Comscore Tracker

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosaurus

Ledakan asteorid Chicxulub memicu bencana yang lebih dahsyat

Asteroid adalah sebuah benda luar angkasa yang ukurannya tidak lebih besar dari planet. Dalam sistem tata surya, ada yang disebut sabuk asteroid, yaitu tempat berkumpulnya puluhan ribu asteroid di ruang antara Mars dan Jupiter. Itu hanyalah jumlah yang berada di dalam taya surya, mungkin ada lebih banyak asteroid yang melayang-layang di luar tata surya sana.

Asteroid sangat populer sejak jaman pra-sejarah hingga saat ini. Salah satu peristiwa tabrakan asteroid terbesar pernah terjadi di Bumi. Tepatnya asteroid tersebut menabrak Bumi sekitar 66 juta tahun lalu dan memusnahkan tiga perempat kehidupan Bumi, termasuk dinosaurus.

Asteroid tersebut adalah Chicxulub. Jejak asteroid Chicxulub terpampang nyata di Yukatan, Meksiko. Berikut ini fakta-fakta di balik dahsyatnya ledakan Chicxulub yang harus kamu ketahui.

1. Memiliki diameter 11--81 kilometer

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosaurusnbcnews.com/ESA File

Asteroid Chicxulub memiliki diameter sekitar 11--81 kilometer. Asteroid ini menabrak bumi dengan sudut yang besarnya diperkirakan 40 atau 60 derajat. Area yang menjadi tempat tumbukan besar ini adalah Semenanjung Yukatan, Meksiko.

Ilmuwan berpendapat bahwa kekuatan ledak Chicxulub sama dengan lima miliar kali ledakan bom Hiroshima-Nagasaki. Sungguh sebuah ledakan yang luar biasa besar, bukan?

2. Menciptakan kawah seluas 200 kilometer

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosaurusnytimes/Detlev Van Ravenswaay

Hasil dari tumbukan antara Chicxulub dengan Bumi adalah Kawah Chicxulub yang berada di Semenanjung Yukatan, Meksiko. Kawah tersebut memiliki diameter 200 kilometer dengan kedalaman yang mencapai 20 kilometer. Pertama kali ditemukan oleh seseorang yang sedang mencari minyak bumi pada tahun 1970, yaitu Glen Penfield.

Para ilmuwan meyakini tumbukan yang terjadi di Kawah Chicxulub ini menyebabkan kepunahan dinosaurus.

Baca Juga: Jadi 'Rumah' Dinosaurus, Ini 7 Gurun Terluas yang Ada di Dunia

3. Memicu bencana lain yang lebih dahsyat

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosaurusunsplash.com/Marc Szeglat

Ketika bertabrakan dengan Bumi,  Chicxulub melepaskan gas yang mengubah atmosfer dalam jumlah besar yang memicu serangkaian bencana yang lebih dahsyat seperti gempa bumi, supervulkan, megatsunami, dan hujan meteor sisa-sisa asteroid.

Ledakan Chicxulub juga merusak lapisan ozon sehingga sinar UV membawa wabah penyakit yang besar. Setelah itu, sinar matahari tertutupi oleh awan ejekta selama bertahun-tahun yang menyebabkan musim dingin abadi.

Serangkaian bencana tersebut berujung pada kepunahan dinosaurus. Hampir semua mamalia yang lebih besar dari kucing dipastikan tidak selamat dari bencana super besar ini.

4. Mengakhiri era Mesozoikum

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosaurusunsplash.com/Stephen Leonardi

Ledakan asteroid Chicxulub menandai berakhirnya era Mesozoikum. Ledakan tersebut juga dikenal sebagai peristiwa kepunahan masa Kapur-Tersier, yaitu kepunahan massal spesies hewan dan tumbuhan berskala besar dalam rentang waktu periode geologis yang sangat singkat. Karena peristiwa itu, Bumi harus melewati waktu bertahun-tahun untuk memperbaiki segala kekacauan yang terjadi di dalamnya. 

5. Pertanda masuknya era Kenozoikum

5 Fakta Asteroid Chicxulub, 'Dalang' di Balik Kepunahan Dinosauruspixabay.com/aKs_phOtOs

Waktu berjalan dan Bumi pun kian membaik seiring dengan memasuki era yang baru, yaitu Kenozoikum. Era Kenozoikum adalah era terakhir dari tiga era klasik geologi. Kehidupan baru di era Kenozoikum berlangsung sejak 66 juta tahun yang lalu setelah kepunahan massal Kapur-Tersier hingga saat ini.

Sebanyak 75 persen kehidupan yang mendominasi Bumi 160 juta tahun yang lalu telah punah. Beberapa tahun setelah peristiwa besar itu terjadi, Bumi mulai menumbuhkan kembali tumbuh-tumbuhan dan binatang-binatang kecil yang bersembunyi dibalik tanah mulai menjalani kehidupannya yang baru.

Itulah beberapa fakta di balik ledakan asteroid Chicxulub yang melenyapkan hampir seluruh kehidupan Bumi. Bisa dibayangkaan betapa mengerikannya dampak yang terjadi. Jadi, pantas saja jika dinosaurus tidak ada yang tersisa satu pun kala itu.

Baca Juga: 5 Dinosaurus Kerabat Tyrannosaurus Rex, Gak Kalah Mengerikan!

Mutiara Ananda Photo Verified Writer Mutiara Ananda

I write what I read, I read what I wrote.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya