Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

9 Fakta Menarik Kākā, Bayan Langka yang Aktif saat Bulan Purnama

9 Fakta Menarik Kaka, Bayan Langka yang Aktif saat Bulan Purnama
tampak dekat burung kākā (commons.wikimedia.org/Judi Lapsley Miller)

Kamu tahu kakapo? Mereka adalah jenis burung bayan langka yang gak bisa terbang dan berasal dari Selandia Baru. Ternyata mereka bukan satu-satunya bayan endemik Selandia Baru, lho! Ada satu jenis bayan unik yang gak banyak orang tahu. 

Namanya burung kākā. Burung berukuran sedang ini masih satu keluarga dengan kakapo. Mereka mirip saudara satu genusnya, yakni si burung kea yang juga berbagi habitat. Kākā berukuran lebih kecil dan berwarna lebih gelap dibandingkan saudara-saudaranya. Nah, tahukah kamu kalau burung ini aktif saat malam bulan purnama? Simak sembilan fakta menarik kākā yang wajib kamu tahu berikut!

 

1. Menurut Animals Network, keluarga kaka, kea, dan kakapo terpisah dari jenis bayan lainnya jutaan tahun lalu. Itu sebabnya, mereka tampil beda

burung kākā di atas pohon (commons.wikimedia.org/Judi Lapsley Miller)
burung kākā di atas pohon (commons.wikimedia.org/Judi Lapsley Miller)

2. Beda dari kea dan kakapo yang mencari makan di darat, kaka lebih bergantung pada pepohonan untuk mencari makan

burung kākā di antara pepohonan rindang (commons.wikimedia.org/Tomas Sobek)
burung kākā di antara pepohonan rindang (commons.wikimedia.org/Tomas Sobek)

3. Mereka punya lidah berumbai yang digunakan untuk makan nektar. Menurut World Parrot Trust, adaptasi ini cuma ada pada burung nuri dan perkici

burung kākā memberi makan anaknya (commons.wikimedia.org/Judi Lapsley Miller)
burung kākā memberi makan anaknya (commons.wikimedia.org/Judi Lapsley Miller)

4. Dengan paruh besar melengkung, kaka juga bisa mengupas kulit pohon untuk mencari serangga dan getah

Burung kākā melubangi batang pohon. (commons.wikimedia.org/Mcbeath k)
Burung kākā melubangi batang pohon. (commons.wikimedia.org/Mcbeath k)

5. Gak cuma siang, Departemen Konservasi Selandia Baru menyebut bahwa kaka juga aktif saat malam kalau cuacanya cerah atau bulan purnama

sepasang burung kākā di atas pohon (commons.wikimedia.org/Mark Whatmough)
sepasang burung kākā di atas pohon (commons.wikimedia.org/Mark Whatmough)

6. Keberadaan kaka terancam oleh hewan-hewan pendatang yang menjadi predator dan pesaingnya mendapatkan makanan

kumpulan burung  kākā di lubang air (commons.wikimedia.org/Mcbeath k)
kumpulan burung kākā di lubang air (commons.wikimedia.org/Mcbeath k)

7. Berevolusi di wilayah tanpa predator, kaka terbiasa bersarang di lubang pohon yang gak menyediakan jalan keluar untuk lari dari predator

sepasang burung kākā (commons.wikimedia.org/Mark Whatmough)
sepasang burung kākā (commons.wikimedia.org/Mark Whatmough)

8. Burung ini bersarang dalam lubang pohon yang berjarak 3—6 meter dari permukaan tanah, menurut Animalia

anak burung kākā di dalam lubang pohon (commons.wikimedia.org/Kate Macbeth)
anak burung kākā di dalam lubang pohon (commons.wikimedia.org/Kate Macbeth)

9. Namun, di pulau-pulau yang bebas predator, lubang pohon yang dibuat bisa serendah permukaan tanah

burung kākā bertarung satu sama lain (commons.wikimedia.org/Kate Macbeth)
burung kākā bertarung satu sama lain (commons.wikimedia.org/Kate Macbeth)

Pemerintah Selandia Baru kini tengah berjuang mengontrol jumlah predator pendatang di habitat asli kākā supaya burung cantik ini bisa kembali pulih. Semoga saja situasinya bisa segera membaik bagi mereka, ya? Suatu saat nanti, siapa tahu kamu berkesempatan untuk melancong ke Selandia Baru untuk mendengarkan kicauannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Related Articles

See More

6 Fakta Menarik Slug, Siput Tanpa Cangkang yang Menyerupai Lintah

14 Mei 2026, 22:00 WIBScience