Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Hal Sepele di Bumi yang Tak Boleh Dilakukan Astronaut di ISS

5 Hal Sepele di Bumi yang Tak Boleh Dilakukan Astronaut di ISS
ilustrasi astronaut (unsplash.com/NASA Hubble Space Telescope)
Intinya Sih
  • Lingkungan tanpa gravitasi di ISS membuat aktivitas sederhana seperti menuang air, menyalakan api, atau menaburkan bumbu menjadi berisiko karena perilaku zat berubah drastis dibandingkan di Bumi.
  • Astronaut harus menggunakan alat dan metode khusus, seperti garam serta lada cair, sistem pengelolaan sampah tertutup, dan sleeping bag yang diikat agar tetap aman selama berada di ruang angkasa.
  • Setiap tindakan kecil di ISS diawasi ketat karena kesalahan sepele dapat mengganggu peralatan penting atau membahayakan keselamatan kru dalam kondisi mikrogravitasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Saat beraktivitas di Bumi, banyak hal kecil yang bisa kita lakukan tanpa berpikir panjang. Mulai dari menuang air, menaburkan garam, hingga membuang sesuatu ke tempat tertentu. Namun, kondisi tersebut berubah ketika berada di ruang angkasa, khususnya di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS).

Lingkungan tanpa gravitasi membuat hal-hal sederhana tidak lagi bekerja seperti di Bumi. Apa yang terlihat sepele justru bisa menimbulkan masalah jika dilakukan di sana. Karena itu, astronaut harus mengikuti aturan yang lebih ketat dalam aktivitas sehari-hari. Lalu, apa saja hal sepele di Bumi yang ternyata tidak boleh dilakukan di ISS atau ruang angkasa?

1. Menuang air tanpa wadah khusus

ilustrasi air
ilustrasi air (pexels.com/nerea arance)

Di Bumi, menuang air adalah hal yang sangat sederhana. Air akan langsung jatuh ke bawah mengikuti arah gravitasi. Namun, di ruang angkasa, kondisi ini tentu tidak berlaku.

Tanpa gravitasi, air tidak mengalir, melainkan membentuk bola-bola kecil yang melayang di udara. Mengutip dari U.S. Geological Survey, air di ruang angkasa cenderung membentuk bola karena gaya permukaan yang menariknya ke bentuk paling stabil. Kondisi ini membuat air bisa bergerak bebas ke berbagai arah. Jika tidak dikontrol, air dapat masuk ke peralatan elektronik dan menimbulkan masalah serius.

2. Menyalakan api terbuka

ilustrasi api
ilustrasi api (pexels.com/beytlik)

Di Bumi, api biasanya menyala ke atas dengan bentuk memanjang seperti nyala lilin. Hal ini terjadi karena udara panas yang lebih ringan akan naik dan digantikan oleh udara yang lebih dingin dari bawah. Dilansir NASA, ketika pengaruh gravitasi Bumi dihilangkan, perilaku api berubah secara signifikan.

Pada kondisi mikrogravitasi, tidak terjadi sirkulasi udara seperti di Bumi. Akibatnya, api tidak lagi memanjang ke atas, melainkan membentuk nyala yang cenderung bulat. Perubahan ini membuat arah dan bentuk api menjadi lebih sulit diprediksi. Oleh sebab itu, menyalakan api terbuka di ruang angkasa bisa sangat berbahaya.

3. Menaburkan garam dan lada

ilustrasi garam
ilustrasi garam (pexels.com/Marek Kuppic)

Menaburkan garam dan lada pada makanan merupakan hal yang biasa dilakukan di Bumi. Butiran kecil tersebut akan langsung jatuh dan menempel pada makanan. Namun, di ruang angkasa (khususnya ISS), jangan sekali-kali menaburkan garam dan lada.

Tanpa gravitasi, partikel dua bumbu dapur tersebut akan melayang di udara. Mengutip dari Space, butiran bumbu kering bisa terhirup atau masuk ke mata sehingga berisiko bagi astronaut. Selain itu, partikel kecil tersebut juga bisa masuk ke peralatan dan mengganggu sistem di dalam kabin. Untuk mengatasinya, astronaut menggunakan garam dan lada cair yang lebih aman.

4. Membuang sampah di mana saja

ilustrasi astronaut
ilustrasi astronaut (unsplash.com/NASA)

Di Bumi, membuang sampah ke tempat tertentu adalah hal yang sederhana. Sampah akan tetap diam atau jatuh ke bawah karena gravitasi. Namun, di ruang angkasa yang minim gravitasi, sampah bisa melayang bebas di dalam kabin.

Sampah yang tidak terkontrol dapat membahayakan kesehatan astronaut dan merusak peralatan di ISS. Semua sampah harus dikumpulkan dan disimpan dalam sistem khusus agar tetap aman. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan selama misi berlangsung.

5. Rebahan tanpa pengaman

ilustrasi astronaut
ilustrasi astronaut (pexels.com/Eleanore Stohner)

Siapa di sini yang punya hobi rebahan di rumah? Di ruang angkasa, aktivitas santai tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan. Tanpa adanya gravitasi, tubuh bisa melayang bebas saat tidur atau rebahan.

Dilansir Canadian Space Agency, astronaut harus mengikat diri mereka di dalam sleeping bag agar tetap berada di tempat. Sleeping bag tersebut biasanya dipasang di dinding atau bagian tertentu di kabin. Hal ini dilakukan untuk mencegah tubuh melayang dan terbentur peralatan.

Beberapa hal sepele di Bumi, bisa jadi masalah besar jika dilakukan di ruang angkasa. Oleh sebab itu, setiap astronaut yang bertugas ke ISS harus mematuhi prosedur dan aturan yang ketat. Dari kebiasaan-kebiasaan di atas, mana nih yang sering kamu lakukan di rumah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Related Articles

See More