Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Negara Eksportir Minyak Terbesar di Dunia, Peringkat 1: AS atau Saudi?
potret kilang minyak (unsplash.com/Timothy Newman)
  • Amerika Serikat menjadi eksportir minyak terbesar pada 2025 dengan 10,714 juta barel per hari, melampaui Arab Saudi 7,915 juta barel per hari.

  • Posisi AS didorong pertumbuhan minyak serpih, teknologi pengeboran horizontal dan fracking, serta pelonggaran pembatasan ekspor minyak mentah sejak 2015.

  • Timur Tengah memasok 29,2 persen ekspor minyak global atau 22,4 juta barel per hari; bersama Amerika Utara, kontribusinya mencapai 49,7 persen.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Minyak menjadi komoditas paling banyak diperdagangkan di dunia. Tercatat beberapa negara di dunia menjadi eksportir minyak terbesar di dunia.

Namun berdasarkan data OPEC Annual Statistical Bulletin 2026, negara eksportir minyak terbesar pada 2025 ternyata bukan berasal dari negara Timur Tengah, melainkan Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Visual Capitalist, angka yang digunakan dalam data tersebut mencakup minyak mentah, termasuk kondensat dari kegiatan produksi minyak, serta produk minyak bumi.

Data tersebut mengukur total ekspor bruto tanpa mengurangi impor. Oleh karena itu, angka ekspor dapat mencakup minyak yang diekspor kembali (re-ekspor) maupun minyak yang sedang transit.

1. AS menjadi eksportir minyak terbesar di dunia pada 2025

ilustrasi bendera Amerika Serikat (vecteezy.com/Chaikrit Sutthi)

AS menempati peringkat pertama dengan ekspor sebanyak 10,7 juta barel per hari. Jumlah ini lebih tinggi dari ekspor Arab Saudi yang mencapai 7,9 juta barel per hari. Namun jika digabungkan, kedua negara tersebut menyumbang hampir seperempat dari total ekspor minyak global.

Adapun posisi negara Abang Sam berada di puncak didorong pesatnya perkembangan industri minyak serpih (shale oil). Teknologi pengeboran horizontal dan rekahan hidraulik (hydraulic fracturing/fracking) memungkinkan lebih banyak minyak diekstraksi dari formasi batuan yang rapat.

Sementara itu, pencabutan sebagian besar pembatasan ekspor minyak mentah pada 2015 membuka akses ke pasar luar negeri.

2. Daftar negara eksportir minyak terbesar di dunia pada 2025

ilustrasi bendera Arab Saudi (unsplash.com/Akhilesh Sharma)

Berikut daftar negara-negara eksportir minyak terbesar berdasarka volume ekspor harian dan pangsa pasarnya terhadap total ekspor global:

  1. Amerika Serikat: 10,714 juta barel per hari (14 persen)

  2. Arab Saudi: 7,915 juta barel per hari (10,3 persen)

  3. Rusia: 6,634 juta barel per hari (8,7 persen)

  4. Kanada: 4,129 juta barel per hari (5,4 persen)

  5. Uni Emirat Arab: 3,901 juta barel per hari (5,1 persen)

  6. Iraq: 3,478 juta barel per hari (4,5 persen)

  7. Kuwait: 2,409 juta barel per hari (3,1 persen)

  8. Brazil: 2,352 juta barel per hari (3,1 persen)

  9. Belanda: 2,111 juta barel per hari (2,8 persen)

  10. Iran: 2,083 juta barel per hari (2,7 persen)

Sementara negara ASEAN yang masukk dalam daftar 20 besar, yakni Singapura di peringkat 13 dengan 1,631 juta barel per hari atau 2,1 persen dari total ekspor global. Sedangkan Malaysia di posisi 20, dengan 1,014 juta barel per hari (1,3 persen). Indonesia tidak ada dalam daftar tersebut.

Adapun Belanda, Singapura dan Malaysia masuk dalam daftar eksportir minyak terbesar di dunia karena angka-angka yang digunakan mencakup produk minyak bumi, bukan hanya minyak mentah, memiliki industri pengilangan, dan menjadi pusat perdagangan minyak.

3. Timur Tengah memasok 29 persen ekspor minyak global

Peta Negara Timur Tengah (dok. Magnific/sena93)

Jika dilihat berdasarkan kawasan, gambarannya sedikit berbeda. Timur Tengah mengekspor 22,4 juta barel minyak per hari, atau 29,2 persen dari total ekspor minyak global.

Eropa menyusul dengan 16,1 juta barel per hari atau setara 21 persen, sedikit lebih tinggi daripada Amerika Utara sebanyak 15,7 juta barel per hari atau 20,5 persen. Sedangkan kawasan Asia-Pasifik memasok 10,9 juta barel per hari, mewakili sekitar 14,2 persen dari total ekspor global.

Arab Saudi menyumbang lebih dari sepertiga ekspor minyak kawasan tersebut. Irak dan Kuwait berkontribusi dengan ekspor masing-masing sebesar 3,5 juta dan 2,4 juta barel per hari.

Secara keseluruhan, Timur Tengah dan Amerika Utara memasok 49,7 persen dari total ekspor minyak global.

Curated For You

Editorial Team

Related Article