Sampai Login pas Rapat DPRD, Apa Risiko Lupa Kasih Makan Sapi di CoC?

- Anggota DPRD Jember, Lora Syahri, tertangkap kamera bermain game dan merokok saat sidang, mengaku sedang memberi makan sapi virtual di game.
- Penjelasan menunjukkan bahwa fitur memberi makan sapi tidak ada di Clash of Clans, melainkan di Hay Day yang juga dikembangkan oleh Supercell.
- Lupa memberi makan sapi di Hay Day hanya menghentikan produksi susu sementara, dan pemain bisa menyewa NPC bernama Rose untuk mengurus ternak otomatis.
Salah satu anggota DPRD Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri Assidiqi alias Lora Syahri, kedapatan main game dan merokok ketika sedang mengikuti sidang. Tidak butuh waktu lama, cuplikan rekaman tersebut langsung viral di media sosial.
Menurut artikel Kompas.com dan IDN Times Jatim, alasan Lora Syahri bermain game di tengah rapat adalah karena ia lupa memberi makan sapi virtual dalam game Clash of Clans (CoC). Hal ini memicu beragam respons dari masyarakat. Sepenting itukah memberi makan ternak virtual hingga harus melakukannya di sela rapat penting? Yuk, cari tahu apa risiko lupa kasih makan sapi di CoC. Simak analisisnya di bawah ini, ya!
1. CoC tidak memiliki mekanisme simulasi beternak

Pertama-tama, mari cermati lebih dalam kasus main game Lora Syahri ini. Pasalnya, keterangan, "memberi makan sapi di CoC" cukup membingungkan gamer lain. Game CoC sendiri merupakan salah satu game HP terpopuler yang sempat viral medio 2013 silam. Game besutan Supercell tersebut mengusung genre strategi yang kompetitif. Kamu diharuskan membangun sebuah desa, mengumpulkan sumber daya, dan membuat pasukan untuk menyerang desa pemain lain. Tentu saja kamu juga harus membangun mekanisme pertahanan solid agar sumber daya kamu tidak dicuri saat desamu diserang balik.
Sampai patch terbarunya, CoC sama sekali tidak memiliki fitur beternak sapi virtual. Fitur tersebut umumnya ada di game farming simulator, bukan strategi kompetitif seperti CoC. Lain cerita jika kemungkinan game yang dimainkan oleh Lora Syahri adalah Hay Day, yang kebetulan juga dikembangkan oleh Supercell.
Hay Day merupakan game farming simulator yang tidak kalah populer dari CoC. Dalam game tersebut, kamu dituntut untuk bercocok tanam dan beternak. Seiring naiknya level, kamu akan membuka hewan ternak, benih, alat, hingga fitur baru. Game ini berfokus pada kecekatan kamu mengelola pertanian, tidak seperti Harvest Moon yang masih menghadirkan simulasi kehidupan.
2. Risiko andai kata tidak memberi makan sapi di Hay Day

Lantas, apa risiko andai kata pemain lupa memberi makan sapi di Hay Day, sampai harus repot buka gamenya saat sedang rapat dewan? Sebenarnya, tidak ada risiko genting sama sekali. Ini hanya akan menghambat progres di dalam game. Hay Day tidak memiliki fitur yang membuat sapi kamu sakit atau mati saat lupa diberi makan seperti pada beberapa game Tamagotchi.
Kalau kamu lupa kasih makan sapimu di Hay Day, ia hanya akan berhenti memproduksi susu sampai indikator Hungry Meter-nya kembali penuh. Tidak ada penalti kehilangan XP maupun denda. Sapi akan kembali memproduksi susu yang bisa diperah satu jam sekali setelah kamu memberinya makan.
3. Gamer bisa menyewa NPC untuk memberi makan sapimu secara otomatis

Hay Day malah memiliki fitur yang mempermudah gamer yang sibuk agar tidak menelantarkan ternaknya. Adapun, fitur yang dimaksud adalah opsi untuk mempekerjakan non-playable character (NPC) bernama Rose untuk mengurus ternakmu secara otomatis. Ia tidak hanya memberi makan ternak, tetapi juga memanen hasil ternak secara otomatis.
Rose mulai bisa direkrut saat gamer mencapai level 33. Untuk merekrutnya, kamu membutuhkan sejumlah diamond tergantung pada durasi kamu mempekerjakannya. 15 diamond untuk tiga hari, 30 diamond untuk satu minggu, dan 55 diamond untuk dua minggu. Kamu bisa mengatur prioritas pekerjaannya juga, lho! Kalau sudah merekrut Rose, gamer tidak perlu pusing memikirkan soal makan ternak virtualnya dan tetap bisa fokus bekerja di dunia nyata.
Atas buntut kasus tersebut, Lora Syahri akhirnya meminta maaf melalui unggahan video yang tersebar luas di media sosial. Beruntung baginya, ternak virtual di dalam game yang ia mainkan juga tidak akan terdampak seserius reputasinya. Jadi, mungkin rapat dewan yang mengatasnamakan kepentingan rakyat harusnya tetap diprioritaskan dulu, ya!

















