Aksi Bosnia U-21 Tolak Salaman dengan Israel: Gak Sudi!

- Pemain Bosnia U-21 menolak berjabat tangan dengan Israel saat Kualifikasi Euro U-21 di Budaros sebagai bentuk solidaritas dan protes terhadap kekerasan yang dilakukan Israel.
- Kapten Muhamed Buljubasic menegaskan aksi itu lahir dari kesadaran moral, mencerminkan nilai keadilan serta penolakan terhadap penjajahan dan kekerasan di dunia.
- Warganet memuji sikap Buljubasic dan timnya, menganggap tindakan tersebut simbol perjuangan melawan penindasan serta dukungan bagi Palestina dan Iran.
Jakarta, IDN Times - Aksi para pemain Bosnia mendulang pujian kala jumpa Israel dalam Kualifikasi Euro U-21 di BSC Stadium, Budaros, Selasa (31/3/2026). Dalam momen itu, para pemain Bosnia enggan menyalami pemain Israel.
Semua bermula ketika lagu kebangsaan kedua tim sudah selesai diputar. Kemudian, biasanya ada aksi jabat tangan sebelum wasit melakukan tos koin.
Dalam kesempatan ini, para pemain Bosnia tak menjabat tangan para pemain Israel, meski sudah ada ajakan. Mereka menegaskan, tindakan itu dilakukan atas dasar kesadaran dan solidaritas.
1. Tak sudi membungkuk di hadapan Israel
Kapten Bosnia U-21, Muhamed Buljubasic, menyatakan tak mau melakukannya karena Israel menjadi representasi kekerasan dan penjajahan di dunia. Memang, hingga sekarang Israel masih melakukan kekerasan di tanah Palestina. Selain itu, mereka juga yang menyulut perang dengan Iran.
"Sebagai kapten tim, sebelum laga, saya membuat semuanya jelas jika negara dan orang tua tak pernah mengajarkan untuk membungkuk kepada siapa pun yang melakukan tindak kekerasan dan tidak pantas," begitu pernyataan Buljubasic di akun Instagram-nya, @buljubasic_muhamed.
2. Protes atas kekerasan Israel
Aksi tak bersalaman, ditegaskan Buljubasic, menjadi bentuk nyata atas protes terhadap aksi keji Israel dalam berbagai situasi. Dia berharap tindakan tersebut bisa ditiru oleh orang lain di dunia.
"Niatnya memang memberikan contoh dan merefleksikan apa yang negara saya pikirkan dan setiap orang berakal dengan perasaan serupa tentang situasi dunia sekarang," ujar Buljubasic.
Sebagai negara yang juga memiliki banyak Muslim, menurut Buljubasic, Bosnia selalu mengusung nilai-nilai keadilan dan berharap akan adanya kedamaian. Dia berharap dunia kembali normal tanpa adanya perang.
"Bosnia selalu berada dalam sisi kebenaran dan keadilan. Bosnia, negara saya, bangga atas didikannya," ujar Buljubasic.
3. Dipuji warganet
Atas sikap Buljubasic, warganet membanjiri kolom komentarnya. Mereka begitu kagum dengan sikap Buljubasic di laga melawan Israel.
Tak sedikit merasa aksi Bosnia U-21 yang dipimpin Buljubasic di atas lapangan, merupakan representasi perjuangan untuk melawan tindak penjajahan dan membantu hak-hak yang tertindas, termasuk orang-orang Palestina serta Iran.


















