Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Fakta Keracunan Bawang pada Kucing, Efeknya Bisa Mematikan!
ilustrasi berbagi minuman dengan kucing (pexels.com/cottonbro)
  • Bawang mengandung oksidan bersulfur yang dapat merusak sel darah merah kucing secara cepat, memicu anemia parah dan gangguan kesehatan serius.
  • Di antara berbagai jenis bawang, bawang putih disebut lima kali lebih beracun daripada bawang merah; semua jenis bawang perlu dijauhkan dari kucing.
  • Gejala dapat muncul 6–24 jam atau beberapa hari setelah tertelan, termasuk muntah, lemah, gangguan napas, hingga kematian bila terlambat ditangani.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kucing adalah salah satu hewan yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Hewan ini bisa muncul kapan saja dan berada di sampingmu untuk minta dimanja, atau yang paling sering, minta makan. Ketika sedang tidak memiliki pakan khusus kucing, mungkin kamu akan berpikir untuk memberikan makanan seadanya, termasuk makanan favoritmu yang mengandung bawang. Niatnya tentu saja agar si kucing tidak lagi kelaparan dan bisa menjalani harinya dengan nyaman.

Sayangnya, tindakanmu itu malah berpotensi menciptakan bahaya besar. Pasalnya, tidak semua makanan yang aman dikonsumsi oleh manusia berarti aman dimakan oleh kucing. Salah satu yang harus dihindari adalah bawang-bawangan atau pun makanan yang mengandung zat tersebut. Jika kamu belum tahu, pahami beberapa fakta keracunan bawang pada kucing berikut ini, ya!

1. Bawang mengandung racun yang merusak sel darah merah

ilustrasi kucing yang sedang makan (pexels.com/Magda Ehlers)

Manusia sering membagi makanan favoritnya dengan kucing yang ditemuinya. Kendati tampak menjadi seperti momen yang manis, tetapi sesungguhnya akan menjadi bencana tatkala makanan itu ternyata mengandung bawang. Kenapa begitu?

Pasalnya, bawang merupakan salah satu jenis zat yang bisa menimbulkan keracunan pada kucing. Oksidan yang mengandung sulfur diduga kuat menjadi sumber racun untuk kucing, seperti dilansir MSD Manual Veterinary Manual. Zat tersebut merusak sel darah merah dengan cepat, sehingga kucing mengalami anemia parah yang dapat berlanjut menjadi gangguan kesehatan serius.

2. Bawang putih merupakan tipe bawang yang paling berbahaya

ilustrasi bawang putih (pexels.com/Atlantic Ambience)

Bawang-bawangan adalah tanaman yang sering ditemukan dalam keseharian kita. Pasalnya, ini menjadi salah satu bumbu yang paling banyak digunakan untuk melezatkan aneka ragam makanan. Kendati menjadi komponen penting dalam berbagai masakan yang aman dikonsumsi manusia, tetapi akan sangat berbahaya bila sampai dimakan oleh kucing.

Ada banyak jenis bawang yang sering digunakan dalam masakan, seperti bawang merah, bawang putih, lokio, bawang perai, dan lain-lain. Namun demikian, tingkat bahaya setiap bawang berbeda-beda. Dilansir PetMD, bawang putih lima kali lipat lebih beracun dari bawang merah. Oleh sebab itu, pastikan untuk menjauhkan segala macam bawang dari jangkauan kucing.

3. Penanganan keracunan berpotensi terlambat karena gejala tidak langsung muncul setelah makan bawang

ilustrasi kucing yang sedang sakit (pexels.com/freestocks.org)

Sebagaimana yang telah diketahui, kasus keracunan selalu memerlukan penanganan yang cepat dan tepat karena berpacu dengan waktu. Semakin awal kejadian berbahaya itu disadari, semakin besar peluang keselamatan dapat diraih karena pertolongan segera diberikan. Sebaliknya, bila keracunan tidak lekas ditangani, maka potensi kematian akan mengintai.

Sayangnya, kejadian keracunan bawang ini kerap tidak disadari, bahkan oleh pemilik kucing. Pasalnya, gejala keracunan biasanya baru akan muncul enam hingga dua puluh empat jam, malah terkadang beberapa hari setelah kucing memakan bawang, yaitu ketika terjadi anemia parah, seperti dilansir PDSA. Kalau sudah berada di fase ini, kucing akan muntah, diare, tampak lemah, mengalami penurunan nafsu makan, pernapasan terganggu, selaput lendir menguning, sakit parah, hingga akhirnya mati bila tidak cepat tertolong.

Bawang-bawangan, terutama bawang putih, baik yang mentah atau sudah dimasak, ternyata memiliki kandungan racun yang sangat berbahaya untuk kucing. Jika sampai termakan dan tidak segera mendapatkan pertolongan, kucing bisa mati karena menderita anemia parah. Oleh sebab itu, hindari memberikan makanan manusia kepada kucing, terutama yang mengandung bawang agar hewan yang lucu dan menggemaskan itu tetap sehat, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article