Lyrebird, Burung Jenius yang Bisa Meniru Suara Mesin Gergaji

- Lyrebird adalah burung asal Australia Tenggara dengan bulu ekor jantan menyerupai kecapi dan kemampuan vokal luar biasa berkat organ syrinx yang sangat kompleks.
- Burung ini mampu menirukan berbagai suara di sekitarnya, mulai dari gergaji mesin hingga kicauan burung lain, terutama digunakan jantan untuk menarik pasangan saat musim kawin.
- Selain dikenal karena suaranya, lyrebird juga berperan penting sebagai insinyur ekosistem dengan memindahkan tanah dan serasah hutan hingga ratusan ton setiap tahun.
Keindahan seekor burung tidak hanya terlihat saat mengepakkan sayapnya, tetapi juga saat simfoni kicauan merdu mulai terdengar mengalun. Lyrebird, sang maestro yang berbeda dari burung mana pun, memamerkan bakatnya yang luar biasa. Tentu, bakat ini belum tentu dimiliki semua burung.
Alih-alih menirukan ucapan manusia, lyrebird justru terkenal karena lihai menirukan suara tajam gergaji mesin. Benar-benar unik, bukan? Yuk, intip karakteristik burung lyrebird dan kehidupan sosialnya yang memukau!
Karakteristik dan habitat burung lyrebird

Burung lyrebird merupakan salah satu dari dua spesies burung Australia yang berasal dari famili Menuridae, ordo Passeriformes. Lyrebird menghuni hutan Australia Tenggara. Tubuhnya didominasi warna cokelat yang hampir seperti seperti ayam. Sayapnya berwarna kemerahan dan paruh, kaki, serta cakar yang cenderung berwarna hitam.
Lyrebird jantan dewasa memiliki 16 bulu ekor yang berhias, bulu terlihat melengkung saat dipamerkan, nyaris terlihat seperti bentuk kecapi. Sepasang kaki dan cakar lyrebird diketahui sama kuatnya seperti cengkraman ayam hutan, mereka memanfaatkan kekuatan di kakinya untuk mengais makanan pada tumpukan daun mati.
Habitat alami lyrebird adalah hutan lembap dan teduh, seperti hutan hujan, hutan yang didominasi tumpukan daun kering, lembah, hingga jurang. Mereka mendiami kawasan Benua Australia dan bukan termasuk burung yang melakukan migrasi, bisa dibilang lyrebird sangat setia dengan wilayahnya.
1. Burung lyrebird mampu menirukan berbagai macam suara

Salah satu yang paling memukau dari lyrebird adalah kemampuannya dalam menirukan berbagai suara. Diketahui, sekitar 80% nyanyiannya adalah hasil dari peniruannya yang selama ini mereka dengar. Suara yang lyrebird keluarkan dapat mencakup apa pun yang terdengar di sekitar burung, misalnya suara gergaji mesin, mesin mobil, gonggongan anjing, hingga menirukan suara asli burung-burung di sekitarnya.
Tidak hanya itu, lyrebird juga mampu mengeluarkan serangkaian siulan dan nada berdecak yang digunakan sebagai panggilan teritorial, serta mengeluarkan alarm yang keras. Kehebatan lyrebird dalam memainkan suara dimungkinkan karena organ vokal bernama syrinx yang sangat berkembang, yang merupakan organ paling kompleks.
Kemampuan meniru suara ini biasanya dijadikan senjata oleh lyrebird jantan untuk memikat pasangan dalam ritual kawin. Sementara itu, lyrebird betina tak kalah hebat, mereka juga memiliki koleksi suara yang mengesankan demi mempertahankan sarang dan wilayah kekuasaanya.
2. Asal-usul nama burung lyrebird

Burung lyrebird yang identik dengan keunikan vokalisnya ternyata memiliki nama yang cukup plot twist. Nama 'lyrebird' sendiri tidak benar-benar diambil berdasarkan keunikan tersebut. Nama tersebut diberikan oleh penjajah Inggris, di mana pada saat itu mereka menemukan burung lyrebird pada tahun 1800 dan terkesima saat melihat bentuk bulu ekor terluar jantan yang menyerupai kecapi.
Tidak lama, bulu-bulu yang memukau burung jantan yang digunakan untuk kawin kian menjadi tren untuk menghiasi topi wanita, tetapi untungnya bagi burung lyrebird, bulu eksotis tersebut dilarang digunakan dalam pakaian di Inggris pada tahun 1921.
3. Perilaku sosial burung lyrebird

Kehidupan burung lyrebird terlihat sangat menarik, khususnya saat memasuki musim kawin. Pada momen ini, lyrebird jantan akan berubah menjadi penghibur sejati bagi betina. Si jantan akan melakukan tarian khusus yang dibarengi dengan kemampuan meniru aneka suara di sekitarnya demi menarik perhatian lyrebird betina.
4. Lyrebird dikenal sebagai insinyur ekosistem

Tidak hanya unik secara vokal dan visual, burung lyrebird juga dikenal sebagai insinyur ekosistem. Burung ini berperan penting bagi ekosistem dengan memindahkan serasah daun dan tanah saat mencari makan.
Lyrebird mengandalkan cakarnya yang kokoh untuk menggaruk tanah di hutan, memperlihatkan tanah kosong dan mencampur serta mengubur serasah. Hal ini dilakukan sembari mencari mangsa invertebrata seperti kelabang, cacing, dan laba-laba.
Burung ini dianugerahi tenaga yang luar biasa. Bagaimana tidak, setiap tahun aktivitas mereka dalam mencari makanan di tanah hutan mengakibatkan perpindahan tanah dan tumpukan daun sebanyak 155 ton per hektar. Untuk membayangkan seperti apa 155 ton tanah, bayangkan sebuah beban yang diangkut oleh lima truk pengangkut berukuran sedang dengan kapasitas 30 ton.
Dilansir The Conversation, telah dilakukan penelitian dengan memperkirakan kepadatan populasi burung lyrebird sekitar satu ekor untuk setiap 2,3 hektar hutan, berkat kerja para ilmuwan warga yang dipimpin oleh Sherbrooke Lyrebird Study Group. Berdasarkan perkiraan ini, dan untuk menggunakan analogi truk sampah, seekor burung lyrebird akan memindahkan sekitar 11 truk sampah berisi sampah dan tanah dalam satu tahun.
Demikian informasi seputar burung lyrebird yang cukup menarik baik dari segi vokal maupun visual. Lyrebird identik dengan kicauannya yang bisa menirukan berbagai suara. Selain itu, burung ini juga dijuluki insinyur ekosistem berkat kemampuannya mengais tanah hutan dan tumpukan daun.













![[QUIZ] Dari Meteorit yang Kamu Temukan, Ini Caramu Menemukan Inspirasi](https://image.idntimes.com/post/20220213/meteorite-g4893e15cd-1280-7cd3bfc071f2f4899b3ace474a536c65-dc87ee0c995c7202954636f23dba81cc.jpg)




