dari daerah yang sekarang dikenal sebagai Denmark, Norwegia, dan Swedia, meskipun disebutkan dalam catatan sejarah adalah Viking Finlandia, Estonia dan Saami juga. Satu-satunya kesamaan yang dimiliki oleh berbagai Viking ini adalah bahwa mereka orang asing, tidak beradab menurut standar Eropa, dan — yang paling penting — jelas bukan orang Kristen.

Pada kenyataannya, orang Viking tidak menyebut diri mereka sebagai Viking, karena kata itu sendiri hanya merujuk pada seseorang yang pergi merampok atau menjelajahi luar negeri. Negeri-negeri yang terdiri dari Denmark, Norwegia, dan Swedia modern tidak bersatu, dan suku-suku jelas tidak asing untuk saling bertarung demi tanah dan kekuasaan.

8. Viking tinggal di Skandinavia 

8 Mitos Bangsa Viking yang Dipercaya oleh Banyak Orangthewowstyle.com

Kamu mungkin berpikir bahwa semua orang Viking tinggal di Skandinavia, karena mereka tampaknya berasal dari sana. Namun, bertentangan dengan kepercayaan populer, Viking membangun pemukiman di segala tempat — berasimilasi, memengaruhi, dan membentuk berbagai budaya non-Skandinavia.

Yang disebut Viking Age telah berlangsung sekitar 300 tahun, dan mereka jelas melakukan lebih dari sekadar penyerbuan. Selain Inggris, Viking meninggalkan jejak mereka ke Newfoundland modern, Prancis, Jerman, Ukraina, Rusia, Asia Tengah, dan Timur Tengah, meninggalkan setidaknya semacam tanda di masing-masing tempat ini — dari Baghdad ke Kiev. Menurut BBC, Raja Cnut adalah raja Inggris yang bertakhta selama 25 tahun, membawa pengaruh Norse tanpa melupakan kehidupan Inggris yang biasa. 

Tentu saja, banyak orang Viking kembali ke tanah air mereka. Namun, banyak diantara mereka yang tentu saja tertarik pada kesempatan untuk memulai kehidupan baru di wilayah yang baru.

Nah, mungkin delapan penjelasan di atas bisa memperbaiki kesalahpahaman tentang bangsa Viking, yang pernah kita percayai sebelumnya.

Baca Juga: 7 Fakta Suku Amazon, Suku Petarung Wanita Inspirasi Wonder Woman

Amelia Solekha Photo Verified Writer Amelia Solekha

Killing my time with arts, literature, phraseology, visualization, and manipulate. https://ameliasolekha.blogspot.com/

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya