6 Fakta Unik Burung Betet-biara, Tes Ombak Dulu kalau Mau Berteman

Betet-biara adalah burung sosial dari Amerika Selatan yang mudah beradaptasi hingga hidup di kota besar.
Mereka unik karena membangun sarang koloni besar yang bisa menampung ratusan sarang dan membantu bertahan di cuaca dingin.
Dalam bersosialisasi, betet-biara “tes ombak” dulu sebelum berteman untuk menghindari konflik.
Burung satu ini berwarna hijau menawan. Kicauan mereka nyaring. Keramahan mereka pun makin memikat hati banyak pencinta burung. Gak heran kalau burung ini populer jadi burung peliharaan. Mereka adalah betet-biara.
Betet-biara atau monk parakeet merupakan jenis burung betet asli Amerika Selatan. Burung ini hidup di dalam koloni sehingga sangat ramah dan mudah bergaul. Menariknya, baru-baru ini diketahui kalau betet-biara tes ombak dulu sebelum berteman layaknya manusia. Yuk, cari tahu lewat enam fakta unik burung betet-biara atau monk parakeet yang perlu kamu tahu berikut ini!
1. Populer jadi burung peliharaan

Betet-biara atau monk parakeet (Myiopsitta monachus) merupakan jenis burung betet atau burung bayan yang asalnya dari Amerika Selatan. Burung ini populer sebagai burung peliharaan karena warna hijau yang cantik dan kecerdasan mereka. Di luar kehidupan sebagai hewan peliharaan, betet-biara juga sangat unik karena tingkat adaptasi mereka yang tinggi dan kebiasaan membangun sarang yang gak biasa.
2. Asal mereka dari Amerika Selatan, tapi bisa bertahan di kota besar

Betet-biara sebenarnya berasal dari Amerika Selatan. Mereka hidup di Paraguay, Bolivia, Argentina, dan Brasil. Di negara-negara asli mereka itu, betet-biara tinggal di sabana dan hutan dataran rendah, sering kali di wilayah yang dekat dengan sumber air.
Karena sedari dulu populer sebagai hewan piaraan, betet-biara kini banyak ditemukan di luar habitat asli. Banyak betet-biara yang lepas dari sangkar, kemudian beradaptasi dengan wilayah permukiman dan perkotaan. Bahkan, betet-biara sudah membentuk koloni besar di kota-kota besar Amerika Utara, seperti New York sampai Miami.
3. Tampilan mereka mirip biarawan

Ada alasan kenapa burung betet ini dinamakan betet-biara atau monk parakeet. Tubuh mereka diselimuti bulu hijau cantik, terkecuali area dahi dan dada yang berwarna abu-abu. Pola warna ini mirip seperti pakaian keagamaan khas biarawan, dikutip dari laman Birds of the World. Di kalangan pencinta burung, betet-biara juga disebut quaker parakeet atau conure quaker.
4. Sarang koloni bisa berisi ratusan sarang

Gak cuma kecerdasan atau keindahan mereka saja, betet-biara juga dikenal karena perilaku membangun sarang yang gak biasa. Betet-biara membangun sarang koloni berukuran besar yang umumnya gak dilakukan oleh burung betet. Bersama saudara terdekat mereka, cliff parakeet, betet-biara jadi jenis burung betet yang membangun sarang besar untuk berkoloni.
Menurut laman All About Birds, 1 sarang besar biasanya berisi sampai 20 sarang. Bahkan, dalam kasus ekstrem, sarang betet-biara bisa menampung lebih dari 200 sarang! Sarang berukuran besar ini jadi tempat tinggal koloni betet-biara sepanjang tahun. Kemungkinan besar, kehangatan yang diberikan sarang ini jadi salah satu alasan kenapa betet-biara yang aslinya dari daerah tropis bisa bertahan di area dengan musim dingin yang sangat dingin seperti di wilayah perkotaan Amerika Utara.
5. Sedang dalam proses evolusi

Masih seputar perilaku bersarang betet-biara, ada satu hal unik tentang mereka. Betet-biara yang tinggal di daerah asli mereka di Argentina kadang gak membangun sarang sendiri. Mereka lebih suka menggunakan sarang bekas burung lain untuk dimanfaatkan kembali. Perilaku ini kemungkinan merupakan langkah awal evolusi dalam bertransisi dari bersarang di rongga pohon khas burung betet menjadi membangun sarang sendiri dari ranting.
6. Tes ombak dulu kalau mau berteman

Gak cuma manusia, burung pun perlu tes ombak dulu sebelum berteman. Tim ilmuwan dari Universitas Cincinnati baru-baru ini menemukan kalau betet-biara gak langsung sok dekat dengan burung yang baru dikenal. Mereka mendekati burung asing secara perlahan tanpa menyentuh, perlu beberapa waktu untuk mendekat bersentuhan.
Dalam studi yang dilansir jurnal Biology Letters pada 2025 lalu, ilmuwan menerangkan kalau tes ombak yang dilakukan betet-biara sifatnya intuitif, sama seperti saat kita manusia hendak membangun hubungan baru. Menurut laman Smithsonian Magazine, strategi ini bantu betet-biara menghindari konfrontasi yang gak perlu, apalagi sampai cedera. Membangun dan mempertahankan ikatan sosial yang kuat sangat penting bagi burung yang hidup di dalam koloni seperti betet-biara.
Sungguh unik, ya? Setelah tahu lebih banyak, bagaimana pendapatmu tentang burung betet-biara atau monk parakeet? Apa kamu lebih tertarik untuk memelihara burung ini atau lebih suka mengamati mereka hidup di alam liar?

















