Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Alasan Miks Adalah Controller VALORANT Terbaik saat Ini

4 Alasan Miks Adalah Controller VALORANT Terbaik saat Ini
Miks (dok. Riot Games/VALORANT)
Intinya Sih
  • Miks hadir sebagai Agent Controller terbaru di VALORANT dengan lima ability lengkap yang mencakup smoke, heal, concuss, slow, dan deafen untuk mendukung tim secara maksimal.
  • Desain ability Miks membuatnya mampu mengacaukan strategi musuh sekaligus memberikan keuntungan taktis bagi tim melalui efek suara, heal fleksibel, dan kontrol area yang efektif.
  • Tingkat kesulitan penggunaan Miks tergolong mudah serta fleksibel untuk gaya bermain pasif maupun agresif, menjadikannya pilihan ideal bagi berbagai tipe pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Walau sudah sebulan yang lalu, tepatnya pada 18 Maret, update patch 12.05 V26 Act 2 VALORANT tetap menjadi perbincangan hangat hingga kini. Hal ini dikarenakan bertepatan dengan update patch tersebut. Mereka secara resmi merilis Miks. Nah, Miks adalah Agent Controller terbaru yang kehadirannya digadang-gadang akan menggeser Controller lain. Apalagi, rilisnya Agent dari Kroasia ini bertepatan dengan nerf pada Clove.

Setelah melihat ability dan gameplay dari Miks, ada beberapa hal yang membuat Agent ini begitu overpower. Sehingga sangat disayangkan kalau kamu hanya fokus pada Controller favoritmu saja. Sebelum mencoba Miks, berikut ini empat alasan mengapa Miks adalah Controller VALORANT terbaik saat ini.

1. Ability yang serba ada

Ability M-Pulse untuk Concuss milik Miks.
Ability M-Pulse untuk Concuss milik Miks. (dok. Riot Games/VALORANT)

Tugas utama seorang Controller adalah menempatkan smoke pada posisi dan timing yang tepat bagi tim. Miks tampil unik karena tidak hanya menyediakan smoke, tetapi juga mampu menunda pergerakan musuh hingga memanipulasi ability lawan dengan concuss, slow, dan deafen dari ability-nya. Ia bahkan bisa menjadi penyelamat bagi rekan setim yang memiliki sisa HP (Health Points) rendah.

Kemampuannya sangat lengkap, mulai dari Harmonize untuk Combat Stim hingga Waveform yang memiliki jangkauan smoke luas. Keunggulan lainnya terletak pada M-Pulse yang fleksibel untuk memberikan concuss atau heal, serta ultimate bernama Bassquake yang memberikan efek kontrol area dengan sangat masif, mendorong musuh ke belakang, deafen, hingga slow sekaligus. Jika dihitung-hitung, Miks punya total lima ability, yang kelimanya sangat useful dan mematikan jika digunakan dengan tepat.

2. Dirancang untuk mengacaukan rencana musuh

Ability M-Pulse untuk Healing milik Miks.
Ability M-Pulse untuk Healing milik Miks. (dok. Riot Games/VALORANT)

Dengan semua ability yang ia miliki, Miks dirancang sebagai Agent support yang mampu mengacaukan rencana musuh. Karena ia adalah Agent baru, banyak pemain juga yang belum sepenuhnya terbiasa dengan ability miliknya. Apalagi, M-Pulse milik Miks mengeluarkan suara semacam beat yang dapat mengganggu konsentrasi pemain.

Tentunya, ini menjadi keuntungan taktis bagi mereka yang memiliki Miks dalam tim. Heal miliknya juga tidak hanya bisa digunakan pada tim, tetapi juga pada lawan, di mana kamu bisa menggunakannya untuk mengacaukan positioning lawan dengan HP rendah yang terdistraksi oleh ability heal. Ability miliknya, terutama concuss pada M-Pulse, juga bisa digunakan untuk setidaknya men-delay gerak musuh yang bersembunyi di corner ataupun backsite. Kamu bisa mengetahui posisi mereka saat mereka menghancurkan M-Pulse milik Miks.

3. Tingkat kesulitan yang bisa ditoleransi

Ability Waveform untuk smoke milik Miks.
Ability Waveform untuk smoke milik Miks. (dok. Riot Games/VALORANT)

Umumnya, Agent dengan ability yang sangat kuat memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Hal ini berguna untuk menjaga keseimbangan dalam permainan, seperti halnya Astra atau Neon. Meskipun sangat menguntungkan, penggunaan mereka menuntut kemahiran tinggi sehingga gak semua pemain bisa menguasainya dengan mudah.

Namun, Miks menjadi pengecualian karena tingkat kesulitannya masih sangat bisa ditoleransi meskipun ia memiliki kemampuan yang kuat. Mekanisme ability miliknya dirancang sederhana, sehingga kamu bisa meminimalisir kesalahan teknis saat menggunakannya. Bahkan, cara menempatkan smoke Miks pun sangat praktis, semudah menggunakan Agent Brimstone atau Clove.

4. Fleksibel untuk segala gaya main, baik pasif maupun agresif

Ability Harmonize untuk Combat Steam milik Miks.
Ability Harmonize untuk Combat Steam milik Miks. (dok. Riot Games/VALORANT)

Miks hadir sebagai Controller fleksibel yang siap melibas segala gaya permainan, baik pasif maupun agresif. Jika sebelumnya Clove dan Omen dijuluki Controller rasa Duelist, maka Miks membawa konsep tersebut ke level yang lebih tinggi. Gak hanya tangguh dalam duel satu lawan satu, ia juga berfungsi sebagai support system krusial yang dibutuhkan tim, bahkan juga fleksibel untuk menyesuaikan gaya bermain dengan ritme tim.

Berbekal kombinasi combat stim dan M-Pulse, Miks memungkinkanmu bermain agresif untuk membantu Duelist menerjang site. Sebaliknya, jika ingin bermain pasif, jangkauan smoke yang luas dan kemampuan delay miliknya membuat Miks menjadi jangkar dalam menjaga pertahanan. Fleksibilitas inilah yang membuat Miks sulit dibaca oleh lawan dan sangat menguntungkan, apalagi saat kamu dan tim menggunakan skenario untuk post-plant.

Miks adalah Controller VALORANT terbaik saat ini yang dibutuhkan oleh tim. Ia bisa mengamankan kemenangan dengan ability miliknya yang serba ada. Dia juga cocok dimainkan oleh segala jenis pemain, baik yang pasif maupun agresif. Jadi sayang banget kalau kamu stuck pakai Agent Controller favoritmu sebelum Miks, ini saatnya bagi kamu untuk menguasai Controller terbaik di VALORANT saat ini sebelum Riot melakukan nerf. Gimana, tertarik pelajari dan coba pakai Miks?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More