Google Rilis Search Live Global, Kini Bisa Googling Sambil Ngobrol

- Google merilis fitur AI Search Live secara global ke lebih dari 200 negara, memungkinkan pengguna mencari informasi lewat percakapan dan kamera secara real-time.
- Search Live didukung model AI Gemini 3.1 Flash Live yang mampu memahami konteks suara dan visual sekaligus, memberikan respons cepat dan alami.
- Fitur ini dapat diakses melalui aplikasi Google di Android dan iOS, terintegrasi dengan Google Lens, serta mendukung interaksi suara dan tampilan tautan informasi tambahan.
Google resmi memperluas fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Search Live, ke pengguna global. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis (26/3/2026) melalui laman blog resmi perusahaan. Langkah ini menandai evolusi baru mesin pencari yang kini semakin interaktif dan responsif secara real-time. Search Live kini telah tersedia di lebih dari 200 negara dan wilayah, serta mendukung berbagai bahasa di lokasi yang sudah kebagian fitur AI Mode.
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia secara terbatas di Amerika Serikat dan India sejak pertama kali diperkenalkan pada Juli 2025. Kini, Search Live menghadirkan cara baru dalam mencari informasi. Pengguna tidak lagi sekadar mengetik kata kunci. Mereka bisa langsung mengajukan pertanyaan secara percakapan, bahkan sambil menunjukkan objek di sekitar melalui kamera.
1. Pencarian lebih interaktif dengan percakapan langsung

Search Live menghadirkan cara baru dalam mencari informasi. Pengguna tidak lagi sekadar mengetik kata kunci, tetapi bisa langsung berbicara dengan sistem layaknya berdialog. Melalui fitur ini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan suara dan menerima jawaban dalam bentuk audio secara real-time. Percakapan pun bisa berlanjut dengan pertanyaan lanjutan, sehingga proses pencarian terasa lebih natural dan intuitif.
Tak hanya itu, Search Live juga dilengkapi kemampuan memahami konteks visual melalui kamera HP. Pengguna cukup mengarahkan kamera ke objek tertentu untuk mendapatkan informasi secara langsung. Sebagai contoh, saat ingin memasang rak atau memperbaiki sesuatu di rumah, pengguna bisa langsung menunjukkan objek tersebut sambil bertanya. Sistem kemudian akan menganalisis tampilan visual dan memberikan panduan atau saran yang relevan, lengkap dengan tautan informasi tambahan dari web.
2. Didukung model AI Gemini 3.1 Flash Live

Kemampuan Search Live didukung oleh model kecerdasan buatan terbaru dari Google, yakni Gemini 3.1 Flash Live. Model ini memungkinkan sistem merespons pertanyaan dengan lebih cepat, akurat, dan natural. Lewat teknologi tersebut, interaksi antara pengguna dan sistem menjadi lebih mulus. Search Live mampu memahami konteks dari suara sekaligus visual secara bersamaan.
Google menyebut, fitur ini dirancang untuk membantu pengguna dalam situasi yang membutuhkan respons cepat. Misalnya saat memperbaiki barang, memasak, atau mengenali objek di sekitar, ketika mengetik tidak lagi praktis. Melalui kombinasi input suara dan visual, Search Live menghadirkan pengalaman pencarian yang lebih kontekstual dan relevan.
3. Cara menggunakan Search Live di HP

Untuk menggunakan fitur ini, pengguna dapat mengaksesnya melalui aplikasi Google di perangkat Android maupun iOS. Fitur “Live” akan muncul di bawah kolom pencarian dan memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan secara langsung melalui suara. Dari sana, sistem akan memberikan jawaban dalam bentuk audio, serta menampilkan tautan yang bisa dibuka untuk informasi lebih lanjut. Search Live juga terintegrasi dengan Google Lens, sehingga pengguna dapat langsung beralih ke mode percakapan saat menggunakan kamera untuk mengenali objek.
Selain Search Live, Google juga mengumumkan perluasan fitur “Terjemahan Langsung” pada Google Translate ke perangkat iOS. Fitur ini memungkinkan pengguna mendengarkan hasil terjemahan secara real-time melalui headphone. Ke depan, fitur tersebut akan tersedia di lebih banyak negara, termasuk Jerman, Spanyol, Prancis, Nigeria, Italia, Inggris Raya, Jepang, Bangladesh, dan Thailand. Google menyebut, layanan ini kini mendukung lebih dari 70 bahasa di perangkat Android dan iOS.
Peluncuran global Search Live menandai perubahan cara pengguna mencari informasi. Dari yang sebelumnya mengetik kata kunci, kini pengguna dapat berinteraksi langsung melalui percakapan untuk menemukan jawaban.


















