Oktober 2026 menghadirkan berbagai fenomena astronomi yang menarik untuk diamati, salah satunya hujan meteor Leonis Minorid. Hujan meteor ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Oktober, ketika sejumlah meteor tampak melintas di langit malam. Leonis Minorid berasal dari serpihan benda langit yang memasuki atmosfer Bumi dan terbakar sehingga terlihat seperti garis cahaya.
Meski namanya mungkin belum sepopuler Perseid atau Geminid, hujan meteor ini tetap menarik untuk dibahas karena memiliki asal-usul dan karakteristik tersendiri. Namun, jangan berharap langit akan dipenuhi ratusan meteor karena Leonis Minorid dikenal sebagai hujan meteor dengan intensitas yang rendah. Lalu,apa yang membuat hujan meteor ini menarik? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
